Banyuwangi DinamikaNews Pemerintah daerah bersama Satlantas, BPBD, dan Dishub melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) untuk mengecek jalur rawan longsor di Banyuwangi. Petugas memfokuskan SIDAK jalur rawan longsor Banyuwangi ini di jalur nasional-3 Banyuwangi–Surabaya KM 237+600 dan jalur penghubung Banyuwangi–Jember KM 35.
Tim memilih lokasi di sekitar Warung Kokap karena kawasan ini sering mengalami longsor dan kecelakaan. Oleh sebab itu, petugas turun langsung untuk memastikan kondisi jalan tetap aman bagi seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi truk dan kendaraan angkutan barang.

Petugas Cek Langsung Jalur Rawan Longsor Banyuwangi
Petugas mengecek struktur tanah, kondisi badan jalan, dan potensi longsor di lokasi. Mereka juga mengukur dampak longsoran yang berisiko mengganggu arus lalu lintas.
Wiji Haryanto (PI-C16BAA), relawan yang aktif di lapangan, menjelaskan kondisi longsoran secara langsung. Ia menyebut longsoran memiliki lebar sekitar 12 meter dan kedalaman hingga 15 meter.
“Kami terus memantau situasi di lokasi dan mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar mencari informasi terbaru sebelum melintas,” ujar Wiji.

Pengemudi Wajib Waspada di Jalur Banyuwangi–Jember
Pemerintah mendirikan posko informasi untuk membantu pengemudi mendapatkan update kondisi jalan. Petugas juga memberikan arahan langsung kepada pengguna jalan yang melintas.
Selain itu, petugas meminta pengemudi mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan saat melewati jalur rawan longsor. Mereka juga mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan perjalanan saat kondisi cuaca buruk.
Langkah cepat ini mampu menekan risiko kecelakaan dan mempercepat penanganan jika terjadi bencana. Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan komunitas pengemudi dalam menjaga keselamatan di jalan.
Baca juga: Informasi terbaru pengemudi dan kondisi jalur nasional
SISKOMPN.COM mengimbau seluruh pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengecek informasi sebelum perjalanan.















