Perpusnas Naikkan Usulan Anggaran Jadi Rp357,77 M Perluas Akses Baca

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memperbaiki usulan tambahan anggaran Pagu Indikatif ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kementerian Keuangan, semula Rp204,04 M menjadi Rp357,77 M untuk penguatan layanan, transformasi digital, dan ekosistem literasi.

“Usulan penambahan anggaran ini memang kami akan tujukan yang terutama adalah untuk memperluas akses membaca bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah pinggiran kemudian kelompok-kelompok yang sangat rentan,” kata Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz, Rabu (17/6).

Dia menyebutkan perubahan usulan anggaran itu sesuai dengan hasil pembahasan bersama Komisi X DPR RI pada 11 Juni 2026. Total anggaran yang dibutuhkan Perpusnas Rp725,50 M.

Kelompok-kelompok yang ditargetkan, katanya, yakni kelompok yang tidak bisa secara langsung memiliki akses kepada bahan bacaan karena mereka bukan ada di sekolah, bukan ada di pesantren, bukan berada di taman-taman baca masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan silaturahmi,Lembaga Satu Bumi Satu Negeri (LSBSN) Gelar acara Halal Bihalal

“Yang pertama memang benar bahwa selama dua tahun terakhir ini akibat dari pengurangan anggaran kami tidak bisa secara optimal menyelenggarakan tugas-tugas yang sudah diamanatkan melalui undang-undang, terutama untuk preservasi naskah dan memperluas akses untuk masyarakat bisa membaca buku-buku yang mestinya mereka miliki di daerah masing-masing,” katanya.

Dia mencontohkan di lingkungan terdekat, seperti di desa, kelurahan, dan taman-taman baca masyarakat.

Dalam kesempatan itu, dia juga menanggapi saran Komisi X DPR terkait dengan penguatan kemitraan antara Perpusnas dengan perpustakaan di daerah.

Baca Juga :  Dorong Pendidikan Setara, Pemkab Brebes Luncurkan Program Arjuna untuk ABK

“Bukan hanya masalah penyediaan buku, penyediaan akses, tapi juga pembinaan kepada para penyelenggara perpustakaan di daerah. Dan ini yang kami arahkan melalui penambahan anggaran ini,” kata Aminudin.

Dia menjelaskan untuk 2026, program di Pusat Pembinaan Pustakawan masih nol rupiah atau tidak ada anggaran sehingga tidak dapat melakukan pembinaan kepada para penyelenggara perpustakaan di daerah.

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan revitalisasi perpustakaan di sekolah kewenangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Sedangkan urusan pembinaannya, pembinaan perpustakaan itu memang masih tetap menjadi tanggung jawab kami beserta dengan perpustakaan-perpustakaan di daerah,” katanya.

Berita Terkait

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali
Bupati Paramitha Kecam Keras Pungutan Sekolah di Brebes: Pendidikan Harus Gratis, Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
Kemenkes Catat 401.586 Kasus Kumulatif Ispa Akibat Karhutla
Kemenag RI Tinjau Masjid Al-Falaah Ciputat usai Insiden Perusakan Pengeras Suara
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Jumat, 6 November 2026 - 07:06 WIB

Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 17:56 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru