Puskesmas Jatirokeh Brebes Tingkatkan Inovasi, Tenaga Kesehatan Diharapkan Memiliki Pemahaman Standar Pelayanan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net–Prinsip komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekitar 96.000 jiwa di Kecamatan Songgom, Puskesmas Jatirokeh terus menggali ide dan mengembangkan berbagai inovasi. Serangkaian upaya ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan publik hingga ke tingkat desa, dengan tahapan yang jelas untuk memastikan efektivitasnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala UOBF Puskesmas Jatirokeh, Cipto Sudrajat S.Kep.,Ners.,MKM, kepada awak media Dinamikanews.net pada Senin (09/03/2026).

Menurut Cipto, rencana inovasi dibagi menjadi dua tahap utama. Dalam enam bulan pertama kepemimpinannya, fokus diberikan pada perbaikan layanan di dalam gedung. Setelahnya, akan diperluas ke program layanan luar gedung yang mengarah pada penanganan dan pencegahan penyakit menular.

“Kita memang mengutamakan untuk enam bulan pertama fokus pada inovasi layanan di dalam gedung terlebih dahulu. Setelah itu, kita akan kembangkan beberapa inovasi luar gedung, terutama untuk penanganan penyakit menular seperti TB, paru, kusta, serta pencegahan penyakit seperti demam berdarah dan chikungunya yang menjadi perhatian khusus mengingat wilayah kami termasuk daerah dataran rendah,” jelasnya.

Beberapa inovasi yang telah diimplementasikan menunjukkan hasil positif, antara lain perbaikan layanan rawat inap dengan kapasitas tempat tidur mencapai hampir 90% terisi setiap hari. Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan apotek juga mendapatkan perhatian khusus, salah satunya dengan penambahan tenaga satpam dan customer service yang bertugas mengarahkan pasien secara tepat, sehingga mengurangi kebingungan dan mempercepat proses pelayanan.

Baca Juga :  Kementerian PU Percepat SPAM Mamminasata untuk Air Bersih

Terobosan penting lainnya yang mulai diterapkan sejak Januari adalah implementasi sistem Puskesmas murni tanpa kertas (paperless), yang kini telah berjalan penuh. “Alhamdulillah, hingga saat ini sistem paperless beroperasi dengan baik. Ini menjadi salah satu fokus utama kami di awal enam bulan pertama, dan mudah-mudahan bisa terus berlanjut serta meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.

Untuk memastikan konsistensi, seluruh karyawan yang terlibat dalam pelayanan mendapatkan pembinaan secara berkala. “Setiap awal dan akhir bulan, kami mengumpulkan seluruh tim untuk memberikan arahan dan ilmu pengetahuan terkait cara melayani masyarakat dengan jauh lebih baik, sehingga setiap tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang sama tentang standar pelayanan,” jelas Cipto.

Namun demikian, Puskesmas Jatirokeh menghadapi kendala utama terkait sarana transportasi darurat. Seluruh armada ambulans yang dimiliki sudah berusia di atas 10 tahun, bahkan salah satu unit sudah sekitar 14 tahun.

“Kendala yang paling dirasakan adalah kebutuhan akan ambulans yang layak pakai. Saat ini, armada yang kami miliki sudah kurang standar dan tidak dapat diandalkan secara maksimal. Hal ini menjadi tantangan karena banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit sesuai dengan kebutuhan medis, dengan tarif fasilitas kesehatan tingkat pertama sebesar Rp50.000,” paparnya.

Baca Juga :  Kementerian PU Siapkan Air Bersih & Sanitasi untuk Korban Bencana Sumbar

Pihaknya berharap bantuan dapat segera direspon Pemkab Brebes dan Dinas terkait untuk memperbarui armada ambulans, sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih optimal dan menjamin keselamatan pasien selama proses rujukan.

Tanggapan positif juga datang dari masyarakat. Janatun (23), ibu muda yang baru saja menjalani persalinan, mengaku puas dan terkesan dengan keramahan petugas. “Dari awal daftar sampai masuk ruang perawatan, semua petugasnya sangat membantu. Mereka memperlakukan kami seperti keluarga sendiri, sehingga saya merasa tenang saat melahirkan,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Senada dengan itu, Rusmanto (45) warga Songgom, orang tua pasien anak yang sedang rawat inap, menyampaikan apresiasinya. “Yang membuat saya salut adalah kedisiplinan dan tanggung jawab petugasnya. Pemeriksaan dilakukan secara berkala dan penjelasan dokter sangat jelas. Bahkan dari awal masuk tanpa ditanya administrasi, langsung ditangani,” ungkapnya. (D. Miranoor)

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat
Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker, Harapankan Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers
Jateng Usulkan Pemekaran Kabupaten Brebes, Layanan Publik Jadi Alasan Utama
PKK Kabupaten Tangerang Gelar Binwil di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.
Wabub Intan Apresiasi Pengembangan Inovasi Olahan Menu Berbahan Baku Ikan Punya Nilai Tambah
Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel
Kantor MUI Kabupaten Tangerang Dipenuhi Karangan Bunga Ucapan Milad ke-51
Baznas Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar Untuk Pendidikan Anak Palestina

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:37 WIB

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker, Harapankan Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

PKK Kabupaten Tangerang Gelar Binwil di Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa.

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:59 WIB

Wabub Intan Apresiasi Pengembangan Inovasi Olahan Menu Berbahan Baku Ikan Punya Nilai Tambah

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:46 WIB

Langkah Operasi Senyap KPK di Pemalang: Bupati Diamankan, Kantor Dinas dan Kediaman Disegel

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Tangerang Rotasi dan Mutasi Pejabat

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:37 WIB