Runtuhnya Atap Sebuah SD Negeri di Tangerang

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Dinamikanews.net- Pagi itu para murid sedang berada di teras sekolah. Mereka sedang bersiap menggambar untuk lomba dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke 80.

Kegiatan lomba menggambar sebenarnya dilakukan di luar kelas (teras).  Rabu pagi sekitar pukul 09.30, masuklah sebelas murid ke dalam kelas untuk mengambil  pensil warna.

Tiba-tiba ada suara keras di atas kepala mereka:  Atap sekolah  runtuh.

Sebelas anakpun terjebak dalam kelas yang atapnya runtuh.  “Dua murid luka berat dan sembilan anak luka ringan,” kata Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Kedung Dalam 2, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rusdi.

Beberapa murid yang luka-luka segera dilarikan ke Puskesmas dan rumas sakit terdekat. Siswa yang luka parah sudah dirawat di RS Sari Asih Sangiang, Tangerang.

Tiga hari terakhir di wilayah Mauk, Tangerang memang dilanda hujan dan angin. Cuaca ekstrem itu membuat bangunan SDN itu rusak.

Baca Juga :  BRI UNIT Mandala Lebak Implementasikan BRILiaN Ways dalam Setiap Sentuhan Pelayanan

Bangunan tersebut sebenanya relatif baru. Hal ini bisa dilihat dari kerangka atap yang terbuat dari baja ringan. Mungkin karena wilayah tersebut dalam tiga hari ini diguyur hujan dan angin, maka bangunan tersebut menjadi rapuh.

Mendapat laporan adanya SDN yang ambruk, Bupati Tangerang segera memerintahkan petugas Dinas Tata Ruang Lokalistik memeriksa bangunan. Hasilnya, bangunan lain dinyatakan berbahaya dan tidak layak untuk digunakan kegiatan sekolah.

Kegiatan belajar mengajar di seluruh SD itu terpaksa dihentikan. Anak-anak belajar di tempat lain. Memang hanya dua kelas yang runtuh, ternyata  bangunan yang lainnyapun berbahaya.

“Siswa-siswi harus pindah dulu sekolahnya. Kita sudah cek semuanya, ternyata semuanya ini harus direhab,” ujar Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, Rabu (13/8/2025).

Menurut Maesyal, renovasi SDN Kedung Dalam 2 tidak hanya pada dua ruang kelas yang ambruk. “Sepertinya harus semua, tidak hanya 2-3 unit ruangan saja, harus semua dilaksanakan perbaikan,” kata dia.

Baca Juga :  Diduga ada penyelewengan Penggunaan ADD, Pemdes Peusar Kecamatan Panongan disomasi

Menurut rencana seluruh siswa daari kelas 1 sampai kelas 6  SDN 6 Kedung Dalam 2 dan Kedung Dalam 1, akan dipindahkan sementara.   Kegiatan sokolah akan diatur kemudian.

Apakah sebagian pelajar sekolah siang hari atau pagi hari? “Nanti diatur oleh kepala sekolah agar mereka tetap belajar mengajarnya jalan, tapi juga aman,” ujarnya.

Maesyal menambahkan biaya untuk proses renovasinya akan dilakukan melalui dana program ‘Customer Service Relation’ (CSR) perusahaan swasta  maupun dengan APBD Perubahan 2025. “Ini sebagai upaya kita mempercepat proses pembangunan,” ucapnya.

Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri 6 Kedung Dalam 2, Mauk, Kabupaten Tangerang memang sudah saatnya direnovasi. Pemkab Tangerang telah memasukan sekolah itu masuk dalam daftar renovasi bangunan yang akan dikerjakan Oktober 2025.

Jumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Tangerang adalah 766 unit, Kota Tangerang 88 unit, Kota Tangerang Selatan 345 unit baik negeri maupun swasta.

Berita Terkait

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu
Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan
Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga
Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali
Bupati Paramitha Kecam Keras Pungutan Sekolah di Brebes: Pendidikan Harus Gratis, Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai
Kemenkes Catat 401.586 Kasus Kumulatif Ispa Akibat Karhutla
Kemenag RI Tinjau Masjid Al-Falaah Ciputat usai Insiden Perusakan Pengeras Suara

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:03 WIB

BNPB: Satgas Padamkan Kebakaran Areal Perkebunan di Magetan dan Luwu

Jumat, 6 November 2026 - 15:54 WIB

Prioritaskan Bedah Rumah dan Akses Jalan Sekolah Rakyat, Meski Sertijab Dinperwaskim Brebes Program Berjalan

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Bupati Paramitha Salurkan 100 Paket Sembako di Jatibarang Lor, Sekaligus Serap Aspirasi Warga

Jumat, 6 November 2026 - 07:06 WIB

Dijanjikan Kerja ke Yunani, Tujuh Warga Brebes Setor hingga Rp70 Juta per Orang, Kini Berharap Uang Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 17:56 WIB

Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis, Mendikdasmen: Karakter Ikut Dinilai

Berita Terbaru