Langkah Cepat Dinperwaskim Brebes Verifikasi Hunian Warga di Area Pemakaman Losari

Jumat, 17 April 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Penanganan cepat Kepala Dinperwaskim Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, menerjunkan tim untuk memverifikasi kondisi Abdul Latief, warga yang tinggal di area pemakaman Desa Limbangan, guna percepatan bantuan hunian layak, Jumat (17/4/2026).

Pemandangan pilu di Desa Limbangan, Kecamatan Losari, akhirnya memantik respons nyata dari Pemerintah Kabupaten Brebes.

Abdul Latief, seorang warga yang selama ini terpaksa berteman sepi di sebuah gubuk sederhana di tengah area pemakaman umum, kini mendapat angin segar.

Kondisinya yang tidak layak huni memicu keprihatinan luas hingga sampai ke telinga otoritas terkait.

Menyikapi situasi tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, tak mau membuang waktu.

Baca Juga :  HUT RI, UMKM Tersaji Dalam Pesta Rakyat Jakarta

Ia segera menginstruksikan jajaran dinas beserta Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) untuk menembus lokasi.

Langkah ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan upaya verifikasi faktual untuk memastikan bantuan yang akan dikucurkan tepat sasaran.

Di lokasi, tim menyisir setiap sudut bangunan ringkih milik Abdul Latief.

Mereka mencatat detail kerusakan, kondisi lingkungan yang tidak sehat, hingga risiko keamanan tinggal di kawasan reliji tersebut.

Hasil pendataan ini menjadi fondasi bagi pemerintah untuk merumuskan skema bantuan yang paling efektif.

“Kami mendengar pemberitaan dan keluhan warga tersebut, sehingga kami tidak menunda-nunda lagi. Langkah pertama yang kami lakukan adalah turun langsung ke lapangan untuk melihat sendiri kondisi yang ada, memastikan kebenaran informasi, serta mengumpulkan data dan fakta yang akurat,” ujar La Ode Vindar Aris Nugroho saat dikonfirmasi usai peninjauan.

Baca Juga :  Kunjungi TN Wasur, Komisi IV DPR RI Serap Aspirasi Masyarakat Adat di Ujung Timur Indonesia

Persoalan hunian di area pemakaman memang menjadi perhatian serius. Selain tidak memenuhi standar kesehatan, aspek sosial dan keamanan menjadi pertimbangan utama mengapa relokasi atau bantuan perbaikan rumah menjadi mendesak.

La Ode menegaskan bahwa pihaknya tengah mengkaji kebijakan lanjutan agar Abdul Latief segera pindah ke hunian yang lebih manusiawi.

“Kami berkomitmen untuk menangani permasalahan ini dengan sebaik-baiknya. Setelah data lengkap, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, pemerintah desa, dan pihak lain guna mencari solusi terbaik bagi Bapak Abdul Latief. Setiap warga berhak mendapatkan hunian yang layak,” Pungkasnya.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen
DLH Kota Tangerang Gelar Sidak ke CV Wani Sugih Sejahtera, Klarifikasi Aduan Limbah B3
Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia
Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak
Buronan Kasus Pemerkosaan Santriwati di Pati Ditangkap di Wonogiri
Merasa Diabaikan. Pengusaha UMKM Konveksi Terancam Gulung Tikar. 

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:27 WIB

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:38 WIB

Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:18 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:32 WIB

Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak

Berita Terbaru