Menteri PANRB Dukung Penguatan Kelembagaan dan SDM Kemenpora

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net – Penyelarasan penataan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dilakukan dengan arah kebijakan yang akuntabel, efektif, dan adaptif terhadap dinamika pembangunan olahraga nasional. Penguatan kelembagaan menjadi kebutuhan guna peningkatan kualitas layanan olahraga dan optimalisasi pemanfaatan aset atau kawasan olahraga.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan di lingkup Kemenpora dapat mendukung pembangunan olahraga nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Diharapkan langkah penataan dapat memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pengelolaan aset dan layanan keolahragaan,” ujar Rini dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (24/02/2025).

Kemenpora mengemban mandat peningkatan kesejahteraan atlet, penguatan cabang olahraga menuju olimpiade, serta penguatan ekosistem pembinaan olahraga nasional. Presiden telah memberikan arahan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga terkait pembangunan Pusat Olahraga Nasional yang mencakup akademi olahraga, fasilitas asrama, sarana latihan terpadu, serta layanan kesehatan atlet.

Baca Juga :  DPRD Kota Tangerang Beri Tanggapan Kritis dan Konstruktif atas Perubahan APBD 2025

Pelaksanaanya juga termasuk memastikan atlet muda tetap memperoleh pendidikan yang baik di tengah pelatihan intensif. “Arahan tersebut menjadi landasan strategis perlunya penataan kelembagaan yang lebih kuat, adaptif, dan profesional, agar pengelolaan aset dan layanan olahraga mampu mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh,” jelasnya.

Pemerintah menetapkan fokus pembinaan olahraga nasional pada 21 cabang olahraga (cabor) unggulan sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya saing Indonesia di level dunia. 21 cabor tersebut tercantum dalam revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2026.

“Intinya Bapak Presiden menginginkan kami mempersiapkan atlet dari sekolah, pengembangan pendidikan, dan dana pensiunnya. Jadi kami memayungi atlet dari awal berkarier hingga pensiun,” jelas Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.

Dengan adanya bonus demografi, Kemenpora memiliki peran preventif menjaga kesehatan generasi muda untuk mencegah isu masalah kesehatan di masa mendatang. “Tentu kaitannya dengan 21 cabor olah raga ini tidak hanya prestasi tapi memasyarakatkan olah raga dan membangun karakter bangsa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aturan dan Jadwal Lengkap SPMB 2025/2026

Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat menjadi upaya fundamental untuk menciptakan bangsa yang sehat, bugar, produktif, dan berkarakter unggul. Melalui aktivitas fisik rutin sejak dini, maka akan menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, kerja sama, dan tanggung jawab, yang pada akhirnya memperkuat persatuan serta daya saing generasi muda.

Erick menekankan bahwa mandat yang dijalankan juga menjunjung transparansi dan akuntabilitas. Pelaksanaanya harus memiliki Key Performance Indicator (KPI) atau Indikator Kinerja Utama dan prinsip money follow program.

Money Follow Program (MFP) adalah prinsip penganggaran yang menekankan alokasi anggaran berdasarkan prioritas program atau kegiatan yang berdampak langsung. Konsep ini memastikan dana mengalir pada kegiatan prioritas untuk mencapai kinerja yang efektif dan efisien

Berita Terkait

Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran
BMKG Optimalkan Analisis Cuaca Kawal OMC Karhutla Di Kalbar-Kalteng
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks
Hari Pelanggan Nasional 2026, JTT Perkuat Komitmen Peningkatan Layanan
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Pemutakhiran Data DTSEN, Atasi Keresahan Masyarakat, Penerapan Desil Bansos dan Tepat Sasaran

Sabtu, 5 September 2026 - 18:28 WIB

BMKG Optimalkan Analisis Cuaca Kawal OMC Karhutla Di Kalbar-Kalteng

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40 WIB

Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 12:28 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak

Jumat, 4 September 2026 - 18:29 WIB

Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks

Berita Terbaru