Menteri PUPR Basuki Resmikan Kampus Geologi Luk Ulo dan Rusun Karang Sambung, Kebumen

Senin, 14 Oktober 2024 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, lensabumi.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Kampus Geologi Luk Ulo dan Rumah Susun (rusun) Yayasan Pendidikan Geologi Karang Sambung di Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024).

Menteri Basuki berharap dengan adanya kedua fasilitas yang telah dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai ini dapat membantu meningkatkan kaliber pendidikan geologi di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

“Mahasiswa sekarang harus bisa lebih baik hasilnya daripada kami generasi sebelumnya. Saya juga ingin mengusulkan membuat program bukan hanya untuk mahasiswa, tapi juga untuk SMP dan SMA agar mereka mengetahui ilmu geologi ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Cagar Alam Nasional Geologi, Kompleks Karang Sambung bisa diibaratkan sebagai miniatur geologi Indonesia karena mengandung berbagai kekayaan dan fenomena geologi unik yang jarang ditemukan di tempat lainnya, bahkan di dunia. Pembangunan Kampus Geologi Luk Ulo sebagai laboratorium alam geologi yang representatif bertujuan untuk mendukung proses belajar para mahasiswa geologi dan para peneliti ilmu kebumian.

Baca Juga :  Rotasi 23 Pejabat Eselon II Brebes Bergeser, Paramitha Ingatkan: "Bupati Bukan Superman, Kita Butuh Super Tim"

Kampus dengan luas lahan 3,7 Ha dan luas bangunan 7.038 m2 ini terbagi menjadi 4 zona. Zona A terdiri dari lobby, ruang eksibisi, perpustakaan, ruang virtual, dan auditorium. Zona B terdiri dari ruang pusat informasi, ruang pengelola, kantin/mess hall, laboratorium geologi, cafe, ruang serbaguna, dan masjid.

Kemudian Zona C terdiri dari asrama dosen, ruang rapat dosen, dan ruang cuci dan jemur. Zona D merupakan area untuk glamping. Pembangunannya dilakukan selama 10 bulan pada September 2023-Juli 2024 oleh PT. Nindya Karya dengan biaya Rp79,6 miliar.

Sedangkan Rusun Yayasan Pendidikan Geologi Karangsambung dibangun sebagai hunian mahasiswa program kuliah lapangan dari Prodi Geologi dari berbagai universitas serta masyarakat umum yang berminat khusus pada ilmu kebumian. Pembangunannya dilaksanakan pada tahun 2022-2023 dengan biaya Rp14,13 miliar.

Rusun ini terdiri dari 1 tower setinggi 3 lantai dengan 43 unit hunian tipe 24 (41 unit standar dan 2 unit difabel) berkapasitas total 168 orang. Setiap hunian juga telah dilengkapi dengan mebel yang terdiri dari 2 unit dipan susun, 2 unit lemari, dan 4 unit meja kursi. Khusus untuk unit hunian difabel terdiri dari 2 unit dipan tunggal, 2 unit lemari, dan 2 unit meja kursi 2 unit.

Baca Juga :  Bacawabup Brebes Asrofi Nobar Laga Dewantara vs Puslat Cilacap di Majasakti Cup II

Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Geologi Karang Sambung Nanang Abdul Manaf mengatakan kampus ini sudah digunakan sejak Februari 2024 oleh 604 mahasiswa geologi, termasuk dari Universitas Trengganu Malaysia.

“Kami berkomitmen akan memaksimalkan penggunaan kampus ini semaksimal mungkin. Selain kegiatan lapangan dan pendidikan geologi, kami juga ingin memanfaatkan sebagai training dan research center, tempat kegiatan workshop dan seminar, dan untuk sertifikasi yang dibutuhkan industri geologi,” katanya.

Turut hadir Rektor Intitut Teknologi Bandung (ITB) Reini Wirahadikusumah, Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Direktor Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, dan para Kaprodi Ilmu Geologi dari berbagai perguruan tinggi. (*)

Berita Terkait

Bersama PT ABC dan TP-PKK Kabupaten Brebes, Gelar Ajang Kreasi Memasak
Apel Bersama Forkopimda Brebes dan Elemen Terkait Guna Peningkatan Pelayanan Pada Masyarakat 
Guna Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Brebes Gandeng Rumah Sakit Swasta
Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global
30 Jenis Barang Bukti Berhasil Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Cukup dan Tetap (Inkracht)
Bupati Maesyal Pastikan Pembangunan Jalan Ceplak – Kronjo Sesuai Spesifikasi Pasca Groundbreaking 
Butuh Air Bersih? Polresta Tangerang Siap Terima Laporan Kekeringan dan Kebakaran Lahan
Wujudkan Pembinaan Yang Lebih Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan Ke Lapas Batam
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Bersama PT ABC dan TP-PKK Kabupaten Brebes, Gelar Ajang Kreasi Memasak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Apel Bersama Forkopimda Brebes dan Elemen Terkait Guna Peningkatan Pelayanan Pada Masyarakat 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:43 WIB

30 Jenis Barang Bukti Berhasil Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Cukup dan Tetap (Inkracht)

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Bupati Maesyal Pastikan Pembangunan Jalan Ceplak – Kronjo Sesuai Spesifikasi Pasca Groundbreaking 

Berita Terbaru