Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengungkapkan sebanyak 6,98 ton ikan sapu-sapu berhasil masuk jaring dalam operasi serentak di lima wilayah Jakarta.

Operasi itu berlangsung pada 17 April 2026. Petugas bergerak sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB. Ikan sapu-sapu yang selama ini berkeliaran di sungai Jakarta akhirnya mulai tersudut.

“‘Kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu telah dilaksanakan secara serentak oleh lima wilayah kota pada 17 April pukul 07.30 sampai 11.00 WIB. Hasil tangkapan ikan yang diperoleh mencapai 6,98 ton,’” kata Hasudungan di Jakarta, Jumat.

Di Jakarta Utara, petugas menangkap 545 ekor ikan sapu-sapu dengan berat 271 kilogram. Mereka menyisir saluran penghubung RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.

Saluran air yang biasanya tenang mendadak berubah. Pagi itu, lokasi tersebut terasa seperti arena perburuan kecil di tengah beton kota.

Sementara itu, petugas di Jakarta Barat menangkap 71 ekor ikan sapu-sapu dengan berat 17 kilogram. Mereka menemukan ikan tersebut di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.

Baca Juga :  Buka Diseminasi Program GESIT-KIAT 2022-2025, Wamen Diana Tekankan Komitmen Bangun Infrastruktur Inklusif

Jumlahnya memang tidak besar. Namun, ikan sapu-sapu di kawasan ini tetap licin. Mereka bergerak seperti penyusup yang tahu celah sempit untuk bersembunyi.

Jakarta Pusat dan Selatan Jadi Titik Kumpul

Di Jakarta Pusat, petugas menyisir tujuh titik kecamatan. Dari operasi itu, mereka menangkap 536 ekor ikan sapu-sapu dengan berat 565 kilogram.

Sedikit demi sedikit, petugas menarik “benang kusut” dari dasar sungai. Benang itu selama ini mengendap dan terus bertambah.

Namun, Jakarta Selatan menjadi titik paling panas. Petugas menangkap 63.600 ekor ikan sapu-sapu di wilayah ini. Total beratnya mencapai 5.300 kilogram.

Petugas memusatkan operasi di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Angka itu menjulang seperti gunung kecil bersisik yang selama ini bersembunyi di bawah permukaan air.

Petugas di Jakarta Timur juga ikut bergerak. Mereka menyisir 10 titik kecamatan.

Dari operasi itu, petugas menangkap 4.128 ekor ikan sapu-sapu dengan berat 825,5 kilogram. Wilayah timur ibu kota seolah ikut menutup pintu terakhir agar ikan invasif itu tidak lagi bebas berenang.

Baca Juga :  Kenakan Pakaian Adat Papua, Bupati Brebes Tampil Memukau Pada HUT RI ke-81

Pramono Siapkan Pasukan Khusus

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan ingin membentuk petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) khusus. Petugas itu akan fokus menangani ikan sapu-sapu di perairan Jakarta.

Pramono menilai Jakarta tidak bisa mengandalkan operasi sesaat. Menurutnya, pemerintah harus menjalankan penanganan secara rutin dan berkelanjutan.

Karena itu, ia ingin melibatkan personel khusus di lapangan. Populasi ikan sapu-sapu kini tumbuh terlalu cepat. Ikan tersebut mulai menguasai sungai Jakarta seperti penumpang gelap yang nekat duduk di kursi paling depan.

Pramono juga menilai ikan sapu-sapu bersifat invasif. Ikan ini memangsa telur ikan lain. Akibatnya, populasi ikan lokal perlahan terdesak.

Selain itu, ikan sapu-sapu juga merusak tanggul dan turap di pinggir sungai. Ikan tersebut gemar membuat lubang untuk sarang. Dari luar sungai tampak tenang. Namun, di bawah permukaan, ikan itu bekerja seperti bor kecil yang diam-diam menggerogoti fondasi.

Berita Terkait

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:18 WIB

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek

Berita Terbaru

Berita

Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:43 WIB