Kemendes Bakal Geser 15 Ribu Desa Maju jadi Desa Mandiri

Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

dinamikanews.net – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto Bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria menyambangi Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (6/10/2025). Kedatangan keduanya menemui Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Mendes Yandri menuturkan, pertemuan tersebut membicarakan kelanjutan Kerjasama dengan Bank Dunia atau World Bank yang bertujuan untuk mengubah Desa Maju menjadi Desa Mandiri.

“Desa Maju sekarang itu ada 23 ribu, nah itu kita mau geser 15 ribunya menjadi Desa Mandiri. Untuk itu perlu intervensi program,” kata Mendes Yandri usai bertemu Kepala Bappenas.

Intervensi program ini, kata Mendes Yandri, butuh anggaran, namun keterbatasan anggaran dari APBN maka Kemendes PDT menggandeng pihak lain seperti Bank Dunia yang telah menyatakan kesiapan untuk membantu program tersebut.

Baca Juga :  Grandong Community Tangerang Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim di Jatiuwung

Untuk itulah, Mendes Yandri Bersama Wamendes Ariza menemui Kepala Bappenas karena Kerjasama dengan Bank Dunia itu butuh persetujuan dan pendampingan dari Bappenas.

“Kami optimis program yang sama antara Kementerian Desa dan World Bank itu akan berjalan. Jika tidak ada hambatan awal tahun 202, selama 5 tahun,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Bank Dunia nantinya bakal beri pendampingan dan ekonomi hijau. Nantinya bakal dibentuk desa-desa tematik dan pusat produksi yang mendukung pelaksanaan program prioritas Pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk MBG, nantinya desa-desa bakal siap bahan bakunya. Selain itu, juga diarahkan untuk penguatan Koperasi Desa Merah Putih, dimana ujungnya bakal perkuat ekonomi desa.

Baca Juga :  PLN Raih Penghargaan Terbanyak Subroto Award 2024 dari Kementerian ESDM

Mendes Yandri memberi bocoran jika anggaran yang diusulkan sekitar US$ 800 juta atau sekitar Rp13 Triliun untuk lima tahun bagi 15 ribu desa. Jadi presentasinya sekitar Rp550 juta per desa.

Kemendes PDT nantinya bakal menyiapkan program yang disesuaikan potensi dan kebutuhan desa tersebut.

“Intinya kami ingin meningkatkan Desa Maju menjadi Desa Mandiri,” kata Mendes Yandri.

Turut mendampingi Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Inspektur Jenderal Teguh, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tabrani, Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Samsul Widodo, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Kepala BPI Mulyadin Malik, Sekretaris Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Rachmatia dan Kepala Biro Perencanaan Cece Yusuf.

Berita Terkait

DPD PAN Kabupaten Brebes, Perkuat Barisan di Tanjung dan Losari
RSUD Brebes Berpeluang Dapat Rp30 Miliar, Rencana Revitalisasi 2027 Diwarnai Polemik Relokasi SDN 01
Pererat Silaturahmi, Kelurahan Sawah Baru Gelar Senam Bersama dan Fun Walk
RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian
IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana
Jogging Track RTH Bumiayu Brebes Mulai Dibangun, Anggaran Rp375 Juta Jadi Sorotan Warga
BGN Tangguhkan 6.097 SPPG Tidak Tertib Sampaikan LPDH
PT Dwi Karya Bentonit Indonesia Sampaikan Hak Jawab, Bantah Pemberitaan Dugaan Pencemaran Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:00 WIB

DPD PAN Kabupaten Brebes, Perkuat Barisan di Tanjung dan Losari

Minggu, 1 November 2026 - 10:03 WIB

RSUD Brebes Berpeluang Dapat Rp30 Miliar, Rencana Revitalisasi 2027 Diwarnai Polemik Relokasi SDN 01

Minggu, 1 November 2026 - 09:52 WIB

Pererat Silaturahmi, Kelurahan Sawah Baru Gelar Senam Bersama dan Fun Walk

Minggu, 1 November 2026 - 06:38 WIB

RSUD Bumiayu Tuntaskan Survei Akreditasi, Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien Jadi Perhatian

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:18 WIB

IPDA Jaga Iklim Gelar Aksi Hijau; Tanam 3.000 Pohon Aren di Kawasan Mata Air Gununggiana

Berita Terbaru