Percepat 11 Sekolah Rakyat di Jateng, Menteri Dody Tinjau Akses Proyek Brebes

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dinamikanews.net – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak dan berkualitas.

Di Jawa Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tersebar di 11 lokasi yang terbagi dalam dua wilayah pelaksanaan, yakni Jawa Tengah 1 dan Jawa Tengah 2. Untuk wilayah Jawa Tengah 1, pembangunan dilaksanakan di Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara Jawa Tengah 2 mencakup enam lokasi di Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, serta Kota Semarang.

Menteri PU Dody Hanggodo pekan lalu meninjau langsung kesiapan akses konstruksi pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes. Salah satu fokus peninjauan adalah rencana pembangunan jembatan darurat (Bailey) sebagai akses pengangkutan material konstruksi, mengingat lokasi sekolah berada di dekat Sungai Pemali dan berbatasan dengan Jalan Raya Brebes.

Baca Juga :  Perkuat Literasi dan Sinergi Layanan Keuangan, BRI KC Jakarta Jelambar Sosialisasikan Produk BRI dan BRILife di Pegadaian Grogol

Untuk lokasi Sekolah Rakyat di Brebes, pekerjaan awal telah dimulai dengan striping lahan dan penyeberangan alat berat menggunakan ponton melintasi Sungai Pemali. Namun, kelanjutan pekerjaan konstruksi menunggu keputusan terkait penyediaan akses jembatan darurat (Bailey). Kementerian PU tengah mematangkan alternatif percepatan agar pembangunan tetap berjalan sesuai target.

Menteri Dody mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat difokuskan pada percepatan penyelesaian dan pemenuhan standar kualitas agar fasilitas dapat dimanfaatkan masyarakat. Infrastruktur pendidikan yang memadai, menurut Menteri Dody, menjadi prasyarat penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan laporan progres minggu ke-11 (2–8 Februari 2026), progres fisik pembangunan seluruh Sekolah Rakyat Jawa Tengah 1 sebesar 2,717%. Sementara untuk progres fisik Sekolah Rakyat Jawa Tengah II sebesar 6,337%. Untuk progres terbesar Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah saat ini berada di Kabupaten Temanggung yang telah mencapai 30,05%.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Temui THL yang Tidak Lolos Tes, Pemkot Tangerang Siap Usulkan Perubahan Status PPPK

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap lokasi dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta fasilitas penunjang seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau.

Secara nasional, Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di 104 lokasi di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota, dengan target menampung 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.

Kementerian PU bersama pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan percepatan penyelesaian 11 Sekolah Rakyat Tahap II di Jawa Tengah, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas SDM Indonesia. (*)

Berita Terkait

UI Investigasi Dugaan Pelecehan Verbal Sejumlah Mahasiswa di FHUI
Koperasi di Jawa Tengah Menjadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Juga Sebagai Badan Usaha Aktif dan Produktif 
BMKG: Kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun
Minim Drainase dan PJU, Warga Bayur Rawa Bambu Desak Pemkab Tangerang Segera Bertindak
Dinilai Berhasil, Jateng Jadi “Pilot Project” Penguatan Kemitraan MBG dari Kemenko Pangan
Keseriusan Pemprov Jateng Atasi Sampah, Tiga Target Aglomerasi Siap Pangkas 3.000 Ton per Hari
Aceh tetapkan status siaga bencana hidrometeorologi hingga 20 April
Nasabah Asal Mandiraja Boyong Mobil Honda Brio di Gebyar Hadiah BKK Mandiraja 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:51 WIB

UI Investigasi Dugaan Pelecehan Verbal Sejumlah Mahasiswa di FHUI

Selasa, 14 April 2026 - 16:39 WIB

Koperasi di Jawa Tengah Menjadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat, Juga Sebagai Badan Usaha Aktif dan Produktif 

Selasa, 14 April 2026 - 14:18 WIB

BMKG: Kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun

Selasa, 14 April 2026 - 14:06 WIB

Minim Drainase dan PJU, Warga Bayur Rawa Bambu Desak Pemkab Tangerang Segera Bertindak

Senin, 13 April 2026 - 21:07 WIB

Keseriusan Pemprov Jateng Atasi Sampah, Tiga Target Aglomerasi Siap Pangkas 3.000 Ton per Hari

Berita Terbaru