Diskusi di BNNP DKI, Bang Azran Usul Duta Anti Narkoba di Sekolah

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

diamikanews.net — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia/Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta (BNNP DKI Jakarta) untuk membentuk Duta Anti Narkoba di seluruh sekolah se-DKI Jakarta.

Hal tersebut tertuang dalam agenda diskusi Komite I DPD RI dengan BNNP DKI di Kantor BNNP DKI di Tanah Abang, Jakarta, 26 Februari 2026. Menurut Achmad Azran, program dengan skema 4 (empat) siswa per sekolah sebagai agen perubahan dan pelopor gerakan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan dinilai sebagai cara yang sangat cerdas dan efektif.

Menurut pria yang biasa disapa Bang Azran, langkah ini merupakan strategi progresif dan berbasis pencegahan (preventif) yang sangat relevan dalam menghadapi tantangan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.

“Kita tidak boleh menunggu generasi muda menjadi korban. Program Duta Anti Narkoba ini adalah investasi moral dan sosial. Empat siswa di setiap sekolah akan menjadi motor penggerak kesadaran, edukasi, dan keteladanan. Ini bukan hanya program, ini gerakan menyelamatkan masa depan bangsa,” ujar Achmad Azran.

Pria asli Betawi ini menegaskan bahwa pendekatan peer-to-peer atau teman sebaya terbukti lebih efektif dalam membangun kesadaran di kalangan pelajar. Duta Anti Narkoba akan menjadi representasi pelajar yang berintegritas, berkarakter, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba.

Baca Juga :  Milenial dan Arus Bawah Banten Dukung Duet Rano Karno-Airin

Sebagai bentuk komitmen nyata, Achmad Azran menyatakan kesiapannya untuk melakukan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPD RI dan BNNP DKI Jakarta, guna memperkuat sinergi kelembagaan dalam implementasi program ini secara berkelanjutan dan terstruktur.

“Saya siap mendorong kolaborasi formal melalui MoU antara DPD RI dan BNNP DKI Jakarta agar program ini memiliki legitimasi, dukungan kebijakan, serta penguatan dari sisi advokasi regulasi dan pengawasan. Kita harus hadir secara konkret dalam upaya menyelamatkan generasi emas Indonesia 2045,” tegasnya.

Azran juga menekankan pentingnya integrasi program ini dengan kurikulum intra dan ekstra kurikuler, serta dukungan dari orang tua, guru, dan komunitas sekolah agar gerakan ini menjadi budaya kolektif, bukan sekadar simbolik.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro, menyambut positif dukungan dan komitmen Achmad Azran.

Menurutnya, kehadiran Anggota DPD RI/MPR RI di kantor BNNP DKI Jakarta merupakan kehormatan sekaligus bentuk kepedulian nyata wakil daerah terhadap masa depan generasi muda Jakarta.

“Kami merasa bangga dan terhormat atas kehadiran Bang Azran di kantor BNNP DKI Jakarta. Dukungan beliau menunjukkan bahwa pemberantasan dan pencegahan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” ujar Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro.

Baca Juga :  Dua Menteri Kabinet Merah Putih Monitoring Pencemaran Sungai

Ia menjelaskan bahwa program Duta Anti Narkoba di sekolah dirancang sebagai bagian dari strategi pencegahan terpadu berbasis ekosistem pendidikan. Setiap sekolah akan memiliki empat duta yang mendapatkan pembekalan edukasi, kepemimpinan, serta keterampilan komunikasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya.

BNNP DKI Jakarta juga menilai kolaborasi dengan DPD RI akan memperkuat advokasi regulasi dan dukungan kebijakan daerah, penguatan program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), serta sinergi lintas sektor pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Program Duta Anti Narkoba ini diharapkan menjadi gerakan kolektif untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkotika, khususnya di wilayah DKI Jakarta yang memiliki kompleksitas sosial dan dinamika urban tinggi.

Achmad Azran menutup pernyataannya dengan pesan moral yang kuat: “Menyelamatkan satu anak dari narkoba berarti menyelamatkan satu keluarga. Menyelamatkan generasi muda berarti menjaga masa depan bangsa. Kita tidak boleh lengah. Ini adalah panggilan tanggung jawab bersama,”kata Bang Azran. Sinergi antara DPD RI dan BNNP DKI Jakarta diharapkan menjadi model kolaborasi nasional dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.(*)

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 
Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan
Bupati Imbau Warga Gunakan Masker Antispasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker
Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran
Dua Tahun Tak Berfungsi, Pustu Kebon Cau Dikeluhkan Warga Baduy
Putra Jaya Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Penyuluhan Hukum, Sosialisasi dan Pengawasan

Senin, 7 September 2026 - 19:53 WIB

Bupati Imbau Warga Gunakan Masker Antispasi Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 11:49 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Tangerang, Bupati Imbau Warga Gunakan Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru