Barongsai Seni Budaya Tiongkok Warisan Leluhur, Mengakar Ribuan Tahun, Meriahkan Tahun Baru China 2577

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Brebes mengadakan pagelaran seni khas budaya mereka. Kesenian ini merupakan warisan budaya turun temurun yang dilestarikan selama ribuan tahun, penampilan dengan atraksi barongsai berhasil memukau ribuan pengunjung di Rest Area KM 260B Banjaratma pada Selasa, 17 Februari 2026.Acara ini sekaligus menandai perayaan Imlek 2577 yang berlokasi di Rest Area KM 260B Banjaratma, Kabupaten Brebes. Suasana mendadak bergemuruh, bukan oleh laju kendaraan, melainkan oleh riuh tepuk tangan penonton dan dentuman simbal mengiringi tarian Barongsai – Barongsai yang lincah.

Sejak pukul 13.30 WIB, ribuan penonton dari berbagai latar belakang, baik pemudik maupun warga lokal, memadati area untuk menyaksikan puncak perayaan Imlek 2026 yang begitu meriah. Perhelatan akbar ini diprakarsai oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia bekerja sama dengan Rest Area Heritage KM 260B.

Ini bukan kali pertama Banjaratma menjadi saksi. Selama dua tahun berturut-turut, lokasi strategis ini selalu sukses menarik perhatian publik, menjadikannya penanda kebudayaan Tionghoa yang terbuka di Brebes.

Baca Juga :  Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2024

Dhani Bagus Purnama, Ketua PSMTI sekaligus pemilik Toko Telur Asin Yes, tampak bersemangat mengawasi jalannya acara. Ia menuturkan bahwa pertunjukan atraksi barongsai Brebes ini adalah upaya nyata melestarikan budaya sambil memupuk toleransi.

“Ya, acara pada hari ini kita lakukan dalam perayaan Imlek di tahun 2026 bersama rekan-rekan Barongsai di kilometer 260 Banjaratma di Kota Brebes untuk memeriahkan acara Imlek di tahun ini, di tahun kuda api,” ujar Dhani.

“Supaya para pengunjung juga warga menikmati semua. Jadi kita berbaur, berbagi rasa, dan juga saling toleransi ada dalam kebudayaan kita yang beraneka ragam,” tambahnya.

Acara ini menjadi penutup perayaan Imlek yang sarat makna dan menjadi simbol kuat yang mengakar secara turun temurun selama ribuan tahun dari nenek moyang mereka. Dhani berharap, semangat yang dibawa naga dan barongsai dapat membawa kemajuan.

Baca Juga :  BB TNBTS Evaluasi Keamanan Transportasi Usai Kecelakaan Di Jalur Bromo

“Semoga di tahun Imlek 2026 ini kita semakin maju, semakin dinamis, dan semakin jaya. Brebes Beres,” katanya

Penari barongsai yang didatangkan khusus dari Ciledug tampil memukau, meliuk lincah di atas tiang-tiang tinggi.

Persiapan mereka tidak main-main. Untuk pertunjukan naga yang lebih kolosal, tim melibatkan setidaknya sembilan orang demi menghasilkan gerakan yang sinkron dan penuh filosofi.

Yohanes, Ketua Tim Barongsai, menjelaskan bahwa pertunjukan ini sudah menjadi tradisi yang tak terpisahkan dari momen Imlek.

“Seperti yang sudah lalu-lalu, setiap perayaan Imlek itu dimeriahkan oleh kebudayaan Barongsai gitu. Adapun ini sudah menjadi satu kebudayaan yang sudah berlanjut. Sudah biasa lah, sudah jamak,” tuturnya.

Kemeriahan dan ketertiban menjadi catatan penting dalam event kali ini.

Didukung penuh oleh sponsor besar seperti Danantara Indonesia, PP Sinergi Banjaratma, Waskita, dan tentu saja Toko Telur Asin Yes.

(D. Miranoor).

 

Berita Terkait

ASAL USUL KOTA TEGAL: DARI PELABUHAN KECIL MENJADI KOTA PERDAGANGAN
Bupati Paramitha Meninjau Kondisi Jalan Rusak di sekitar Kecamatan Kersana, Bukti Pemerintah Cepat Tanggap
FESTIVAL BAWANG MERAH BREBES: PESTA RAKYAT PROMOSI KOMODITAS UNGGULAN DAERAH
Sejarah Jakarta: Dari Pelabuhan Sunda Kelapa Hingga Menjadi Ibu Kota Negara
Manfaat Waduk Malahayu: Penopang Kehidupan dan Warisan Sejarah Brebes
Sejarah Makam Syekh Junaedi Al-Baghdadi, Jejak Penyebaran Islam di Pesisir Brebes
Sejarah Mbah Rubi Klampok Brebes, Tokoh Leluhur Yang Sangat dihormati
Brebes Culture Festival 2026, Pesta Budaya Raksasa Warnai Malam Kota Brebes

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:17 WIB

ASAL USUL KOTA TEGAL: DARI PELABUHAN KECIL MENJADI KOTA PERDAGANGAN

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Bupati Paramitha Meninjau Kondisi Jalan Rusak di sekitar Kecamatan Kersana, Bukti Pemerintah Cepat Tanggap

Kamis, 10 September 2026 - 08:03 WIB

FESTIVAL BAWANG MERAH BREBES: PESTA RAKYAT PROMOSI KOMODITAS UNGGULAN DAERAH

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

Sejarah Jakarta: Dari Pelabuhan Sunda Kelapa Hingga Menjadi Ibu Kota Negara

Senin, 7 September 2026 - 06:23 WIB

Manfaat Waduk Malahayu: Penopang Kehidupan dan Warisan Sejarah Brebes

Berita Terbaru