Hardiknas di Brebes, Ribuan Pelajar Deklarasi Keselamatan Tembus Rekor MURI

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Brebes berlangsung meriah sekaligus menyentuh nilai kemanusiaan. Ribuan pelajar tidak hanya mengikuti upacara, tetapi juga menyuarakan komitmen bersama untuk keselamatan di jalan raya.

Dengan total 53.111 pelajar dari 969 sekolah di Kabupaten Brebes melaksanakan Deklarasi Tertib Berlalulintas dan Pembacaan Buku Lalulintas serentak. 2329 pelajar mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hadir secara langsung dan 50.781 pelajar melaksanakan secara hybrid (Daring), di Halaman KPT Brebes, Sabtu (2/5/2026).

Momentum ini menegaskan bahwa pendidikan tidak semata tentang capaian akademik, melainkan juga pembentukan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab sosial generasi muda.

Saat upacara Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menekankan, pendidikan adalah proses memanusiakan manusia dengan kasih sayang.

Baca Juga :  Polsek Brebes Berikan Pembinaan dan Penyuluhan pada Siswa Baru SMA N 1 Brebes dalam MPLS

Ia menyampaikan bahwa pendidikan harus mengembangkan potensi peserta didik secara utuh, tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk moral dan peradaban bangsa.

“Pendidikan bukan sekadar mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter,” ujarnya.

Nilai-nilai Ki Hajar Dewantara seperti asah, asih, dan asuh kembali ditegaskan sebagai landasan penting dalam mendidik generasi yang beriman, mandiri, dan bertanggung jawab.

Usai upacara, ribuan pelajar mengikuti deklarasi tertib berlalu lintas dan pembacaan buku edukasi lalu lintas secara serentak. Kegiatan ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Bupati Paramitha menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar prestasi seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Baca Juga :  Terima Pengurus Motor Besar Indonesia (MBI), Bamsoet Ingatkan Pentingnya Nilai-Nilai Brotherhood

“Ini bukan hanya tentang rekor, tetapi bagaimana kita menanamkan kesadaran kepada anak-anak untuk menjaga keselamatan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, sehingga edukasi yang membumi dinilai sangat penting untuk terus diperkuat.

Melalui kegiatan ini, pelajar diajak memahami bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, mulai dari penggunaan helm SNI, mematuhi rambu, hingga menghindari perilaku berisiko.

Sebagai penguatan, diperkenalkan konsep Tri Siap Berlalu Lintas (3S) yakni Sadar, Sabar, dan Selamat, diharapkan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari pelajar di Kabupaten Brebes.

(D Miranoor)

Berita Terkait

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen
DLH Kota Tangerang Gelar Sidak ke CV Wani Sugih Sejahtera, Klarifikasi Aduan Limbah B3
Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia
Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak
Buronan Kasus Pemerkosaan Santriwati di Pati Ditangkap di Wonogiri
Merasa Diabaikan. Pengusaha UMKM Konveksi Terancam Gulung Tikar. 

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:27 WIB

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Palupuh Agam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:38 WIB

Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:18 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Negara, Rutan Batam Terima Kunjungan Kerja Delegasi Penjara Malaysia

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:32 WIB

Bapanas sebut SPHP jagung pakan digulirkan sasar 5 ribu peternak

Berita Terbaru