Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Bantu Perekonomian Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Dinamikanews.net – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi membantu perekonomian masyarakat, terutama kelas menengah.

“Jadi semestinya kalau harga minyak mentah dunia sekarang sekitar 70-an dolar AS per barel, bahkan minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) itu sudah 68 dolar per barel, mestinya (harga BBM non-subsidi) turun, dan ini juga akan membantu permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat konsumen di Indonesia terutama kaitannya dengan penurunan kelas menengah misalnya,” ujar Faisal saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan harga BBM non-subsidi itu pada dasarnya memang bersifat floating, jadi mengikuti harga minyak mentah internasional.

Berbeda dengan BBM bersubsidi yang di mana itu ada subsidi pemerintah, sehingga untuk penentuan harganya apakah pada saat harga minyak mentah naik atau turun di internasional, maka itu bergantung pada kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Berhasil Tangkap Pelaku Tawuran di Cikupa Kurang dari 24 Jam.

“Menurut saya jangan berlama-lama, jadi semestinya juga dalam waktu dekat (harga BBM non-subsidi) itu sudah bisa diturunkan semestinya, karena pada dasarnya dia floating, jadi harus diturunkan, apalagi kalau kemudian nanti stabil artinya stabil terus di kisaran 70 dolar AS per barel maka sudah waktunya untuk diturunkan,” kata Faisal.

Sebagai informasi, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan memberikan masukan strategis kepada jajaran direksi agar segera mempersiapkan eksekusi penurunan harga BBM nonsubsidi secara bertahap mulai awal bulan Juli 2026.

Hal ini menyusul tren harga minyak mentah (crude) dunia yang menunjukkan penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pada perdagangan pagi ini berada di level 71,533 dolar AS per barel. Sementara, harga acuan perdagangan minyak mentah Brent hari ini berada di level 74,835 dolar AS per barel.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Oleh karena itu, Iriawan mengatakan pihaknya akan melakukan diskusi lebih jauh dengan jajaran direksi Pertamina dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait potensi penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Sebagai informasi, harga BBM ritel nonsubsidi melalui SPBU per 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

‎Adapun harga Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter.

Namun, ia menggarisbawahi penyesuaian harga BBM harus melewati sejumlah prosedur dan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

Menurut dia, formula evaluasi berkala yang diterapkan perseroan menjadi instrumen pelindung konsumen agar tidak terombang-ambing oleh volatilitas harga harian yang ekstrem.

Berita Terkait

ITDC: Pelibatan UMKM di ajang MotoGP 2026 tetap prioritas
Pohon Tumbang Timpa Mobil Di Kelapa Gading, Dua Orang Terluka ​
Pemkot Bekasi Studi Tiru Olah Sampah Jadi Listrik Ke China
Ratusan Warga Margadana Geruduk DPRD Kota Tegal, Tolak Beroperasi Tempat Hiburan Malam Helen’s Night Mart
Wabup Intan sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sodong yang secara konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim
DPR Dorong Pengusutan Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan Di Bandung
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, DPPP Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik
Evaluasi MBG, Peneliti BRIN Sarankan Penataan Bertahap Berbasis Data

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:22 WIB

Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Bantu Perekonomian Masyarakat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:35 WIB

ITDC: Pelibatan UMKM di ajang MotoGP 2026 tetap prioritas

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:18 WIB

Pohon Tumbang Timpa Mobil Di Kelapa Gading, Dua Orang Terluka ​

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:39 WIB

Pemkot Bekasi Studi Tiru Olah Sampah Jadi Listrik Ke China

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:58 WIB

Wabup Intan sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sodong yang secara konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim

Berita Terbaru