Dinamikanews.net – Tujuan hidup tidak selalu sesuatu yang ditemukan sekaligus, terutama saat kita dalam keadaan sulit — terkadang itu muncul perlahan seiring kita berusaha melintasi kesulitan tersebut. Berikut adalah beberapa cara yang bisa membantu:
*Mulai dari hal-hal kecil yang membuatmu senang
Kesulitan seringkali membuat kita kehilangan rasa makna, jadi mulailah dengan mengidentifikasi hal-hal sederhana yang masih bisa membuatmu tersenyum atau merasa hidup berharga — entah itu memasak makanan favorit, berjalan di alam, atau berbicara dengan orang tersayang. Hal-hal ini bisa menjadi “pijakan” untuk menemukan makna yang lebih besar.
*Tanya dirimu: “Apa yang membuatku merasa berguna?”
Tujuan hidup seringkali terhubung dengan perasaan berguna bagi diri sendiri atau orang lain. Saat dalam kesulitan, mungkin kamu tidak bisa melakukan banyak hal, tapi cobalah pikirkan: apakah ada sesuatu yang bisa kamu lakukan (meskipun kecil) yang membuat orang lain lebih mudah, atau membuat dirimu merasa lebih bermakna? Misalnya, mendengarkan temannya yang sedang sedih, atau mempelajari keterampilan baru yang bisa berguna kelak.
*Terima bahwa tujuan bisa berubah
Tujuan hidup tidak statis — ia bisa berubah seiring waktu dan pengalaman kita, termasuk saat kita menghadapi kesulitan. Jangan paksakan dirimu untuk menemukan “tujuan abadi” saat ini; biarkan dirimu tumbuh dan belajar dari situasi yang sulit, dan tujuan akan mungkin muncul seiring perjalananmu.
*Hindari membandingkan diri dengan orang lain
Saat kita kesulitan, melihat orang lain seolah-olah sudah menemukan tujuan mereka bisa membuat kita semakin tertekan. Ingat, setiap orang memiliki jalur yang berbeda, dan kesulitanmu adalah bagian dari jalurmu yang unik — yang bahkan bisa membuat tujuanmu nanti lebih berarti.
*Jangan ragu mencari dukungan
Berbicara dengan teman, keluarga, atau profesional (seperti konselor) bisa membantu kamu melihat situasi dengan sudut pandang yang berbeda. Mereka bisa mendukungmu saat kamu mencari arah, tanpa memaksakan apa pun padamu.
Jadi kesimpulannya jalani hidup ini sebaik mungkin dan jangan merasa bahwa Tuhan itu tidak adil karena suatu alasan yang pendek.
Setiap perjalanan manusia punya kisahnya sendiri – sendiri, yang terpenting jaga kesehatan, keimanan dan harus yakin bahwa giliran kebahagiaan itu suatu saat akan kamu dapatkan.
(D. Miranoor)















