Kementerian PU Targetkan TPST Selesai Akhir Desember 2024

Kamis, 14 November 2024 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, DinamikaNews.net – Untuk menunjang kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyelesaikan penataan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan di Kabupaten Magelang. Pembangunan TPST Pasuruhan ini diharapkan dapat mengurai permasalahan sampah di sekitar DPSP Borobudur dan Kabupaten Magelang.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan TPST Pasuruhan adalah langkah konkret untuk meningkatkan kualitas lingkungan di DPSP Borobudur. “Di manapun tempat pariwisata yang dibangun tidak ada yang datang kalau tidak bersih. Untuk itu yang terpenting sanitasi dan air bersih,” kata Wamen Diana.

Baca Juga :  Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi, Tetapi Juga Membangun Manusia Yang Sehat, Bugar Dan Produktif

TPST Pasuruhan dibangun Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Ditjen Cipta Karya. Saat ini progres pembangunan mencapai 86,7% dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2024. TPA dan TPST Pasuruhan ini diperkirakan mampu menampung dan mengolah hingga 100 ton sampah per hari.

Penataan TPA dan pembangunan TPST Pasuruhan dikerjakan oleh kontraktor PT Gala Karya – PT Bintang Sembilan Indah KSO mulai November 2023. Anggaran penataan TPA dan pembangunan TPST yakni Rp76,5 miliar.

Lingkup pelaksanaan kegiatan meliputi pembangunan landfill residu, penataan landfill eksisting, pembangunan TPST, bangunan penunjang (kantor, pos catat, pos jaga, musala, rumah genset, ruang pompa, hanggar alat berat, tempat pencucian truk, instalasi pengolahan lindi dan instalasi air bersih).

Baca Juga :  Kekecewaan Masih Berlanjut Atas Putusan DPP, Puluhan Kader PAC Bulakamba Dan Bumiayu Mengundurkan Diri

TPST Pasuruhan dibangun karena TPA Pasuruhan sudah kelebihan kapasitas sejak 2017. Diharapkan TPST Pasuruhan dapat mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Magelang. Penataan TPA dan pembangunan TPST Pasuruhan dilaksanakan di atas lahan seluas 3 ha menggunakan teknologi yang menghasilkan Refused Derived Fuel (RDF) yang bisa digunakan sebagai pengganti bahan bakar batu bara pada pabrik semen.

Dengan pembangunan ini, diharapkan kawasan DPSP Borobudur dan wilayah Kabupaten Magelang dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia yang bersih, berkelanjutan, dan nyaman bagi pengunjung.(*)

Berita Terkait

“Seribu Teman Terlalu Sedikit”, Pesan Dimyati Natakusumah dalam Halal Bihalal DPP PIP Indonesia
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek Jalur Kereta Lewat Orang Kepercayaan
107 PPK Brebes Ikuti Pembekalan, Perkuat Integritas dan Cegah Risiko Hukum Pengadaan
Sekda Soma Atmaja: Beasiswa Tangerang Gemilang Tetap Terus Berlanjut ‎
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 23 April 2026: Jam Berlaku, 26 Lokasi, dan Daftar Kendaraan yang Dikecualikan
Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu
Penjarahan Aset KAI Pasca Pencanangan Perumahan Rakyat di Manggarai
Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:52 WIB

“Seribu Teman Terlalu Sedikit”, Pesan Dimyati Natakusumah dalam Halal Bihalal DPP PIP Indonesia

Kamis, 23 April 2026 - 18:49 WIB

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek Jalur Kereta Lewat Orang Kepercayaan

Kamis, 23 April 2026 - 18:49 WIB

107 PPK Brebes Ikuti Pembekalan, Perkuat Integritas dan Cegah Risiko Hukum Pengadaan

Kamis, 23 April 2026 - 16:09 WIB

Sekda Soma Atmaja: Beasiswa Tangerang Gemilang Tetap Terus Berlanjut ‎

Rabu, 22 April 2026 - 18:38 WIB

Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Berita Terbaru