Komitmen Tingkatkan Pelayanan, PT JMRB Gencarkan Berbagai Inovasi di Rest Area Travoy

Selasa, 29 Oktober 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Dinamikanews.net – PT Jasamarga Related Business (JMRB) terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di seluruh Rest Area Travoy. Salah satunya, dengan terus berinovasi dari segi pelayanan hingga infrastruktur.

Toll Road Facilities Operation General Manager PT JMRB, Tria Oktaviani mengatakan, pada tahun 2024 ini PT JMRB telah gencar melakukan berbagai inovasi di Rest Area Travoy.

“Berbagai Inovasi yang dilakukan, yakni menggaet kerja sama pembangunan Xpress Hotel, membangun Executive Lounge di Rest Area, hingga menambah berbagai fasilitas lain seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU,” ujar Tria dalam keterangannya, Senin (28/10/2024).

Tak hanya itu, Tria menambahkan, pihaknya juga ikut berinovasi dalam melakukan pengelolaan limbah. Seperti, penambahan mesin kompos hingga pengelolaan Water Waste Management di Rest Area Travoy.

Baca Juga :  Angkutan Sekolah Gratis: Pemkab Tangerang Resmikan Program Unggulan untuk Pelajar

Untuk Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88A, lanjut Tria, PT JMRB telah melakukan kerja sama dengan PT Permata Graha Nusantara (PT PGNMAS). Nantinya, tempat tersebut dapat digunakan oleh umum dan akan memiliki fasilitas Lounge, Meeting Room, Waiting Room, hingga kursi pijat bagi para pengunjung.

“PT JMRB juga resmi menjajaki kerja sama dengan PT Puri Sentul Permai (PSP) Tbk (KDTN) dalam pembangunan Xpress Hotel di Rest Area Travoy KM 379A Batang-Semarang pada Agustus 2024 lalu. Nantinya, xpress hotel yang dimiliki KDTN ini akan dibangun seluas 3.928 m2 dengan berbagai fasilitas yang lengkap,” tuturnya.

“Kami juga ikut mendukung langkah pemerintah dalam upaya menekan polusi udara dan percepatan kendaraan Listrik dengan menambah SPKLU di Rest Area Travoy. Kini, terdapat 21 Rest Area Travoy di Pulau Jawa yang telah tersedia SPKLU,” tambahnya.

Baca Juga :  Untuk Pembangunan Desa Dinpermasdes Purbalingga Kucurkan 43,39 Miliar Rupiah pada 2023-2024

Rest Area Travoy, kata Tria, juga telah memberlakukan rest area monitoring system (RAMS) sebagai salah satu sistem pengawasan menggunakan teknologi CCTV yang berfungsi untuk menghitung dan mengawasi jumlah kendararaan.

Nantinya, hasil perhitungan kendaraan ini akan ditampilkan pada Variable Message Sign yang berada di pintu masuk rest area dan terkoneksi dengan aplikasi Travoy.

“Dengan adanya RAMS ini, pengunjung bisa dengan leluasa melihat kapasitas Rest Area Travoy sehingga meminimalisir adanya penumpukan volume kendaraan,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Kabid SD Disdik Kabupaten Tangerang Dilli Windu Rezeki Sugandhi Tanggapi Santai Ruang Kelas SD Hampir Ambruk.
Rupiah Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
Menteri PPPA Minta Warga Lapor Jika Mengetahui Anak Terpapar Judol
Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna
Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih
Sekda Soma: Tanggung Jawab Menjaga Kualitas Hidup Para Lansia Merupakan Tugas Kolektif
Project Humanity UMN Hadirkan Edukasi Mitigasi Bencana di Banten Selatan
KEGIATAN BAKTI SOSIAL POLRESTA TANGERANG, KODIM 0510/TIGARAKSA, DAN OJOL FORBETA TANGERANG DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:33 WIB

Kabid SD Disdik Kabupaten Tangerang Dilli Windu Rezeki Sugandhi Tanggapi Santai Ruang Kelas SD Hampir Ambruk.

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:41 WIB

Menteri PPPA Minta Warga Lapor Jika Mengetahui Anak Terpapar Judol

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:24 WIB

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:34 WIB

Sekda Soma: Tanggung Jawab Menjaga Kualitas Hidup Para Lansia Merupakan Tugas Kolektif

Berita Terbaru

Berita

Rupiah Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:30 WIB

Berita

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:24 WIB