Kompak, Forkopimda dan Warga Bersatu Lawan Anarkisme

Senin, 1 September 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Ratusan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah di Kabupaten Brebes menggelar deklarasi anti-anarkisme. Deklarasi ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan menolak segala bentuk aksi kekerasan yang dapat merusak persatuan dan mengganggu proses pembangunan daerah.

Acara yang berlangsung di halaman Islamic Center Brebes pada Senin (1/9/2025) sore ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang terdiri dari Bupati, Kapolres Brebes, Dandim, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Ketua Pengadilan Negeri.

Turut hadir pula perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat, seperti Banser, Pemuda Pancasila (PP), Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), para kepala desa, perangkat desa, serta warga umum.

Baca Juga :  Relawan Sasmita Nyatakan Dukung Penuh Mitha Wurja

Dalam sambutannya, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Jika di tingkat pimpinan atas sudah kompak, maka sudah selayaknya seluruh elemen di tingkat bawah, dari desa hingga kecamatan, ormas, dan masyarakat, harus kompak meniadakan praktik-praktik demo yang mengarah ke anarkisme,” ujarnya.

Senada dengan Kapolres, Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma menyatakan bahwa aksi anarkisme dari oknum di luar daerah telah merusak infrastruktur yang sedang dibangun. “Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Brebes. Jangan mau diganggu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Baca Juga :  Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang

Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Sapto Broto mengajak seluruh pihak untuk menyamakan persepsi dalam menjaga kondusifitas wilayah. Ia juga mengimbau agar masyarakat proaktif. “Dengan adanya pengamanan swakarsa dari masyarakat di wilayah masing-masing, apabila ada sekelompok pendemo yang ingin melakukan aksi anarkis, mari bersama-sama bertindak tegas dan segera laporkan,” pungkasnya.

Deklarasi yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit ini berjalan dengan aman dan tertib. Aksi ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat Brebes dalam menjaga keamanan dan kedamaian di tengah berbagai dinamika sosial.

Berita Terkait

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026
Gebrakan Baru Komunitas Rakyat Memberi, Kasih Makan Gratis ke Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas
Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika
Dukung BIK 2026 di Banjarnegara, BPR BKK Mandiraja Bawa Misi Lindungi Pelajar dari Pinjol Ilegal dan Judi Online
Subuh Keliling, Polres Brebes Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez
TBC di Tonjong Brebes Capai 350 Kasus, Puskesmas Gencarkan Pelacakan, Prioritas Desa Linggapura

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Gebrakan Baru Komunitas Rakyat Memberi, Kasih Makan Gratis ke Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Sejarah Gedung Sate Bandung: Ikon Bersejarah Peninggalan Belanda yang Menjadi Simbol Jawa Barat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Subuh Keliling, Polres Brebes Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:38 WIB