YABPEKNAS Desak Pembenahan Administrasi di Bidang Randal Dinas PU Terkait Dugaan Pencatutan Nama Ajudan

Senin, 6 April 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Yayasan Perlindungan Konsumen Nasional (YABPEKNAS) secara resmi menyoroti ketidaknyamanan yang terjadi di lingkungan publik dan insan pers terkait beredarnya data kegiatan proyek di Bidang Perencanaan dan Pengendalian (Randal) Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Brebes.

Data tersebut diduga mencantumkan nama-nama spesifik (by name) inisial B yang merujuk pada seorang ajudan. Hal ini dinilai telah melampaui batas privasi dan mencederai tata kelola administrasi pemerintahan yang baik.

Pencantuman nama pribadi (ajudan) dalam daftar proyek secara tidak profesional telah menimbulkan kegaduhan. YABPEKNAS menilai hal ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan menyangkut privasi seseorang yang dilindungi undang-undang.

Baca Juga :  BGN Buka Suara soal Anggaran Zoom Rp 5,7 Miliar, Dadan: Untuk Koordinasi Program MBG

Kami mendesak Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan evaluasi total dan membenahi tata kelola administrasi di Bidang Randal. Penempatan nama-nama pihak luar dalam dokumen internal proyek sangat rentan terhadap penyalahgunaan wewenang.

Mengingat persoalan ini mulai menjadi sorotan tajam Aparatur Penegak Hukum (APH), YABPEKNAS meminta transparansi penuh agar tidak terjadi fitnah atau opini liar di tengah masyarakat.

“Tata kelola administrasi di Bidang Randal Dinas PU harus segera dibenahi. Jangan sampai ada ‘titipan’ nama atau pencatutan identitas yang justru menimbulkan kesan adanya praktek yang tidak sehat. Ini menyangkut marwah instansi dan hak privasi individu,” ujar Heri Tato perwakilan YABPEKNAS dalam keterangannya. Senin (6/4).

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Layanan Keuangan, BRI BO Jakarta Jelambar Lakukan Kunjungan Kerja Sama dengan Asuransi Staco Mandiri

YABPEKNAS berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada klarifikasi resmi dari pihak terkait. Kami meminta Dinas PU segera memberikan penjelasan terbuka guna meredam kegaduhan di masyarakat serta memastikan bahwa setiap kegiatan proyek berjalan sesuai dengan regulasi tanpa melibatkan kepentingan pribadi atau mencatut identitas pihak lain secara sepihak.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:18 WIB

IPB University Buka Konsultasi Gratis untuk Petani dan Peternak di Brebes, 277 Peserta Antusias

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:10 WIB

BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek

Berita Terbaru