Banjir Rendam Akses Ponpes, Polsek Tigaraksa Evakuasi 80 Santri Al-Fattah

Senin, 26 Januari 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, Dinamikanews.net – Polsek Tigaraksa bersama unsur Forkopimcam dan BPBD Kabupaten Tangerang mengevakuasi puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fattah yang terdampak banjir di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (24/1/2026).

Evakuasi dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB setelah banjir merendam akses keluar-masuk pondok pesantren, sehingga aktivitas para santri terganggu dan berpotensi membahayakan keselamatan. Sebanyak 80 santri dievakuasi menggunakan dua unit perahu kano menuju lokasi yang lebih aman.

Kegiatan evakuasi dipimpin langsung Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana bersama Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied, dengan dukungan personel BPBD Kabupaten Tangerang, PMI, FAJI, dan Karang Taruna. Meski genangan air di sekitar lokasi cukup tinggi, proses evakuasi berlangsung lancar dan aman.

Baca Juga :  TTKKBI DPW II, Gelar Halal Bihalal dan Milad Ke-1 Tahun ‎

“Evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat aparat bersama pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Made.

Made menambahkan, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Oleh karena itulah evaluasi dilakukan kepada para santri ke tempat yang lebih aman. Hal itu sesuai dengan arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon Pajak HUT Kota Tangerang

Made menegaskan, Polsek Tigaraksa terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di wilayah tersebut.

“Kami akan terus memantau situasi dan melakukan langkah-langkah antisipasi. Koordinasi lintas sektor tetap dilakukan agar keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Made mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada dan segera melapor kepada aparat apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Berita Terkait

Kabid SD Disdik Kabupaten Tangerang Dilli Windu Rezeki Sugandhi Tanggapi Santai Ruang Kelas SD Hampir Ambruk.
Rupiah Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik
Menteri PPPA Minta Warga Lapor Jika Mengetahui Anak Terpapar Judol
Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna
Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih
Sekda Soma: Tanggung Jawab Menjaga Kualitas Hidup Para Lansia Merupakan Tugas Kolektif
Project Humanity UMN Hadirkan Edukasi Mitigasi Bencana di Banten Selatan
KEGIATAN BAKTI SOSIAL POLRESTA TANGERANG, KODIM 0510/TIGARAKSA, DAN OJOL FORBETA TANGERANG DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:33 WIB

Kabid SD Disdik Kabupaten Tangerang Dilli Windu Rezeki Sugandhi Tanggapi Santai Ruang Kelas SD Hampir Ambruk.

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:30 WIB

Rupiah Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:41 WIB

Menteri PPPA Minta Warga Lapor Jika Mengetahui Anak Terpapar Judol

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:24 WIB

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:34 WIB

Sekda Soma: Tanggung Jawab Menjaga Kualitas Hidup Para Lansia Merupakan Tugas Kolektif

Berita Terbaru

Berita

Rupiah Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:30 WIB

Berita

Taman Nasional Kutai Jadi Wadah Pelestarian 324 Fauna

Kamis, 11 Jun 2026 - 19:24 WIB