MIRISS..!! Proyek Balai Warga Di Citra Pasundan Diduga, Di Kerjakan Asal-asalan Dan Tanpa Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)

Senin, 24 November 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net – Perumahan Citra Pasundan RT 01 RW 14, Desa Curug Wetan, Kabupaten Tangerang, dibuat geleng kepala melihat pekerjaan proyek balai warga yang dikerjakan oleh PT . BANGUN NUSA UTAMA. Proyek yang seharusnya jadi fasilitas publik itu justru dinilai asal-asalan dan tidak konsisten. Senin. (24/11/2025)

Pantauan di lapangan, para pekerja terlihat bekerja tidak mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) pelanggaran mendasar dalam standar keselamatan kerja. Kondisi ini langsung memantik perhatian Ketua LSM BP Tipikor, H. Supar, yang turun memberi sorotan tegas di lokasi.

Saat dikonfirmasi awak media, seorang pekerja mengakui bahwa proyek sering terhenti.

Baca Juga :  Wamen Viva Yoga Dorong PATRI Berkontribusi Mewujudkan Swasembada Pangan

“Iya, Pak. Lagi nunggu materialnya. Belum datang,” ujar pekerja tersebut yang enggan menyebutkan namanya.

Tak hanya soal ritme pekerjaan yang tersendat, warga juga mempertanyakan kualitas pengerjaan. Bagian atap depan balai warga terlihat miring, namun tidak dibongkar seperti yang seharusnya dilakukan demi keamanan struktur.

Seorang warga menyayangkan keputusan tersebut.

“Aneh, atap depan sudah miring tapi tidak dibongkar. Harusnya dibenahi dulu, bukan dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Di sisi lain, sumber daya listrik yang digunakan dalam pekerjaan proyek diduga diambil langsung dari tiang listrik umum tanpa izin dan tanpa proses P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik). Praktik ini tidak hanya melanggar aturan ketenagalistrikan,

Baca Juga :  Menggembirakan Anak Bangsa: Melalui Rumah Sehat Baznas Adakan Sunatan Massal di HUT Baznas Brebes ke-3

LSM BP Tipikor H. Supar menegaskan akan meminta klarifikasi resmi kepada pihak pelaksana proyek. Warga berharap pekerjaan segera diperbaiki dan dikerjakan sesuai standar, karena fasilitas tersebut akan digunakan oleh masyarakat luas.

Proyek publik seharusnya transparan, tertib, dan mengutamakan keselamatan. Warga kini menanti langkah tegas dari pihak terkait.

Sampai berita ini diterbitkan, Pengawas dan PPTK DTRB Kabupaten Tangerang belum dikonfirmasi.

 

Jurnalis: Lia Dan Dhani

Berita Terkait

Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan
Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026
Banjir di Ketangungan Brebes Akibat Luapan Sungai Babakan, Lalu Lintas Terhambat, Warga Terisolasi
Keramahan Petugas Medis Berpengaruh Pada Proses Penyembuhan, Meringankan Beban Psikologis Pasien
Viral Ketoprak Indomie Si Plontos, Di Kunjungi Anggota DPRD Kabupaten Dan Propinsi Banten
GANN DPC Tangsel Beserta BNN Tangsel Bersama-sama Mengantar Korban Penyalahgunaan Obat Golongan G ke Rehabilitasi BNN Lido
Lahan Pertanian Yang Sudah Ditetapkan‎ (LSD) Harus Dilindungi, Jangan Sampai Berubah Alih Fungsi!
Naluri Hati Ibu, Dalam Lawatannya Paramitha Bersama Shintya Hibur Anak-anak di Posko Pengungsian, Serahkan Bingkisan Lebaran

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:07 WIB

Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:51 WIB

Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:41 WIB

Banjir di Ketangungan Brebes Akibat Luapan Sungai Babakan, Lalu Lintas Terhambat, Warga Terisolasi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:10 WIB

Keramahan Petugas Medis Berpengaruh Pada Proses Penyembuhan, Meringankan Beban Psikologis Pasien

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:33 WIB

Viral Ketoprak Indomie Si Plontos, Di Kunjungi Anggota DPRD Kabupaten Dan Propinsi Banten

Berita Terbaru