Kemerdekaan Bukan Hanya di Syukuri Saja, Isilah Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Sesama 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Selasa (25/8/2026) sore. Mereka datang untuk mengikuti Pengajian Akbar dan Brebes Bersholawat bersama KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah.

Sejak sekitar pukul 13.00 WIB, lapangan telah dipenuhi jamaah. Mayoritas merupakan kaum ibu yang datang bersama keluarga dan kelompok pengajian. Mereka dengan penuh antusias menanti tausiah KH. Anwar Zahid atau yang akrab disapa Abah Anza.

Suasana semakin semarak ketika Abah Anza mulai menyampaikan tausiah sekitar pukul 15.00 WIB. Lantunan sholawat dan doa menggema di tengah ribuan jamaah, menciptakan suasana penuh kekhidmatan sekaligus kehangatan.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes menyampaikan rasa syukur karena masyarakat dapat berkumpul dalam suasana penuh keberkahan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Maulid Nabi mengingatkan kita bahwa kemuliaan seorang pemimpin dan seorang manusia tumbuh dari akhlaknya. Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita tentang kejujuran, kasih sayang, kesabaran, kepedulian, dan keberanian untuk membela kebenaran,” ujar Bupati.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW perlu terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat. Pembangunan daerah, kata dia, tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan akhlak dan kepedulian sosial.

“Saya percaya, pembangunan akan terasa manfaatnya ketika berjalan bersama dengan pembangunan akhlak dan kepedulian sosial,” lanjutnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk memaknai kemerdekaan sebagai sebuah amanah, terlebih rangkaian kegiatan tersebut masih berada dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga :  BRI BO Serang Gelar Diskusi Promo BRI Bersama PLN UP3 Banten Utara

“Kemerdekaan adalah amanah. Mari kita isi dengan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta memberikan yang terbaik bagi keluarga, lingkungan, dan daerah kita,” pesannya.

Usai sambutan Bupati, tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu jamaah. Abah Anza naik ke panggung dan langsung menghidupkan suasana dengan gaya khasnya yang komunikatif, jenaka, namun sarat pesan dan hikmah.

Dalam tausiahnya, Abah Anza mengajak masyarakat untuk mensyukuri kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. Kemerdekaan tidak cukup hanya dikenang melalui perayaan, tetapi harus diisi dengan rasa syukur, menjaga persatuan, serta menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi sesama.

Pesan tentang kemerdekaan kemudian dipadukan dengan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Abah Anza mengingatkan jamaah bahwa perjuangan dan kemerdekaan sejatinya harus dibarengi dengan kemerdekaan jiwa dari sifat-sifat buruk, serta diisi dengan akhlak sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.

“Kalau kita mengaku cinta Rasulullah, maka jangan hanya lisannya yang bersholawat. Akhlaknya juga harus mengikuti akhlak Rasulullah,” menjadi salah satu pesan yang menggugah jamaah dalam suasana peringatan Maulid Nabi.

Gaya ceramah Abah Anza yang sesekali diselingi canda membuat ribuan jamaah tetap fokus dan antusias mengikuti tausiah. Gelak tawa pecah di beberapa kesempatan, namun segera disusul pesan-pesan keagamaan yang mengajak jamaah untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

Seperti menjadi ciri khas dalam setiap tausiahnya, Abah Anza juga mengajak jamaah berinteraksi secara langsung. Kali ini, dua orang jamaah dipilih untuk naik dan berdialog dengannya, yakni seorang ibu dan seorang anak perempuan yang diperkirakan berusia sekitar delapan tahun.

Baca Juga :  Sultan B Najamudin: Kemandirian Energi Kunci Pencapaian Ekonomi Berdikari Indonesia

Interaksi sederhana tersebut sontak mengundang perhatian dan keceriaan jamaah. Keduanya kemudian mendapatkan hadiah masing-masing berupa satu buah sarung dari Abah Anza. Kebahagiaan semakin terasa ketika Bupati Brebes bersama para tamu undangan turut memberikan uang saku kepada keduanya.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling mendapat sambutan meriah dari ribuan jamaah.

Memasuki bagian akhir acara, suasana semakin khidmat. Ribuan jamaah larut dalam lantunan sholawat bersama Abah Anza. Suara sholawat menggema memenuhi Lapangan Desa Karangmalang, berpadu dengan doa dan harapan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Karangmalang pun tidak sekadar menjadi sebuah pengajian. Di tengah suasana memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat diajak kembali memahami bahwa kemerdekaan dan keteladanan Rasulullah SAW memiliki satu benang merah: menjadi manusia yang mampu menjaga persatuan, mensyukuri nikmat, serta menghadirkan kebaikan bagi sesama.

Dari Karangmalang, sholawat dan doa dipanjatkan. Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti di lantunan sholawat, tetapi tumbuh menjadi akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dan semoga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu dapat terus diisi dengan persatuan, gotong royong, kepedulian, serta karya nyata untuk kemajuan Brebes dan Indonesia.

Acara berlangsung meriah hingga selesai. Jamaah yang sejak siang memadati lapangan tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir, membawa pulang bukan hanya kenangan dari Brebes Bersholawat, tetapi juga pesan tentang cinta kepada Rasulullah, rasa syukur atas kemerdekaan, dan pentingnya menjadi manusia yang berakhlak serta bermanfaat bagi sesama.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Saatnya Digitalisasi Keuangan Desa Didorong untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat Brebes
Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Karhutla
Untuk Pemerataan Wardoyo Tahap II Disalurkan, Warga yang Belum Tersentuh Bansos Kembali Mendapat Perhatian
Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Kemerdekaan Bukan Hanya di Syukuri Saja, Isilah Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Sesama 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Saatnya Digitalisasi Keuangan Desa Didorong untuk Perkuat Pelayanan Masyarakat Brebes

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Untuk Pemerataan Wardoyo Tahap II Disalurkan, Warga yang Belum Tersentuh Bansos Kembali Mendapat Perhatian

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Berita Terbaru