Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Sarankan Bapenda Belajar pada BPN Soal Pengolahan Data 

Kamis, 10 September 2026 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net – Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang minta Bapenda belajar pada BPN agar menuntaskan pendataan peta blok yang belum jelas untuk objek pajak di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD. Rabu, 09/09/2026

“Kami berharap Bapenda segera memperbaiki dan evaluasi total peta Rincik atau peta blok PBB yang baru terungkap belum jelas pendataannya” ucap Bimo Mahfud Rudianto usai RDP.

Ia kaget, Ternyata selama ini tidak semua peta blok itu ada di desa-desa dan baru akan di lakukan pengecekan oleh Bapenda. hal ini kemudian jadi keluhan masyarakat Desa Gembong Kecamatan Balaraja yang harus diperhatikan

Lanjut Bimo, Untuk apa? agar kita benar-benar bisa menjaga aset-aset milik masyarakat agar jangan sampai fasilitas yang dimana mereka bayar pajak PBB tahunan tapi kita sendiri sebagai pemerintah masih acak aduk pendataan peta blok sehingga tidak maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat

Baca Juga :  Aksi Peduli Sampah Kapolres Purbalingga Pimpin Bersihkan Lingkungan Taman Usman Janatin

Seharusnya sudah ter digitalisasi ketika masyarakat mengecek Nomor Objek Pajak (NOP) data nya sinkron karena selama ini di e-PBB itu, masukan objek pajak namun yang muncul hanya tagihan saja.

“Bapenda sebagai perangkat daerah atau instansi yang manarik pajak rakyat kok bisa masih belum punya data peta blok yang jelas,” ujar Bimo dengan tegas saat RDP

Menurutnya, jika carut marut persoalan data ini tidak jelas tentunya akan menjadi bumerang sehingga memicu konflik di masyarakat seperti persoalan sengketa lahan, ahli waris karena lokasi fisik lahan tidak sinkron dengan sistem yang ada.

Maka, Politikus partai Golkar itu mendorong Bapenda agar belajar dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) untuk membuat aplikasi yang bisa memberikan informasi lebih detail tentang sertifikat dan peta blok Seperti halnya aplikasi Sentuh Tanahaku milik BPN, kita bisa ngecek nama, masuk akun melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari situ bisa terbaca sertifikat kita dimana saja

Baca Juga :  Wamen Diana Bertemu Wamendikdasmen, Bicarakan Program Revitalisasi Sekolah/Madrasah Tahun 2025

“Bapenda disarankan belajar pada BPN Soal Aplikasi sehingga memiliki target pencarian yang spesifik dengan tata letak lokasi yang presisi” pungkas Bimo

Sementara itu Kepala Bidang PBB Bapenda Kabupaten Tangerang, Achmad Dadang mengatakan pihaknya masih harus melakukan pendataan ulang di lapangan untuk memastikan validitas data wilayah yang sudah memiliki peta rincik atau peta blok

“Kami akan segera lakukan pengecekan lagi, mana aja yang sudah ada peta blok,” ungkap Dadang pada anggota Dewan Komisi I DPRD.

Berita Terkait

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang
BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat
Beredar Kabar Kegiatan Pokir Dewan Kabupaten Tangerang Dihapus tidak Dilaksanakan di APBD Perubahan Tahun 2026
BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim
Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek
Pemkab Brebes Siapkan Anggaran Rp270 Miliar untuk Atasi Banjir Sungai Babakan, Lelang Ditargetkan 28 Oktober 2026
BRIN Ungkap 9 Jenis Mangrove Dari Aceh Berpotensi Sebagai Tanaman Obat
Sebanyak 394 Yatim Duafa Terima Santunan dan 80 Gerobak Usaha dari BAZNAS Kab Tangerang 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Vista Land Group Sukses Gelar Vistaporun 2026 di Kabupaten Tangerang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:10 WIB

BPBD Brebes Luncurkan Aplikasi Si Perkasa, Warga Bisa Laporkan Bencana Lebih Cepat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Beredar Kabar Kegiatan Pokir Dewan Kabupaten Tangerang Dihapus tidak Dilaksanakan di APBD Perubahan Tahun 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:08 WIB

BKSDA Selamatkan Induk Dan Anak Orangutan Yang Terjerat di Kotim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Perbaikan Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Senilai Rp6,3 Miliar Mulai Digarap, Warga Diminta Awasi Kualitas Proyek

Berita Terbaru