Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Rabu, 22 April 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamikanews.net – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merespons kritik Majelis Ulama Indonesia soal pemusnahan ikan sapu-sapu di perairan ibu kota. Ia langsung memerintahkan tenaga ahli untuk memperbaiki prosedur penanganan ikan tersebut.

“Berkaitan dengan ada saran dan kritik dari MUI, nanti saya minta untuk yang ahli menyesuaikan tata caranya,” ujarnya di Kebayoran Baru, Minggu, 19 April 2026.

Namun, Pramono tidak akan menghentikan pengendalian ikan sapu-sapu. Ia menilai jumlah ikan itu sudah terlalu banyak. Populasinya terus merayap dan mulai mengganggu keseimbangan ekosistem air di Jakarta.

Baca Juga :  Haidar Alwi Beri 2 Masukan Terkait Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran

Pramono lalu membeberkan hasil operasi pembersihan. Petugas menyisir sungai dan saluran air dalam sehari. Mereka mengangkat berton-ton ikan sapu-sapu dari dasar perairan, seperti menarik karpet kusut yang lama tersembunyi.

“Di Jakarta Selatan itu lebih dari 3,5 ton, dan total hampir 6,5 ton ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap,” jelas Pramono Anung.

Baca Juga :  Selamat Jalan Bunda Eius Srikandi DPP GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional): Jasamu Takkan Pernah Kami Lupakan Dan Perjuanganmu Akan Terus Kami Lanjutkan Demi Masa Depan Anak Bangsa

Selain itu, Gubenurb DKI Jakarta menilai operasi tersebut tidak boleh berhenti di tengah jalan. Ia ingin Pemprov DKI menjalankan program itu secara rutin. Menurutnya, pemerintah harus bergerak terus, bukan hanya datang saat sorotan kamera menyala.

“Harus dilakukan konsisten. Pemprov DKI Jakarta juga berencana membentuk satuan tugas khusus dari unsur PPSU demi menjaga keberlangsungan ekosistem air di ibu kota,” tegas Pramono Anung.

Berita Terkait

Penjarahan Aset KAI Pasca Pencanangan Perumahan Rakyat di Manggarai
Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji
Kunjungan Kerja Waketum GANN Ke Wilayah Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang
Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia
Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Penegakan Hukum
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Tanpa Label Non-Halal, Penjual Masakan Babi Di Area Perumahan Medang Lestari Diduga Tidak Berizin.
Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:38 WIB

Kritik MUI Picu Pramono Ubah Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Rabu, 22 April 2026 - 18:34 WIB

Penjarahan Aset KAI Pasca Pencanangan Perumahan Rakyat di Manggarai

Rabu, 22 April 2026 - 15:51 WIB

Sekretaris DPD GMPK Siap Laporkan Dugaan Jual Beli Tanah Sitaan Kejagung di Pakuhaji

Rabu, 22 April 2026 - 06:55 WIB

Kunjungan Kerja Waketum GANN Ke Wilayah Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang

Selasa, 21 April 2026 - 18:16 WIB

Sebanyak 6.000 armada bus disiapkan untuk angkut jamaah Indonesia

Berita Terbaru