Mikrofon Mati Saat Prabowo dan Erdogan Pidato soal Palestina

Selasa, 23 September 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Mikrofon Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba mati di tengah pidato di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bukan hanya Prabowo, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ternyata juga mengalaminya. Dikutip dari Antara Selasa (23/9/2025), insiden itu terjadi dalam momen tingkat tinggi PBB terkait isu Palestina dan solusi dua negara di Markas PBB New York, Senin (22/9) waktu setempat. Mikrofon Prabowo mati saat menyampaikan kalimat ‘kami bersedia menyediakan pasukan perdamaian’.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menjabarkan mikrofon mati secara otomatis karena ada batasan waktu. “Terdapat aturan prosedur bahwa setiap negara mendapat kesempatan 5 menit. Apabila pidato lebih dari 5 menit, maka mikrofon akan dimatikan,” kata Direktur Informasi dan Media Kemlu, Hartyo Harkomoyo. Hartyo menjelaskan setiap pertemuan PBB mempunyai aturan sendiri. Ia memaparkan soal alokasi waktu yang diberikan bagi setiap anggota delegasi untuk menyampaikan pandangan mereka di hadapan sidang.

Baca Juga :  Tesla berhasil kalahkan penjualan BYD di 2026

Ia mengungkapkan suara Prabowo tiba-tiba terputus dan tidak muncul dalam siaran langsung Sidang Majelis Umum PBB dikarenakan durasi pidatonya sudah habis. Meski begitu, Hartyo menegaskan Prabowo secara lantang menyampaikan pidatonya sehingga delegasi PBB yang hadir masih bisa mendengarkan suaranya. “Meski mikrofon dimatikan, pidato Presiden Prabowo masih jelas terdengar oleh para delegasi di Aula Sidang Majelis Umum,” katanya.

Baca Juga :  Pengangkatan & Pengambilan Sumpah Advokat PPIPHII di Pengadilan Tinggi Lampung

Selain Prabowo yang berpidato di urutan kelima, Erdogan terungkap juga mikrofonnya mati. Direktorat Komunikasi Turki juga menjabarkan mik-nya otomatis mati karena Erdogan berpidato lebih dari 5 menit. Sebagaimana dilaporkan kantor berita Anadolu, Presiden Erdogan melampaui batas waktu dalam pidatonya karena dia sempat berhenti saat mendapat sambutan tepuk tangan dari peserta sidang.

Dalam KTT soal Palestina yang dipimpin Prancis dan Arab Saudi tersebut, 33 pemimpin delegasi yang mewakili negara dan perkumpulan negara seperti Uni Eropa dan Liga Arab menyampaikan pandangan mereka tentang penyelesaian masalah Palestina dan implementasi solusi dua negara yang ideal.

Berita Terkait

Nasabah Asal Mandiraja Boyong Mobil Honda Brio di Gebyar Hadiah BKK Mandiraja 2026
Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz
Sebanyak 51 Pejabat Resmi Dilantik Bupati Paramitha, Pesan Tegas: Hentikan Budaya Lambat, Birokrasi Lelet Kurang Profesional 
Warga RW 07 Binong Salurkan 45 Paket Sembako Lewat Program Jumat Berkah
Atap Rumah Ambruk di Curug Kulon, Korban Mengungsi Sebulan Lebih, Bantuan Belum Jelas
Mufakat! Herkusnadi Menjadi Ketua FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab Demokratis
Komunitas Lapak Ranggon Sigempol Gelar Lomba Mancing Kakap di Kali Tanyep Sigempol 
Pemprov DKI tindak tegas aksi premanisme usai kejadian di Tanah Abang

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:39 WIB

Nasabah Asal Mandiraja Boyong Mobil Honda Brio di Gebyar Hadiah BKK Mandiraja 2026

Senin, 13 April 2026 - 11:24 WIB

Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 - 11:14 WIB

Sebanyak 51 Pejabat Resmi Dilantik Bupati Paramitha, Pesan Tegas: Hentikan Budaya Lambat, Birokrasi Lelet Kurang Profesional 

Senin, 13 April 2026 - 01:00 WIB

Warga RW 07 Binong Salurkan 45 Paket Sembako Lewat Program Jumat Berkah

Minggu, 12 April 2026 - 20:32 WIB

Mufakat! Herkusnadi Menjadi Ketua FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab Demokratis

Berita Terbaru

Berita

Rupiah melemah seiring Trump ancam tutup Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 11:24 WIB