Masa Aksi MK Tegak Lurus Bersama Prabowo Akhirnya Bubarkan Diri

Jumat, 19 April 2024 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LensaBumi.com – Sekretaris Nasional Aliansi Relawan Gibran (ARG) Sandri Rumanama akhir meminta agar masa aksi mereka bisa membubarkan diri setelah ada pernyataan dari presiden terpilih Prabowo Subianto meminta agar pemilihnya dan pendukungnya tidak melakukan aksi demontrasi mengenai sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi.

Kami dari Alinasi Relawan Gibran, Gerakan Nawacita Republik Indonesia, Haidar Alwi Institut, Sudah bergerak menuju Mahkamah Konstitusi (MK). Namun kami tegak lurus bersama Pak Jokowi dan Pak Prabowo sesuai arahan pak Prabowo akhirnya kami membubarkan diri . Ucapnya Jumat (19/4/2024).

Kami diminta oleh penanggungjawab tunggal Aliansi Relawan Gibran (ARG) pak Haidar Alwi agar tegak lurus dan tidak usah demo, ikut arahan pak prabowo ujar penanggung jawab kami, Haidar Alwi.

Baca Juga :  BRI Region 7/Jakarta 2 Dukung Forum Economic & Manufacturing Outlook 2026

Sandri mengatakan bahwa relawan mempercayakan segala keputusan kepada MK.

“Kami tegak lurus bersama Pak Prabowo dan Pak Jokowi bahwa hari ini kita batalkan aksi di gedung Mahkamah Konstitusi, kita percayakan saja keputusan itu ke Mahkamah saja,” Tutur Sandri

Menjelang putusan sengeketa pilpres Sandri pun berharap MK bisa mengambil keputusan dengan objektif. Dia juga meyakini MK akan mengikuti keputusan rakyat yang menginginkan Prabowo-Gibran memimpin Indonesia.

“Harapan kami Mahkamah bisa mengambil keputusan didasari oleh rasa keadilan dan bersandar pada azas demokrasi yang objektif dan konstitusional, bahwa keputusan KPU adalah keputusan yang dikehendaki rakyat, yaitu Prabowo dimandatkan sebagai presiden terpilih dengan kemenangan 58,6 persen dan keyakinan kita para Hakim di Mahkamah konstitusi akan tetap mengikuti keputusan rakyat yang sudah memilih Prabowo & Gibran ” ucapnya.

Baca Juga :  Hadiri Promosi Doktor Bahlil di UI, Sultan: Saya Kagum

Lebih lanjut, Sandri mengomentari pihak-pihak yang selalu mengatakan adanya kecurangan.

“Mereka yang selalu memainkan narasi kecurangan ini kan tidak mempresentasikan azas demokrasi yang demokratis, mereka sebenarnya sedang menuduh rakyat itu sendiri yang melakukan kecurangan, bukanlah Prabowo-Gibran,” Paparnya

Berita Terkait

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemekaran Brebes Selatan Makin Dekat, Pegiat Siapkan Belasan Bus Menuju Semarang
Estafet Kepemimpinan Sukamulya: Soni Sanjaya Pamit dengan Catatan Manis
Menitip Jejak di Cikupa: Estafet Kepemimpinan dari Supriyadi ke Khalid Mawardi
Buka Cakrawala Generasi Muda, Rutan Batam Sambut Kunjungan Edukatif MAN 2 Kota Batam

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:47 WIB

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:24 WIB

PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Estafet Kepemimpinan Sukamulya: Soni Sanjaya Pamit dengan Catatan Manis

Berita Terbaru

Berita

BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:47 WIB