Senator Mirah Dukung Penurunan Tarif Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2025

Senin, 3 Maret 2025 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

dinamikanews.net – Menjelang perayaan Idulfitri 1446 H, Senator Mirah Midadan Fahmid mendukung program pemerintah terkait penurunan tarif tiket pesawat domestik. Menurutnya, lonjakan harga tiket yang kerap terjadi menjelang Lebaran memberatkan masyarakat, terutama bagi perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Kenaikan harga tiket yang terlalu tinggi justru menyulitkan mereka yang ingin merayakan hari besar ini di kampung halaman,” ujar Senator Mirah.

Setiap tahun, menjelang Lebaran, harga tiket pesawat domestik mengalami kenaikan signifikan. Permintaan yang tinggi sering kali menjadi alasan utama, di samping terbatasnya jumlah penerbangan di beberapa rute tertentu.

Di beberapa daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), lonjakan harga tiket kerap menjadi permasalahan karena jumlah penerbangan masih terbatas, khususnya di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan Bandara Sultan Kaharuddin III Sumbawa.

“Hanya ada sedikit maskapai yang beroperasi di bandara luar Pulau Lombok. Ini membuat harga tiket tidak kompetitif dan semakin mahal saat musim mudik. Harus ada intervensi agar masyarakat tidak terbebani,” tegasnya.

Mirah juga menyoroti kondisi serupa di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi lain selain pesawat. Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus berpihak pada masyarakat agar perjalanan mudik tetap terjangkau dan nyaman.

Senator Mirah mengusulkan beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mengendalikan harga tiket menjelang Lebaran seperti menambah Frekuensi Penerbangan dan Rute Baru, Pemberian Subsidi atau Insentif bagi Maskapai hingga penguatan infrastruktur bandara di daerah seperti NTB, Sulawesi, dan Kalimantan untuk menarik lebih banyak maskapai beroperasi.

Senator Mirah berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan lonjakan harga tiket jelang Lebaran. Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  BRI Bintaro Gelar Olahraga Padel Bersama Komunitas Padel Gastro untuk Perkuat Sinergi

“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga negara bisa merasakan kebahagiaan berkumpul dengan keluarga saat Lebaran tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang tinggi. Pemerintah, maskapai, dan semua pihak harus duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Sebagai anggota DPD RI, Mirah berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan di sektor transportasi agar lebih berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan melaporkan jika ada indikasi kenaikan harga tiket yang tidak wajar.

“Kita akan terus memperjuangkan kebijakan transportasi yang adil dan merata. Mudik harus menjadi hak semua orang, bukan hanya bagi mereka yang mampu membayar tiket mahal,” pungkasnya.*

Jakarta, 3 Maret 2025 – Menjelang perayaan Idulfitri 1446 H, Senator Mirah Midadan Fahmid mendukung program pemerintah terkait penurunan tarif tiket pesawat domestik. Menurutnya, lonjakan harga tiket yang kerap terjadi menjelang Lebaran memberatkan masyarakat, terutama bagi perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Kenaikan harga tiket yang terlalu tinggi justru menyulitkan mereka yang ingin merayakan hari besar ini di kampung halaman,” ujar Senator Mirah.

Setiap tahun, menjelang Lebaran, harga tiket pesawat domestik mengalami kenaikan signifikan. Permintaan yang tinggi sering kali menjadi alasan utama, di samping terbatasnya jumlah penerbangan di beberapa rute tertentu.

Di beberapa daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), lonjakan harga tiket kerap menjadi permasalahan karena jumlah penerbangan masih terbatas, khususnya di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan Bandara Sultan Kaharuddin III Sumbawa.

Baca Juga :  Tandatangani MoU Program OJT, Dr. Nurdin: Pencaker Dilatih dan Disalurkan untuk Bekerja di Perusahaan

“Hanya ada sedikit maskapai yang beroperasi di bandara luar Pulau Lombok. Ini membuat harga tiket tidak kompetitif dan semakin mahal saat musim mudik. Harus ada intervensi agar masyarakat tidak terbebani,” tegasnya.

Mirah juga menyoroti kondisi serupa di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi lain selain pesawat. Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus berpihak pada masyarakat agar perjalanan mudik tetap terjangkau dan nyaman.

Senator Mirah mengusulkan beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mengendalikan harga tiket menjelang Lebaran seperti menambah Frekuensi Penerbangan dan Rute Baru, Pemberian Subsidi atau Insentif bagi Maskapai hingga penguatan infrastruktur bandara di daerah seperti NTB, Sulawesi, dan Kalimantan untuk menarik lebih banyak maskapai beroperasi.

Senator Mirah berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan lonjakan harga tiket jelang Lebaran. Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga negara bisa merasakan kebahagiaan berkumpul dengan keluarga saat Lebaran tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang tinggi. Pemerintah, maskapai, dan semua pihak harus duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Sebagai anggota DPD RI, Mirah berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan di sektor transportasi agar lebih berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan melaporkan jika ada indikasi kenaikan harga tiket yang tidak wajar.

“Kita akan terus memperjuangkan kebijakan transportasi yang adil dan merata. Mudik harus menjadi hak semua orang, bukan hanya bagi mereka yang mampu membayar tiket mahal,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Anggota DPR Ingatkan Pentingnya Edukasi Publik Soal Pilah Sampah
Kapolsek Tigaraksa Melakukan Penjagaan dan Pengamanan di Lokasi Warung Remang-Remang Pasca Digeruduk Warga.
Kurs Hancur: Ekonomi Katanya Tumbuh, Tapi Rupiah Malah Lumpuh
Chery Q siap debut perdana di Indonesia
Bawaslu Kabupaten Tangerang Resmikan Kick off Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026.
Juri LCC MPR Kalbar Dirujak Netizen, Dinilai Tak Fair saat Final
Beri Penghargaan kepada Personel dan Mitra Berprestasi, Dorong Polisi Adaptif terhadap Generasi Muda dan Teknologi
Ketua DPRD Amud Siap Perjuangan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta Tangerang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:20 WIB

Anggota DPR Ingatkan Pentingnya Edukasi Publik Soal Pilah Sampah

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kapolsek Tigaraksa Melakukan Penjagaan dan Pengamanan di Lokasi Warung Remang-Remang Pasca Digeruduk Warga.

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kurs Hancur: Ekonomi Katanya Tumbuh, Tapi Rupiah Malah Lumpuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:29 WIB

Chery Q siap debut perdana di Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20 WIB

Bawaslu Kabupaten Tangerang Resmikan Kick off Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026.

Berita Terbaru

Berita

Chery Q siap debut perdana di Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:29 WIB