Dorong Pendidikan Setara, Pemkab Brebes Luncurkan Program Arjuna untuk ABK

Kamis, 30 April 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi meluncurkan Program Akselerasi, Responsif, Jaminan Layanan, Universal, dan Nondiskriminatif (Arjuna). Program ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pendidikan inklusif yang berpihak pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Peluncuran program ditandai dengan penandatanganan Rencana Aksi Perubahan Kinerja Organisasi oleh Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma, di SD Negeri Klampok 01, Kecamatan Wanasari, Kamis (30/4/2026).

Paramitha menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) yang menghadirkan program Arjuna sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada seluruh anak tanpa terkecuali.

Bupati menegaskan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Ia berharap, melalui program Arjuna yang mengedepankan prinsip akselerasi, responsif, jaminan layanan, universal, dan nondiskriminatif, layanan pendidikan inklusi di Brebes semakin kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Tidak boleh ada lagi anak yang merasa tertinggal atau terpinggirkan. Semua harus kita rangkul, kita dampingi, dan kita beri kesempatan yang sama untuk berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program ini. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya terletak pada konsep, tetapi pada komitmen bersama dalam menjalankannya.

Baca Juga :  Wartawan dan Aktivis Brebes Gaungkan “Sorsem Adem Ayem”, Dorong Media Jadi Penjaga Kondusivitas Daerah

Ia juga menyampaikan harapannya agar program Arjuna menjadi terobosan baru, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus dapat mengakses pendidikan di sekolah reguler dengan lebih mudah dan setara seperti anak-anak lainnya.

Sementara itu, Kepala Dindikpora Kabupaten Brebes Sutaryono menjelaskan bahwa program Arjuna merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan pendidikan bagi ABK. Program ini sekaligus menjadi strategi untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan memperkuat pendidikan inklusif yang menjunjung tinggi kesetaraan.

Menurutnya, saat ini masih terdapat kesenjangan akses pendidikan bagi ABK. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, di mana Sekolah Luar Biasa (SLB) di Brebes baru tersedia di wilayah Brebes dan Bumiayu. Karena itu, Arjuna hadir sebagai solusi agar layanan pendidikan dapat menjangkau seluruh kecamatan, termasuk melalui integrasi dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Ini langkah strategis pemerintah untuk memastikan hak pendidikan bagi anak terpenuhi, sekaligus meminimalisir kesenjangan layanan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dindikpora Kabupaten Brebes Aditya Perdana menambahkan, berdasarkan data, terdapat 513 anak berkebutuhan khusus di Brebes, namun 330 di antaranya belum terlayani secara optimal. Melalui program Arjuna, pihaknya menargetkan peningkatan layanan pendidikan inklusif secara bertahap.

Ia menjelaskan, program ini akan dimulai melalui pilot project di enam sekolah, kemudian dikembangkan menjadi 20 sekolah, hingga pada tahun 2027 ditargetkan seluruh sekolah di Kabupaten Brebes menjadi sekolah inklusif, termasuk lembaga pendidikan nonformal seperti PKBM.

Baca Juga :  Kapolres Brebes Kunjungi 3 Polsek Jalur Pantura, Ini Arahanya

Aditya juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, khususnya guru pendamping khusus. Satu guru pendamping, kata dia, idealnya menangani maksimal lima anak ABK, sehingga kapasitas sekolah dalam menerima siswa juga menyesuaikan ketersediaan tenaga pendamping.

Di tengah semangat peluncuran program, suara harapan datang dari salah satu siswa ABK, Putri Maulida. Ia berharap ke depan anak-anak berkebutuhan khusus semakin mendapatkan perlakuan yang adil dan kesempatan untuk berkembang.

“Semoga ke depannya makin baik, programnya sukses, dan anak-anak ABK bisa diperlakukan lebih adil,” ujarnya.

Putri yang kini duduk di kelas 6 itu sempat bersekolah di SDN Klampok 01 sejak kelas 1 hingga kelas 5, sebelum akhirnya pindah ke SDN Klampok 05 karena kendala jarak. Meski demikian, semangatnya untuk meraih cita-cita tidak surut. Ia bercita-cita menjadi pramugari.

Peluncuran Program Arjuna ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adil, dan tanpa diskriminasi di Kabupaten Brebes, sehingga setiap anak, termasuk ABK, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Rusmono

Berita Terkait

Wujudkan Pembinaan Yang Lebih Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan Ke Lapas Batam
Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tangerang: Perkuat Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik
Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat
Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker, Harapankan Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers
Jateng Usulkan Pemekaran Kabupaten Brebes, Layanan Publik Jadi Alasan Utama
kuasa hukum PT EDS Manufacturing Indonesia menyampaikan keprihatinan atas rangkaian aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan UPAMAS
PKK Kabupaten Tangerang Gelar Binwil di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.
Wabub Intan Apresiasi Pengembangan Inovasi Olahan Menu Berbahan Baku Ikan Punya Nilai Tambah

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Wujudkan Pembinaan Yang Lebih Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan Ke Lapas Batam

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:46 WIB

Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tangerang: Perkuat Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:37 WIB

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker, Harapankan Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:50 WIB

kuasa hukum PT EDS Manufacturing Indonesia menyampaikan keprihatinan atas rangkaian aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan UPAMAS

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:37 WIB