Pemkab Banjarnegara Menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Untuk Surat Edaran Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Peraturan Daerah

Rabu, 30 Oktober 2024 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara, Dinamikanews.net – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama Pengda Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat (PPPKMI) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Surat Edaran Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banjarnegara Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Fox Haris Hotel & Convention Banjarnegara pada Selasa (29/10/2024).

Pada kesempatan tersebut juga diadakan Sosialisasi Surat Edaran Bupati Banjarnegara dan Pengenalan Satgas KTR Sebagai Upaya Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Banjarnegara.

Sekretaris Daerah Banjarnegara Indarto saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Surat Edaran Kawasan Tanpa Rokor (KTR) digelar sebagai perwujudan dari keinginan pemkab Banjarnegara untuk mewujudkan Kabupaten Sehat, Kabupaten Layak Anak serta mengurangi beban masyarakat dan pemerintah dalam pembiayaan kesehatan masyarakat untuk menangani penyakit akibat asap rokok.

Indarto mengatakan jika Pemkab Banjarnegara sebenarnya telah berupaya membuat regulasi berupa Perda No. 3 tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), namun hingga saat ini operasionalnya belum berjalan secara optimal.
Menurutnya perwujudan Kawasan tanpa rokok juga harus diimbangi dengan pengurangan atau pembatasan iklan rokok di semua lini media di Kabupaten Banjarnegara.

“Kami berharap masyarakat terutama anak usia sekolah dari anak SD hingga SLTA tidak terpapar informasi yang berkaitan dengan rokok secara massif, untuk itu perlu mewujudkan Perda tentang KTR ini dalam peraturan yang lebih operasional diantaranya Peraturan Bupati, Surat Edaran, rencana aksi satgas KTR, saat ini bukan lagi sosialisasi tapi dibutuhkan aksi konkret,” kata Indarto.

Baca Juga :  Kronologi Kebakaran Asrama Polri Di Serpong

Indarto menambahkan, ruang lingkup peraturan adalah perwujudan kawasan tanpa rokok minimal di 8 kawasan seperti fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, perkantoran pemerintah, kawasan bermain anak, tampat ibadah, Fasilitas olahraga, angkutan umum, tempat umum dan pembatasan iklan rokok 200 meter dari 8 kawasan tanpa rokok tersebut.
Kawasan tanpa rokok lanjut dia merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan menjual, memproduksi, mengiklankan di dalam maupun luar ruang, dan mempromosikan produk tembakau dan rokok elektronik.

Pemkab Banjarnegara tidak melarang masyarakat Banjarnegara merokok karena secara konsep, KTR tidak melarang merokok, namun membatasi cemaran asap rokok, dan memberikan perlindungan pada perokok pasif terutama ibu hamil, bayi, balita, mencegah perokok pemula terutama anak anak kita dan pada ujungnya mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi perokok aktif atau menghentikan sama sekali kebiasaan merokok.
“Ada hak bagi masyarakat bukan perokok untuk menghirup udara segar tanpa asap rokok. Sehat adalah milik kita bersama, tidak pandang usia, sehingga pada setiap tahapan siklus hidupnya sejak usia dini hingga lanjut usia harus cinta sehat,” lanjutnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran, Kapolri Lepas Flag Off One Way Nasional di Gerbang Tol Kalikangkung

Sementara Kepala dinas Kesehatan Banjarnegara dr. Latifah Hesti Purwaningtyas dalam laporannya mengatakan, Tujuan mensosialisasikan Surat Edaran Bupati tentang implementasi Kawasan Tanpa Rokok sesuai Peraturan Daerah Nomor 3 tallun 2019, dan PP Kesehatan Nomor 28 tahun 2024, Mengenalkan sistem monitoring evaluasi KTR sesuai format dashboard KTR Kementerian Kesehatan.
Mendalami peran satgas dengan membuat rencana aksi upaya penerapan KTR di Kabupaten Banjarnegara dan Merencanakan upaya monitoring dan evaluasi pelarangan kegiatan pengendalian tembakau di Kabupaten Banjarnegara.

“Dalam implementasi KTR di Banjarnegara baru dua tatanan yang sudah melaksanakan pelaporan melalui e- monev KTR dengan tingkat kepatuhan KTR peringkat 32 dad 514 Kabupaten yang sudah melaksanakan e monev KTR, dengan Capaian tatanan KTR yang sudah dimonev fasilitas layanan kesehatan dan tempat belajar mengajar,” kata Latifah.

Sementara Ketua Pengda Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Jateng yang diwakili Bagus Widjanarko berharap Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Surat Edaran Kawasan Tanpa Rokor (KTR) mendapat dukungan dari semua pihak.
Menurutnya hal tersebut tidaklah mudah karena harus melalui tahap demi tahap. Namun dengan dukungan semua pihak tentunya akan memberikan support atau semangat untuk penetapannya.
“Kami berharap kedepan Kabupaten Banjarnegara menjadi kota sehat atau kabupaten sehat bisa segera terwujud,” katanya.(Rz)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani
BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air
20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya
Kekeringan Brebes Makin Meluas, Petani Terancam Gagal Panen Akibat Kemarau Panjang
Aktivis Desa Cirarab Desak Pembayaran Ganti Rugi Trase Jalan Tol Serbaraja Dipercepat.
Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Rotasi Pejabat Tinggi Pratama Eselon II
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Krisis Air Bersih Brebes Makin Meluas, 49.518 Jiwa Sudah Dilayani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:16 WIB

BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Brebes, 19 Desa Minta Bantuan Air

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:19 WIB

20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

Berita Terbaru

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:38 WIB