Penrad Siagian Dukung Pemerintah Pusat Mewujudkan Swasembada Pangan di Desa Eks Veteran

Rabu, 20 November 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan,DinamikaNews.Net – Anggota DPD RI, Pdt. Penrad Siagian, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.

Tempat ini dikenal sebagai desa para veteran TNI.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima pada Minggu, 17 November 2024, di desa ini memiliki populasi 1.500 jiwa dari 520 kepala keluarga yang tersebar di sembilan dusun, mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

Dalam beberapa tahun terakhir, petani Desa Panca Arga telah mengalihfungsikan perkebunan sawit menjadi sawah seluas total 2.300 hektar pada tahun 2024.

Langkah ini dilakukan karena hasil dari sawit yang tidak menentu, sedangkan hasil padi dinilai lebih menjanjikan. Dari satu hektar sawah, petani dapat memanen 5-7 ton gabah per musim tanam.

Dengan dua kali musim tanam setiap tahunnya, hasil panen mencapai 10-14 ton gabah per hektar.

Tantangan Pengembangan Pertanian

Petani di Desa Panca Arga menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait pengairan dan akses pupuk subsidi.

Waduk yang telah dibangun oleh pemerintah belum dapat difungsikan maksimal karena jaringan irigasi sekunder sepanjang 3-4 kilometer belum tersedia.

Baca Juga :  Pengendara Motor, Tabrak Kaca Indomaret Hingga Berantakan: Ini Kata Saksi Mata

Selain itu, saluran pembuangan air ke laut dan jaringan pengairan ke sawah juga masih perlu dibangun.

Pdt. Penrad Siagian mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi menjadi kebutuhan mendesak agar potensi pertanian di desa ini dapat dimaksimalkan.

“Petani Desa Panca Arga memiliki semangat tinggi untuk berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional. Namun, pemerintah pusat perlu segera turun tangan menyelesaikan jaringan irigasi untuk mendukung hasil panen yang optimal,” ujarnya.

Selain masalah irigasi, kondisi jalan yang buruk juga menjadi keluhan utama petani. Jalan berlumpur dan sulit dilalui kerap menyulitkan petani dalam mengangkut hasil panen.

Peningkatan akses jalan akan sangat membantu kelancaran distribusi hasil pertanian.

Kontribusi Ekonomi dan Target Nasional

Dengan potensi luas sawah mencapai 3.000 hektar, Desa Panca Arga mampu memproduksi hingga 42.000 ton gabah per tahun, memberikan kontribusi ekonomi signifikan bagi Kabupaten Batu Bara.

Jika hasil gabah dihargai Rp 7 juta per ton, maka nilai ekonominya mencapai Rp 294 miliar. Secara tidak langsung, petani menyumbang sekitar Rp 29,4 miliar per tahun kepada pemerintah daerah.

Baca Juga :  Penegak Aturan PERBUP Cuek Saja, Puluhan Ormas yang tergabung dalam ALMAST hadang truk yang melanggar

Sementara itu, biaya pembangunan irigasi yang diperkirakan sebesar Rp 5-7 miliar masih jauh lebih kecil dibandingkan dampak ekonomi yang dihasilkan petani.

Penrad berharap program pemerintah di sektor pertanian dapat mengalokasikan dana untuk mendukung kebutuhan desa ini.

“Kontribusi Desa Panca Arga terhadap swasembada pangan nasional diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. Ini sejalan dengan target pemerintah Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan,” tambah Penrad.

Dengan dukungan yang tepat, Desa Panca Arga berpotensi menjadi salah satu pusat produksi beras di Sumatra Utara, mendukung pencapaian target swasembada pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Diketahui, saat ini para petani merencanakan cetak baru sawah dari alih fungsi lahan sawit sekitar 1000 hektar.

“Kami siap mendukung dan berkontribusi swasembada pangan nasional jika jalan dan sarana irigasi diperbaiki,” ucap seorang petani.[]

Berita Terkait

Sinergi Mendes Yandri dan Bupati Ratu di Doa Akhir Tahun Desa Ujung Tebu
Begitu Khidmat Cara Bupati Brebes Rayakan Tahun Baru, Tunjukkan Sifat Kepedulian Terhadap Masyarakat Bawah 
Prabowo Tegaskan Tidak akan Tinggalkan Rakyat Tertimpa Musibah
Polres Tasikmalaya Kota Bertindak Cepat Tindaklanjuti Laporan Gangguan Kamtibmas di Perumahan Mutiara Putra Ciawi Regency
Lebih dari Sekadar Transaksi, BRI KC Cilegon Gelar Doa Pagi untuk Kesehatan dan Kelancaran Usaha Nasabah
Kebersihan dan Keamanan Jadi Prioritas, BRI KC Cilegon Jaga Kenyamanan Nasabah di Galeri ATM
Suasana Ceria Warnai Kantor BRI KC Cilegon, Guru dan Staf MTsN 2 Kota Cilegon Manfaatkan Layanan BRIGUNA
Senyum Ceria Pegawai BPN Kota Cilegon, BRIGUNA Jadi Solusi Pembiayaan Andalan di BRI KC Cilegon
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:59 WIB

Sinergi Mendes Yandri dan Bupati Ratu di Doa Akhir Tahun Desa Ujung Tebu

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:56 WIB

Begitu Khidmat Cara Bupati Brebes Rayakan Tahun Baru, Tunjukkan Sifat Kepedulian Terhadap Masyarakat Bawah 

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Tegaskan Tidak akan Tinggalkan Rakyat Tertimpa Musibah

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:55 WIB

Lebih dari Sekadar Transaksi, BRI KC Cilegon Gelar Doa Pagi untuk Kesehatan dan Kelancaran Usaha Nasabah

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:49 WIB

Kebersihan dan Keamanan Jadi Prioritas, BRI KC Cilegon Jaga Kenyamanan Nasabah di Galeri ATM

Berita Terbaru