Menekan Lonjakan Harga Pangan Saat Menjelang Ramadhan, Pemkab Brebes Membuka Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Sudah jadi tradisi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, saat kebutuhan dapur meningkat dan kekhawatiran harga melonjak, Pemerintah Kabupaten Brebes bergerak cepat melalui kegiatan Pasar Murah. Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Brebes Wurja SE, di halaman Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes, Jumat (13/2/2026).

Wurja menegaskan bahwa pasar murah merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama kelompok rentan yang paling terdampak ketika harga kebutuhan pokok naik.

“Kegiatan ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Brebes dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan dan harga bahan pokok,” ujarnya.

Wurja menyampaikan, pemerintah tidak ingin masyarakat menghadapi Ramadan dengan rasa cemas terhadap lonjakan harga. Karena itu, intervensi melalui pasar murah menjadi salah satu instrumen penting menjaga daya beli rakyat.

Tak hanya menyediakan bahan pangan dengan harga lebih rendah dari pasaran, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program Gerimis Telur (Gerakan Minum Susu dan Makan Telur) yang diinisiasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes. Program tersebut mendorong peningkatan konsumsi telur dan susu sebagai sumber protein hewani yang mudah diakses, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi.

Baca Juga :  Puskesmas Jatirokeh Brebes Tingkatkan Inovasi, Tenaga Kesehatan Diharapkan Memiliki Pemahaman Standar Pelayanan

Menurut Wurja, Gerimis Telur menjadi strategi penting dalam memperbaiki gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan keluarga rentan. Program ini juga bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Brebes.

“Kita berharap anak-anak Brebes tumbuh sehat, cerdas, dan kuat sebagai generasi penerus pembangunan daerah,” katanya.

Wurja juga menekankan, pasar murah berfungsi sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar memilih produk pangan asal hewan yang memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal), sekaligus meningkatkan konsumsi protein hewani.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes drh Ismu Subroto menjelaskan, menjelang Ramadan kebutuhan bahan pangan pokok cenderung meningkat dan sering diikuti kenaikan harga serta potensi gangguan pasokan.

“Kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Ismu, pihaknya memandang perlu langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan asal hewan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Baca Juga :  Menkes: Ada Tiga Strategi Untuk Sukseskan Program Imunisasi Nasional

Dalam kegiatan ini disediakan sebanyak 1.355 paket sembako. Selain itu, tersedia pula paket Lampah berisi satu ekor ayam dan satu kilogram telur ayam, daging sapi, beras SPHP, beras premium, beras Gapoktan, minyak goreng, gula pasir, serta berbagai komoditas lainnya.

Pemerintah Kabupaten Brebes juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkolaborasi, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Perum BULOG Cabang Tegal, PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Sahabat Pangan Sejahtera, Gapoktan, serta para pelaku UMKM. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Di antara warga yang mengantre, Sukarti (61), warga Desa Krasak, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia mengatakan, menjelang Ramadan harga kebutuhan pokok hampir selalu mengalami kenaikan.

“Ini sangat membantu warga seperti saya,” ujarnya singkat.

Sukarti berharap, kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar masyarakat kecil semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Kepala OPD Kabupaten Brebes, perwakilan Bank Indonesia Tegal, Kepala Perum Bulog Tegal, Camat Brebes, Lurah Brebes, Lurah Gandasuli, serta warga sekitar.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks
Hari Pelanggan Nasional 2026, JTT Perkuat Komitmen Peningkatan Layanan
Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau
Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok
Apresiasi Raperda Inisiatif & Saran DPRD, Sachrudin-Maryono: Sinergi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Tangerang Sambangi Keluarga Korban Pohon Tumbang Di Teluknaga

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:28 WIB

Musim Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Berbagai Wilayah, Ribuan Warga Terdampak

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan

Jumat, 4 September 2026 - 18:29 WIB

Dukung Petani Kopi Lokal, Mendes Yandri Apresiasi Starbucks

Jumat, 4 September 2026 - 18:22 WIB

Kementerian PU Terus Pantau Debit Sungai Mahakam yang Surut Akibat Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 19:19 WIB

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok

Berita Terbaru