Unggahan Video Kekecewaan Warga Terhadap Pembangunan Jalan di Desa Kaliwlingi, Viral di Facebook

Minggu, 26 Mei 2024 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.COM – Pembangunan proyek jalan rabat beton shand sheet di Desa Kaliwlingi, Kecamatan/Kabupaten Brebes, yang baru-baru ini menjadi viral di media sosial karena keluhan warga sekitar, menimbulkan kekecewaan.

Dalam unggahan video di Facebook, warga menunjukkan bagian jalan yang sudah ambrol hanya dalam waktu singkat setelah pembangunan selesai.

Warga merasa bahwa kualitas pekerjaan proyek tersebut tidak memadai, dengan beberapa bagian jalan yang sudah rusak meskipun belum dilewati kendaraan roda tiga. Mereka menyayangkan keadaan jalan yang mudah hancur dan meragukan kualitas campuran beton yang digunakan.

Baca Juga :  Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Rekonstruksi Tol Jakarta-Cikampek

Tim media yang melakukan pengecekan di lokasi proyek melaporkan bahwa banyak bagian jalan yang sudah rusak meskipun proyek tersebut baru selesai dikerjakan.

Warga sekitar juga menyatakan bahwa penempatan plastik dasar sebagai penahan resapan hanya dilakukan di tepian jalan, tidak merata.

Ketua karang taruna setempat, Royani, mengekspresikan kekecewaannya terhadap hasil proyek yang dinilainya kurang maksimal dan terkesan asal-asalan. Dia juga menyoroti bahwa pekerjaan proyek dilakukan tanpa melibatkan warga sekitar untuk membantu pengawasan.

Baca Juga :  BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter Di Perairan Kalsel

Sekretaris Desa Kaliwlingi, Junaedi, membantah bahwa spesifikasi teknis pekerjaan tidak sesuai standar. Menurutnya, kerusakan yang terjadi setelah proyek selesai disebabkan oleh hujan yang menggenangi jalan tersebut. Junaedi juga menjelaskan bahwa penggunaan plastik penahan resapan tidak dilakukan secara menyeluruh, namun pengerjaan proyek dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Pihak pemdes Kaliwlingi menyatakan kesiapan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi meskipun belum dipastikan sumber dana yang akan digunakan. Mereka berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan dengan kemungkinan menggunakan anggaran tak terduga.***

Berita Terkait

Untuk Pemerataan Wardoyo Tahap II Disalurkan, Warga yang Belum Tersentuh Bansos Kembali Mendapat Perhatian
Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya
Ketum LSM GARI Hendra Primitif Kawal Dan Soroti Kegiatan SAB Di Wilayah Desa Pete Tigaraksa,
Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air
Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin
Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah, Jadi 100 Orang

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Untuk Pemerataan Wardoyo Tahap II Disalurkan, Warga yang Belum Tersentuh Bansos Kembali Mendapat Perhatian

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Ketum LSM GARI Hendra Primitif Kawal Dan Soroti Kegiatan SAB Di Wilayah Desa Pete Tigaraksa,

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Sepekan Gempa Flores, Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Berita Terbaru

Nasional

Perkuat Dukungan DPD RI, Setjen Benahi Kelembagaan

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:05 WIB