DPRD Kota Tangerang Beri Tanggapan Kritis dan Konstruktif atas Perubahan APBD 2025

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net- Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang yang membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, menjadi ajang penyampaian berbagai pandangan strategis dari fraksi-fraksi partai politik.

Tiga fraksi besar, yaitu Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, dan Fraksi PKB, menyampaikan tanggapan kritis dan masukan konstruktif terhadap nota keuangan yang disampaikan oleh Wali Kota Tangerang.

Fraksi Partai Gerindra menyoroti perubahan signifikan pada beberapa sektor utama. Terutama pada bidang pendidikan yang mengalami penambahan anggaran sebesar Rp112,284 miliar menjadi total Rp1,439 triliun. Fraksi Gerindra berharap tambahan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru, termasuk pemberian insentif kepada guru swasta sebesar Rp650.000 per bulan.

Namun, Fraksi Gerindra juga mempertanyakan penurunan anggaran pada sektor kesehatan sebesar Rp26,27 miliar dari total awal Rp1,030 triliun. Penurunan ini dikhawatirkan berdampak pada layanan dasar, khususnya bagi ibu hamil, lansia, dan anak-anak. “Kami meminta penjelasan rinci atas alasan pengurangan ini, mengingat kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar juru bicara fraksi.

Selain itu, perwakilan Fraksi Gerindra yakni Junaidi menyoroti bidang pekerjaan umum yang mengalami kenaikan anggaran sebesar Rp63,28 miliar. Fraksi berharap dana ini difokuskan untuk penanggulangan banjir, seperti pembangunan tandon di daerah rawan. Di sektor UMKM, mereka menyayangkan adanya pengurangan dari Rp6,67 miliar menjadi Rp4,325 miliar. “Perlu pelatihan, pendampingan, akses pembiayaan, hingga dukungan teknologi dan pasar bagi pelaku UMKM,” tegasnya.

Baca Juga :  Polri Siaga Amankan Ibadah Jumat Agung dan Perayaan Paskah 2025

Fraksi Partai Golkar Kota Tangerang memberikan apresiasi atas penyampaian nota keuangan yang dianggap sistematis dan terukur. Namun, fraksi ini mencermati proyeksi penurunan pendapatan sebesar Rp66,62 miliar. “Kami mendorong strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, termasuk potensi dari pajak digital dan pemanfaatan aset daerah,” ucap Mustofa Kamaludin perwakilan fraksi Golkar.

Di sisi lain, Fraksi Golkar mendukung peningkatan belanja modal sebesar Rp105 miliar, terutama untuk pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan banjir. Namun, mereka meminta adanya pengawasan ketat agar proyek berjalan tepat sasaran dan efisien.

Fraksi Golkar juga mencatat penyesuaian signifikan pada beberapa bidang: penurunan anggaran lingkungan hidup sebesar Rp37 miliar, kenaikan bidang pertanahan Rp48 miliar, dan kenaikan anggaran kebudayaan sebesar Rp7 miliar. Fraksi menilai, semua perubahan ini harus dikaji efektivitasnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan apresiasi terhadap penyampaian perubahan APBD sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan fiskal. Fraksi PKB menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak hanya bergantung pada pajak konsumtif, tapi juga pemberdayaan sektor produktif seperti UMKM.

Baca Juga :  Konstruksi Indonesia 2024, Menteri Dody Tekankan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Fraksi ini juga menilai pentingnya efektivitas belanja daerah, terutama pada bidang pendidikan dan kesehatan, dan menyoroti penurunan anggaran sosial sebesar Rp2,142 miliar. Mereka meminta realokasi anggaran untuk sektor sosial, keagamaan, pendidikan madrasah, dan pesantren. “Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam pelaksanaan anggaran. Kami mendukung pemanfaatan sistem digital untuk pengawasan publik,” ujar Hafiz perwakilan fraksi.

PKB juga mendorong agar perubahan APBD benar-benar menyentuh sektor-sektor yang langsung menyentuh masyarakat, seperti penataan infrastruktur wilayah yang merata, pengurangan pengangguran, serta pemberdayaan ekonomi rakyat.

Ketiga fraksi menutup pandangan umumnya dengan harapan agar perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 tetap berpijak pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Mereka sepakat bahwa penyesuaian anggaran harus memberi dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.

Dengan adanya evaluasi menyeluruh dan pengawasan intensif, diharapkan kebijakan anggaran ini dapat menjadi pijakan strategis untuk mewujudkan visi-misi pembangunan kota Tangerang yang lebih inklusif, modern, dan berdaya saing.

Berita Terkait

RI dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Di Sektor Ketahanan Energi
Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Gelar Rakor Sinergi Lintas Sektor Guna Cegah Penyakit 
Pemilik Tanah di Eks TPPS Siap Ambil Langkah Hukum, jika Bangunan Paksa Dibongkar
Pemilik Lahan, Bayar Dulu,Silahkan Bongkar, Eksekusi Penertiban Lapak Pedagang Eks Penampungan Pasar Cisoka Gagal,
Hadiri Tasyakuran Purnawiyata Dan Pentas Seni SD Negeri Peusar Tigaraksa. Wabup Intan Merasa Bahagia
TP PKK Jakut Dilatih Kelola Sampah Organik Lestarikan Lingkungan
Mendag Tegaskan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter
Komisi 1 Sebut 29 Kecamatan Di kabupaten Tangerang Minim Fasilitas Penerangan Jalan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:54 WIB

RI dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Di Sektor Ketahanan Energi

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:02 WIB

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Gelar Rakor Sinergi Lintas Sektor Guna Cegah Penyakit 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pemilik Tanah di Eks TPPS Siap Ambil Langkah Hukum, jika Bangunan Paksa Dibongkar

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Pemilik Lahan, Bayar Dulu,Silahkan Bongkar, Eksekusi Penertiban Lapak Pedagang Eks Penampungan Pasar Cisoka Gagal,

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:29 WIB

TP PKK Jakut Dilatih Kelola Sampah Organik Lestarikan Lingkungan

Berita Terbaru