Tangerang ‘Melawan’ Banjir: Wali Kota Turun Gunung, Pompa Disiagakan!

Selasa, 8 Juli 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net– Banjir di Tangerang bikin sebagian warga ketar-ketir. Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek beberapa hari terakhir memang memunculkan genangan di banyak titik pada, 8 Juli 2025.

Nah, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, tak tinggal diam. Ia langsung menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera turun tangan memberi layanan tanggap darurat kepada warga terdampak.

Instruksi Wali Kota: Jemput Bola, Jangan Cuma Nunggu Laporan!

Sachrudin sendiri langsung meninjau lokasi banjir di Cipondoh pada Selasa (8/7). “Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat saat seperti ini. Saya minta OPD segera bergerak, tambah mesin pompa, dirikan posko banjir dengan tim kesehatan, dan siapkan bantuan makanan siap saji,” tegas Sachrudin.

Ia juga menekankan pentingnya penanganan komprehensif, mulai dari evakuasi, layanan medis, hingga distribusi logistik. Ia meminta para camat dan lurah aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing dan tidak hanya menunggu laporan.

Baca Juga :  Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah!

“Kehadiran langsung di lokasi adalah bentuk komitmen pelayanan. Jemput bola, jangan hanya menunggu laporan. Fokus kami adalah keselamatan dan kenyamanan warga,” ujarnya, menekankan pentingnya respons cepat Pemerintah Kota Tangerang.

Strategi Penanganan Banjir: Pompa Nonstop & Posko Kesehatan Gratis

Untuk mengatasi genangan air, Pemerintah Kota Tangerang telah mengerahkan tujuh unit pompa portabel tambahan. Selain itu, mereka memaksimalkan 30 rumah pompa permanen yang tersebar di titik rawan banjir.

Dinas PUPR Kota Tangerang menurunkan petugas secara bergiliran. Mereka memastikan seluruh pompa bekerja optimal selama 24 jam penuh.

Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzeini, menyatakan bahwa timnya terus memantau ketinggian air. Ia juga memastikan pompa berfungsi tanpa gangguan. Sementara itu, di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang bersama PMI telah mendirikan tujuh posko banjir.

Mereka melengkapi posko-posko ini dengan tenaga medis, ambulans siaga, dan layanan kesehatan gratis. Warga juga mendapat vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Diduga Bekingi Pengedar Obat Keras,  Seorang Pria di Kota Bandung Diamuk Warga

“Kami fokus pada pelayanan kesehatan bagi warga rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sakit,” ungkap Kepala Dinkes, dr. Dinny Anggraeni.

Dinsos Salurkan Bantuan Makanan, Warga Diminta Lapor Darurat

Tak hanya itu, Dinas Sosial Kota Tangerang pun telah menyiapkan dapur umum. Mereka juga mendistribusikan bantuan makanan siap saji, terutama bagi warga yang terisolasi akibat genangan.

“Kami prioritaskan bantuan bagi warga yang belum bisa beraktivitas karena akses tertutup air,” jelas Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani.

Masyarakat kami imbau untuk segera melaporkan situasi darurat atau titik genangan melalui layanan call center 112 atau kanal resmi Pemkot Tangerang.

Perlu diketahui, data sementara BPBD Kota Tangerang menunjukkan, genangan masih terjadi di beberapa kecamatan seperti Cipondoh, Benda, Pinang, Periuk, Karang Tengah, Batuceper, dan Cibodas. Ketinggian airnya antara 20 hingga 60 sentimeter.

Berita Terkait

Polri-KPAI Perkuat Koordinasi Lindungi Anak Dari Tindak Kejahatan
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Brebes Progres Capai 70 Persen, Harapan Besar Kesejahteraan Nelayan Bertumpu
Polres Brebes Tanam 2.005 Bibit Mangrove di Pantai Randusanga, Cegah Abrasi Lewat Green Policing
Serah Terima jabatan Kecamatan Sepatan Timur. Dwi Candra Budiman Disambut Dengan Meriah.
BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:29 WIB

Polri-KPAI Perkuat Koordinasi Lindungi Anak Dari Tindak Kejahatan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:42 WIB

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Brebes Progres Capai 70 Persen, Harapan Besar Kesejahteraan Nelayan Bertumpu

Jumat, 6 November 2026 - 19:26 WIB

Serah Terima jabatan Kecamatan Sepatan Timur. Dwi Candra Budiman Disambut Dengan Meriah.

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Berita Terbaru