Kekecewaan Masih Berlanjut Atas Putusan DPP, Puluhan Kader PAC Bulakamba Dan Bumiayu Mengundurkan Diri

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Beberapa kader PDIP Kabupaten Brebes, termasuk Dede Alfayed, Sekjen PAC Bulakamba dan Bumiayu, mendatangi kantor Sekretariat PAC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes untuk mengundurkan diri dari partai. Namun, mereka disambut dengan kantor DPC PDIP yang kosong dan tidak ada yang menemui.

Mereka menyatakan kekecewaan atas keputusan DPP dan DPD yang tidak mengakomodir aspirasi mereka, membuat mereka merasa diabaikan dan tidak dihargai. Dede Alfayed mengungkapkan bahwa keputusan tersebut telah dipelajari selama dua bulan, namun hasilnya tidak sesuai dengan usulan DPC.

“Kami kecewa karena keputusan itu bukan dari yang kami usulkan. Orang lain yang dipilih, padahal kami sudah mengusulkan. Ini seperti kami tidak dipercaya dan tidak dihargai. Kami merasa seperti hanya menjadi boneka, tidak memiliki suara dalam partai,” ujarnya dengan nada kekecewaan.

Kader-kader tersebut kemudian menyerahkan KTA, surat pernyataan, atribut, dan baju partai sebagai simbol pengunduran diri mereka di meja resepsionis kantor DPC PDIP yang kosong. Namun, karena tidak ada yang menemui, mereka berusaha menghubungi pihak partai melalui telepon, namun tidak ada yang mau datang.

Baca Juga :  Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji

Akhirnya, surat pernyataan sikap mundur tersebut dibawa pulang kembali oleh kader-kader PDIP Brebes dan akan diserahkan pada hari Senin mendatang. Dede Alfayed menegaskan bahwa keputusan ini merupakan sikap sebagai kader yang tidak puas dengan proses pengambilan keputusan partai yang tidak transparan dan tidak demokratis.

“Ini bukan hanya tentang satu orang, tapi tentang proses yang tidak adil. Kami berharap partai dapat mendengar aspirasi kami dan melakukan evaluasi terhadap proses pengambilan keputusan yang lebih inklusif dan demokratis. Kami ingin partai ini menjadi partai yang benar-benar mewakili suara rakyat, bukan hanya suara elit,” tambah Dede Alfayed.

Baca Juga :  PU Siapkan 63 Jembatan Gantung Baru, 50 Tuntas 2025

Pengunduran diri ini juga merupakan protes keras dari PAC Bulakamba dan Bumiayu terhadap keputusan partai yang mereka anggap tidak adil. “Kami tidak bisa menerima keputusan yang tidak mengakomodir aspirasi kami. Kami akan terus berjuang untuk kebenaran dan keadilan. Kami akan tetap berdiri teguh dan tidak akan menyerah,” kata Dede Alfayed.

Pengunduran diri ini dilakukan pada hari ini, Sabtu (10/1/2026), pukul 14.00 WIB, di kantor Sekretariat PAC PDIP Kabupaten Brebes, menandai protes keras kader-kader PDIP Brebes terhadap keputusan partai yang mereka anggap tidak adil.

Dede Alfayed juga menambahkan bahwa pengunduran diri ini bukan akhir dari perjuangan mereka. “Kami akan terus berjuang untuk membawa perubahan dalam partai dan membawa suara rakyat ke tingkat yang lebih tinggi. Kami tidak akan berhenti sampai kami mencapai tujuan kami,” katanya dengan tekad yang kuat.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji
Kunjungan Kerja Waketum GANN Ke Wilayah Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang
Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia
Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Penegakan Hukum
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.
Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern
DPP GANN Dukung Penuh Usulan Kepala BNN Dalam Pelaranggan VAPE Dengan Diperketatnya Dalam RUU Narkotika

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:51 WIB

Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji

Rabu, 22 April 2026 - 06:55 WIB

Kunjungan Kerja Waketum GANN Ke Wilayah Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang

Selasa, 21 April 2026 - 18:16 WIB

Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 16:29 WIB

Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Penegakan Hukum

Senin, 20 April 2026 - 18:48 WIB

Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.

Berita Terbaru