Indra Kusuma Didukung Seluruh PAC, Tapi Disabotase, Cahrudin Langsung Ditunjuk Pimpin PDIP Brebes 

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Penetapan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes periode 2025–2030 memicu kontroversi besar. Indra Kusuma yang digadang kuat dengan dukungan seluruh PAC justru disabotase dalam proses penjaringan. Namanya tersingkir dari rekomendasi akhir, sementara Cahrudin yang tidak pernah diusulkan PAC maupun DPC tiba-tiba ditetapkan oleh DPP.

Keputusan itu membuat banyak kader di Brebes meradang. Mereka menilai proses penjaringan hanya formalitas belaka, sementara keputusan politik sudah dikunci dari atas.

“Penetapan Cahrudin seperti sulapan. Nama itu tidak ada dalam usulan resmi PAC maupun DPC. Penetapan di luar proses jelas membuat kader kecewa,” kata Kismanto, kader PDIP Brebes.

Kekecewaan semakin kuat karena dukungan dari 17 PAC untuk Indra dianggap tidak dihargai.

Baca Juga :  Inovasi Tiada Henti, BRI BO Cilegon Gelar Grebeg QRIS di Angkringan Faturohman

“Suara PAC diabaikan, proses penjaringan hanya sandiwara. Kalau aspirasi kader tidak dihargai, bagaimana publik bisa percaya pada komitmen PDIP terhadap rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan sabotase terhadap Indra bisa membuat konsolidasi partai sulit dilakukan. “Kader di bawah bisa apatis, bahkan berbalik arah. Jangan kaget kalau suara PDIP di Brebes merosot tajam,” katanya.

Penunjukan Cahrudin juga menimbulkan tanda tanya karena rekam jejaknya dianggap problematis. Pada Pilkada Brebes 2024, ia disebut berada di barisan pejuang kotak kosong, bukan mendukung calon bupati yang direkomendasikan PDIP.

“Bagaimana mungkin seorang yang pernah melawan rekomendasi partai kini ditunjuk memimpin DPC. Ini mencederai demokrasi internal dan menimbulkan pertanyaan serius soal loyalitas,” kata Kismanto.

Meski Cahrudin dikenal sebagai politisi senior dengan pengalaman panjang di DPRD Brebes, legitimasi kepemimpinannya kini dipertanyakan.

Baca Juga :  Senator Stefanus B.A.N Liow Dapat Aspirasi Masyarakat Daerah

“Hal ini tidak bisa menutup fakta bahwa internal runtuh, dan ke depan dampaknya bisa langsung terasa pada perolehan suara PDIP di Brebes,” ujarnya.

Kismanto juga mempertanyakan dokumen 13.31/KPTS/DPP/XII/2025 yang menjadi dasar penetapan Cahrudin.

“Tokoh pembangkang yang dulu melawan rekomendasi partai, sekarang justru direkom DPP jadi ketua DPC. Wah… wibawa partai dikemanakan,” ucapnya.

Kontroversi ini diprediksi terus bergulir. Indra Kusuma akhirnya angkat bicara dengan sikap legowo, meski namanya disabotase dari rekomendasi akhir.

“Legowo aja, ke depan tugas partai semakin berat dengan keadaan politik nasional yang semakin kompetitif dan sangat berpengaruh sampai di daerah,” ungkapnya. (D. Miranoor)

Berita Terkait

Kolaborasi Brebes Dan Tegal Raya, Sepakati Kerja Sama Pengolahan Limbah Jadi Energi Listrik
Banjir Rendam Akses Ponpes, Polsek Tigaraksa Evakuasi 80 Santri Al-Fattah
Sanggar Putro Satriyo Pambuko Jagad Salurkan Bantuan Korban Banjir di Pasar Kemis Tangerang
Pemilu 2029 Jadikan Jawa Tengah Tetap Menjadi Kandang Banteng, Semangat Dan Kesetiaan Tetap Kita Jaga!
Diduga Salah Satu Tempat Hiburan Malam Di Batam Sebagai Sarang Perjudian, Masyarakat Berharap Adanya Penindakan
LSBSN Tuntut Pemkab Tangerang Segera Review Perijinan & RTRW
Bupati Brebes Menang Di PTUN Semarang, Atas Gugatan Keputusan Bupati Brebes Nomor 500/ 722 Tahun 2025
Pemkab Brebes Gerak Cepat, Dinperwaskim Cek Lokasi Rumah Nurokhim Dan Musriah

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:11 WIB

Kolaborasi Brebes Dan Tegal Raya, Sepakati Kerja Sama Pengolahan Limbah Jadi Energi Listrik

Senin, 26 Januari 2026 - 17:39 WIB

Sanggar Putro Satriyo Pambuko Jagad Salurkan Bantuan Korban Banjir di Pasar Kemis Tangerang

Senin, 26 Januari 2026 - 14:13 WIB

Pemilu 2029 Jadikan Jawa Tengah Tetap Menjadi Kandang Banteng, Semangat Dan Kesetiaan Tetap Kita Jaga!

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:59 WIB

Diduga Salah Satu Tempat Hiburan Malam Di Batam Sebagai Sarang Perjudian, Masyarakat Berharap Adanya Penindakan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:28 WIB

LSBSN Tuntut Pemkab Tangerang Segera Review Perijinan & RTRW

Berita Terbaru

Bisnis

Catatan Indonesia dari WEF Davos 2026

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:04 WIB