Haidar Alwi: Semua Menteri Harus Sejalan Dengan Presiden Prabowo, Jangan Bertindak Semena-mena!

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi / foto ist

Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi / foto ist

 

dinamikanews.net – Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, menegaskan bahwa seorang menteri harus selalu sejalan dengan presiden. Menurutnya, seorang pembantu presiden tidak boleh bertindak sendiri, apalagi membuat kebijakan tanpa koordinasi yang matang.

“Kita harus paham bahwa dalam sistem pemerintahan, presiden adalah pemimpin tertinggi. Menteri itu pembantu, bukan pengambil keputusan utama. Jangan sampai ada kebijakan yang bertolak belakang dengan arahan presiden,” kata Haidar Alwi. (4/2/2025)

Haidar Alwi mencontohkan polemik LPG 3 kg yang menuai kritik tajam. Kebijakan yang diambil tanpa konsultasi dengan presiden ini bukan hanya menimbulkan kegaduhan, tetapi juga mengakibatkan korban jiwa.

Baca Juga :  Prabowo bangga upacara HUT Ke-81 RI berjalan khidmat

“Ini pelajaran bagi semua menteri. Jangan grasa-grusu, jangan sok pintar. Setiap kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikaji secara mendalam, dengan koordinasi yang jelas antara kementerian dan presiden,” ungkap Haidar Alwi.

Selain itu, Haidar Alwi juga menekankan pentingnya etika dalam pemerintahan. Ia menilai bahwa seorang menteri harus menjaga sikap dan komunikasi dengan presiden agar tidak menimbulkan kesan arogan atau tidak sopan.

Baca Juga :  PBVSI Panggil 16 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup dan SEA V League 2026

“Jabatan itu bukan ajang pamer kekuasaan. Seorang menteri harus tahu diri, tahu posisi. Loyalitas kepada presiden adalah harga mati, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Haidar Alwi mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintahan bergantung pada kerja sama yang solid antara presiden dan para menterinya.

“Kalau semua menteri bisa bekerja dengan disiplin dan selaras dengan presiden, maka kebijakan yang dihasilkan akan benar-benar bermanfaat bagi rakyat. Itulah yang seharusnya menjadi fokus utama,” pungkas Haidar Alwi.

Berita Terkait

267.380 Batang Rokok Ilegal Ditindak di Brebes, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan
Operasi Pasar Murah Brebes Hari Ini, Beras dan Minyak Goreng Dijual Mulai Rp18 Ribu
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
Workshop BPKP Dengan Perangkat Desa Dinodai Pengusiran Terhadap Wartawan 
Hari Santri 2026: Bupati Tangerang Guyur Beasiswa Kuliah Gratis bagi Guru Madrasah
Gub DKI: Penduduk Miskin Jakarta Di Bawah 4 Persen Untuk Pertama Kali
Sidang Vonis Sudewo di Semarang Jadi Sorotan, Pengamanan Diperketat
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:45 WIB

267.380 Batang Rokok Ilegal Ditindak di Brebes, Satpol PP dan Bea Cukai Perketat Pengawasan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Operasi Pasar Murah Brebes Hari Ini, Beras dan Minyak Goreng Dijual Mulai Rp18 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Workshop BPKP Dengan Perangkat Desa Dinodai Pengusiran Terhadap Wartawan 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Gub DKI: Penduduk Miskin Jakarta Di Bawah 4 Persen Untuk Pertama Kali

Berita Terbaru