Investasi Berkelanjutan di Tanah Air Terus Bertumbuh, PLN Siap Layani Kebutuhan Energi Bersih

Senin, 14 Oktober 2024 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Kota Nusantara, lensabumi.com – PT PLN (Persero) siap mendukung Pemerintah dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen ini tercermin melalui salah satu layanan PLN yang mampu menghadirkan listrik berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) atau Green Energy As a Service (GEAS) guna memenuhi perkembangan kebutuhan industri di Tanah Air.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengatakan, investasi yang berorientasi pada berkelanjutan akan mampu mendongkrak perekonomian Indonesia. Hal ini searah dengan target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Yang kita inginkan adalah investasi yang berorientasi ekspor, yang dilakukan secara sustainable, berkelanjutan, dan berkesinambungan. Itu tema yang kita akan usung ke depannya. Kenapa? Karena demand -nya adalah seperti itu, bahwa kita semua harus melakukan ini secara sustainable,” ujar Rosan dalam diskusi Kompas100 CEO Forum 2024, di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (11/10).

Rosan memaparkan bahwa investasi berkelanjutan yang berbasis pada energi bersih tengah menjadi tuntutan utama investor global. Dia berharap segenap pemangku kepentingan di Tanah Air dapat menangkap peluang tersebut.

Tak hanya itu, Rosan menambahkan, ke depan Pemerintah juga akan mendorong pembangunan Industrial Park yang didukung oleh energi bersih.

Baca Juga :  Tidak Ada Dualisme Pengurus PWI Pusat, Hendry Ch Bangun (Ketua Umum PWI Pusat 2023-2028)

“Basisnya clean energy. Nah, oleh sebab itu, juga akan kita dorong untuk industrial park yang clean energy di Indonesia,” kata Rosan.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan PLN untuk mendukung visi Pemerintah dalam menciptakan ekosistem investasi yang berbasis energi bersih. Dalam hal ini, PLN telah memiliki layanan khusus untuk menjawab kebutuhan industri akan suplai listrik bersih yang andal dan terjangkau, dengan salah satu produk andalannya ialah Renewable Energy Certificate (REC)

“Melalui layanan ini, Kami siap mendukung arah investasi yang berkelanjutan yang tengah difokuskan Pemerintah. Langkah ini juga selaras dengan upaya kita untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060,” tutur Darmawan.

Darmawan memaparkan, pasokan listrik dari layanan GEAS bersumber dari pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT). Sampai saat ini, layanan GEAS telah dinikmati oleh berbagai perusahaan nasional mau pun global di Tanah Air.

“Sejalan dengan tingginya komitmen sektor industri untuk mendukung dekarbonisasi di Indonesia, PLN menyediakan listrik hijau lewat REC yang diakui secara internasional. Setiap sertifikat REC membuktikan bahwa listrik per megawatt hour (MWh) yang digunakan berasal dari pembangkit EBT atau nonfosil,” kata Darmawan.

Hingga September 2024, layanan listrik hijau REC PLN telah dinikmati ribuan pelanggan dengan total 9.776 transaksi yang penjualannya mencapai 4,01 juta Megawatt hours (MWh). Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibanding periode yang sama di tahun 2023 yang mencapai 2.554 transaksi dengan penjualan sebesar 2,33 juta MWh.

Baca Juga :  Berkah Bhayangkara ke-79: Polres Brebes Resmikan Sumur Bor, Salurkan Bansos dan Alat Pertanian di Desa Luwunggede

Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen kuat PLN dalam mendukung transisi energi hijau melalui peningkatan penggunaan sertifikat energi terbarukan di Indonesia.

Darmawan menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kapasitas energi bersih untuk memenuhi permintaan listrik hijau untuk industri yang semakin tinggi.

”Dalam hal ini kami juga telah berhasil menambah dua pembangkit sebagai sumber REC. Sehingga saat ini kami memiliki 8 pembangkit yang dapat menerbitkan REC dengan kapasitas produksi mencapai 4,7 juta unit REC atau 4,7 TWh per tahun dan jumlah tersebut akan terus bertambah,” jelas Darmawan.

Adapun dua pembangkit sumber REC yang berhasil ditambah PLN tahun ini ialah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Nusa Tenggara Timur dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem di Papua.

Dua pembangkit berbasis EBT di atas telah bergabung dengan 6 pembangkit lain yang selama ini telah menyuplai listrik hijau REC PLN yaitu PLTP Ulubelu, PLTA Cirata, PLTP Kamojang, PLTM Lambur, PLTA Bakaru, dan PLTP Lahendong.(*)

Berita Terkait

Sinergi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Diharapkan Mampu Perkuat Posisi Brebes Produsen Bawang Merah
Pemprov Jateng Resmi Turunkan Keringanan PKB 5%, Berlaku hingga Akhir 2026
Serba-Serbi Setahun Luthfi-Yasin Pimpin Jateng: Diuji Bencana, Didorong Investasi, Kemiskinan Turun
Genap Setahun Pimpin Jateng, Prestasi Ahmad Luthfi-Taj Yasin Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,37 Persen dan Kuatkan Kolaborasi 35 Daerah
Tahun Pertama Pemerintahan Paramitha – Wurja, Sejumlah Program Prioritas Membawa Perubahan Nyata Bagi Masyarakat
Dilihat dari Lonjakan Sektor Industri dan Pariwisata, Sepantasnya Jateng Jadi Motor Transformasi Ekonomi Nasional
Prestasi Petani Gemilang, Lakukan Panen Raya Serentak 35 Daerah di Jawa Tengah
Mencegah Kenaikan Harga Saat Ramadhan, Pemprov Jateng Subsidi Harga Bahan Pokok dan Gelar Ratusan Pangan Murah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 21:27 WIB

Sinergi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Diharapkan Mampu Perkuat Posisi Brebes Produsen Bawang Merah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:48 WIB

Pemprov Jateng Resmi Turunkan Keringanan PKB 5%, Berlaku hingga Akhir 2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:10 WIB

Serba-Serbi Setahun Luthfi-Yasin Pimpin Jateng: Diuji Bencana, Didorong Investasi, Kemiskinan Turun

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:51 WIB

Genap Setahun Pimpin Jateng, Prestasi Ahmad Luthfi-Taj Yasin Raih Pertumbuhan Ekonomi 5,37 Persen dan Kuatkan Kolaborasi 35 Daerah

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:13 WIB

Tahun Pertama Pemerintahan Paramitha – Wurja, Sejumlah Program Prioritas Membawa Perubahan Nyata Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Nasional

Kementerian PU Dukung Flyover Mangli Jember, Mulai 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 05:43 WIB