Meulaboh, Dinamikanews.net – Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat menyatakan sebanyak 50-an murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, hingga saat ini masih belajar di tenda darurat pascabencana banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
“Untuk sementara para murid terpaksa belajar di tenda darurat, karena sebagian besar gedung sekolah mereka sudah rusak akibat terjangan banjir bandang akhir tahun lalu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Aceh Barat Teuku Putra Azmisyah Selasa (9/6/2026)
Ia mengatakan selama ini para murid terpaksa belajar di tenda darurat, karena mereka tidak memiliki pilihan lain untuk bisa belajar, akibat sekolah yang ada sama sekali tidak bisa digunakan.
Meski harus belajar dalam tenda darurat, kata dia, para siswa tetap nyaman mengikuti proses kegiatan belajar termasuk mengikuti ujian, yang sudah tuntas dilaksanakan pada Senin (8/6) lalu.
Teuku Putra Azmisyah mengatakan selama ini para siswa di lokasi bencana turut diajarkan oleh para guru yang selama ini berdomisili di desa setempat atau berada tidak jauh dari lokasi sekolah, sehingga tidak mengalami kendala berarti dalam proses belajar mengajar.
Sebagai solusi jangka panjang Disdik Kabupaten Aceh Barat juga telah melaporkan kerusakan gedung sekolah tersebut ke dalam sistem pelaporan dampak bencana dan diharapkan bangunan sekolah di daerah tersebut dapat dibangun dalam tahun ini.
“Informasi yang kami peroleh, SDN Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, yang rusak ini akan dibangun tahun ini oleh pemerintah pusat. Kita doakan saja semoga semuanya berjalan lancar,” kata Teuku Putra Azmisyah.















