Temuan Ratna Tentang SMART OPT Mendapat Pengakuan HAKI

Senin, 26 Mei 2025 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Hasil karya Perawat Puskesmas Kecipir Kecamatan Losari Brebes Ratna Panji Astuti berupa Simple Method and Tool System for Optotype (SMART OPT) atau Sistem metode dan alat ringkas untuk optotype mendapat pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Alhamdillah, temuan saya sudah mendapatkan hak cipta,” tutur Ratna di Puskesmas Kecipir, Senin (26/5/2025).

SMART OPT adalah sistem metode dan alat sederhana yang diciptakan untuk membantu penggunaan Optotype Chart dalam pemeriksaan visus atau ketajaman penglihatan secara manual bagi penderita buta huruf dan difabel tuna rungu tunawicara.

Ada dua komponen utama alat tersebut, yakni;
1. Alat tulis manual atau digital yang memungkinkan peserta menuliskan atau meniru symbol pada optotype selama pemeriksaan
2. Kartu bantu Optotype chart (KBOC) berupa kartu berukuran A4 yang menampilkan satu set lengkap simbol dan huruf Optotype (Snellen, LogMar, E chart, Landolt) yang memungkinkan peserta menunjukkan huruf atau simbol yang sesuai dengan huruf atau simbol pada Optotype selama pemeriksaan

Ratna menceritakan, ide awal diciptakannya metode dan alat bantu ini adalah saat Puskesmas Kecipir melaksanakan kegiatan deteksi dini penyakit tidak menular. Didalamnya, dilakukan kegiatan skrining ketajaman mata pada seluruh siswa SMA/SMK, SMP/MTS, dan siswa kelas 4,5,6 SD/MI di wilayah Puskesmas Kecipir,

Baca Juga :  Rayakan HUT RI, Trans Tangerang dan Angkot Si Banteng gratis besok

“Ditemui ada beberapa siswa yang buta huruf, saya berhenti beberapa saat dan akhirnya muncul ide agar siswa mengambil alat tulis dan menuliskan apa yang dilihat pada alat pemeriksaan (Snellen chart),” ungkap Ratna.

Saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga ada pemeriksaan ketajaman mata dan saat dilakukan evaluasi ternyata ada beberapa peserta yang tidak dilakukan skrining mata. Ratna menanyakan alasan peserta CKG terutama lansia yang buta huruf sehingga petugas kesulitan melakukan pemeriksaan.

“Akhirnya saya mencari metode pemeriksaan mata pada pasien buta huruf di google dan media lainya. Disitu, saya hanya menemukan metode untuk mencocokan gambar/lambang dengan alat pemeriksaan mata (Optotype chart) tapi tidak ada contoh gambar maupun video alat bantunya maupun Teknik pemeriksaanya,” tutur Ratna.

Menemui kasus tersebut, Ratna membuat Kartu Bantu Optotype Chart (KBOC) sebagai alat untuk mencocokan huruf/lambang/gambar dengan Optotype, karena lansia juga kesulitan untuk menulis. Ratna berpikir sistem metode dan alat bantu SMART OPT cocok digunakan bagi penderita difabel tuna rungu dan tuna wicara.

Baca Juga :  Pelayanan Pagi Restro Tangerang Kota Polisi Lakukan Pengaturan Lalu Lintas di jalan jalan padat lalu lintas

Diciptakannya SMART OPT, lanjutnya, bertujuan untuk memenuhi hak kelompok khusus untuk akses skrining mata, menghindari kesalahan interpretasi hasil pemeriksaan, menyediakan metode dan alat sederhana yang aplikatif di fasilitas layanan dasar.

SMART OPT juga merupakan produk yang memiliki keunikan sebagai solusi skrining kesehatan mata bagi kelompok khusus, murah, sederhana, efektif. Juga bisa digunakan semua tenaga medis di semua level, tidak menggunakan listrik/baterai, cocok untuk skrining massal, dan bisa digunakan di daerah terpencil.

Lebih lanjut Ratna menjelaskan, ada beberapa keunggulan SMART OPT yakni biaya murah, mudah diperoleh, fleksibel untuk semua jenis Optotype dan meningkatkan cakupan deteksi dini gangguan penglihatan.

“Saat ini SMART OPT diterapkan di Puskesmas Kecipir untuk CKG program kesehatan indera, pemeriksaan visus. Dan sangat potensial diimplementasikan secara nasional,” ucap Ratna.

Saat mengikuti lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) tingkat Kabupaten Brebes, dewan juri juga menilai temuan Ratna dipandang unik, sederhana, tapi baru dan sangat bermanfaat. Karena termasuk metode baru, mengganti dari metode menyebutkan menjadi menuliskan dan mencocokkan dan sekaligus membuat alat sederhana. Temuan yang sangat bagus tapi sangat mudah ditiru.

Berita Terkait

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Resmikan Masjid Jami Al Ichlas Cisauk
Kemitraan Pemkab dan Kejaksaan Brebes, Perkuat Langkah Pengawasan Desa Lewat Tiga Program Strategis
Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas Se-Indonesia di Palembang
Brebes Culture Festival 2026, Pesta Budaya Raksasa Warnai Malam Kota Brebes
Presiden Prabowo di Tengah Pengungsi Nagekeo: Menyapa, Mendengar, dan Menguatkan
Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting
Presiden Prabowo Tegaskan Korupsi Harus Diberantas hingga ke Akar
Wujud Kemanunggalan Dengan Rakyat, TNI Melakukan Aksi Bersih-Bersih di Sekitar Pasar Pagi Brebes

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Resmikan Masjid Jami Al Ichlas Cisauk

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Kemitraan Pemkab dan Kejaksaan Brebes, Perkuat Langkah Pengawasan Desa Lewat Tiga Program Strategis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Apel Akbar dan Pengukuhan DPD Aslinmas Se-Indonesia di Palembang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Presiden Prabowo di Tengah Pengungsi Nagekeo: Menyapa, Mendengar, dan Menguatkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting

Berita Terbaru