Ketahui ⁠Makna dan Fungsi Pidato Kenegaraan 16 Agustus

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Diamikanews.net- Pidato kenegaraan Presiden RI setiap 16 Agustus, menjadi agenda nasional tahunan di bulan kemerdekaan. Momen ini berlangsung sehari sebelum peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Acara tersebut, dilaksanakan pada sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI serta DPD RI. Hal ini, menjadikan sarana bagi Presiden untuk menyampaikan capaian kerja pemerintah dan rencana kebijakan di tahun depan.

Melansir laman Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), dalam pidato tersebut juga akan memuat penyampaian tentang RUU APBN dan nota keuangan. Dokumen tersebut berisi rencana anggaran negara untuk periode tahun berikutnya.

Baca Juga :  Festival Gunung Slamet di Objek Wisata D'LAs Serang Purbalingga Masuk Dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024

Pelaksanaan pidato biasanya digelar di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI. Acara disiarkan langsung melalui televisi nasional dan kanal resmi pemerintah.

Melansir Modul Mahkamah Konstitusi, pidato ini merupakan konvensi ketatanegaraan yang termasuk hukum konstitusi tidak tertulis. Tradisi ini dinilai bermanfaat dalam kehidupan ketatanegaraan.

Berikut adalah isi dari kutipan dalam Modul Konstitusi:

Konvensi ketatanegaraan tidak selalu berupa kebiasaan yang terus menerus terjadi. Tetapi dapat pula berupa praktik ketatanegaraan yang sekali terjadi namun diakui sebagai bagian dari konstitusi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tangerang Canangkan Desa Bebas TBC, Targetkan Eliminasi di 2030

Walaupun tidak terdapat dalam konstitusi. Hal tersebut dipandang bermanfaat dalam kehidupan ketatanegaraan

Pidato 16 Agustus dilakukan karena Presiden bertanggung jawab kepada rakyatnya. Hal ini, menjadi tradisi politik yang telah berlangsung bertahun-tahun di Indonesia.

Walau UUD 1945 tidak mengatur secara khusus, praktik ini selalu dilaksanakan tiap tahun. Presiden konsisten menggunakannya sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Berita Terkait

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen
DLH Kota Tangerang Gelar Sidak ke CV Wani Sugih Sejahtera, Klarifikasi Aduan Limbah B3
JTT Lanjutkan Contraflow Tol Japek, Dukung Pemeliharaan Jalan
Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia
Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak
Buronan Kasus Pemerkosaan Santriwati di Pati Ditangkap di Wonogiri

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:27 WIB

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:38 WIB

Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:50 WIB

JTT Lanjutkan Contraflow Tol Japek, Dukung Pemeliharaan Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:18 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia

Berita Terbaru