Kekhawatiran Gubernur Terjadi dan Prihatin, 3 Kepala Daerah di Provinsi Jawa Tengah Terkena OTT KPK Kasus Korupsi 

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Dinamikanews.net–Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan tanggapan tegas dan penuh keprihatinan terkait penetapan status tersangka terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini muncul setelah Syamsul terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang secara diam-diam dilaksanakan oleh tim penindakan KPK pada hari Jumat, 13 Maret 2026.

Keprihatinan Gubernur Luthfi semakin menguat mengingat rentetan kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah dalam beberapa waktu terakhir. Sebelum kasus Syamsul Aulia Rachman muncul, KPK juga telah menjalankan proses hukum terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, serta Bupati Pati, Sudewo, masing-masing dalam perkara korupsi yang berbeda satu sama lain.

“Ini jadi pelajaran berharga bagi seluruh pejabat publik di Jawa Tengah agar selalu menjaga integritas tinggi dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

Baca Juga :  Kebakaran Asrama Polsek Balaraja, Berawal Dari Konsleting Listrik

Saya sudah berulang-ulang menyampaikan dan menekankan bahwa integritas bukan hanya sekadar kata-kata di mulut semata, namun harus diwujudkan melalui perbuatan nyata setiap hari,” ujar Luthfi kepada awak media, usai menghadiri agenda silaturahmi dan buka bersama dengan berbagai elemen masyarakat di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada hari Sabtu malam (14/3/2026).

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak pernah mengabaikan upaya menjaga kualitas tata kelola pemerintahan.

Sejak dahulu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya maksimal melalui berbagai forum koordinasi rutin yang diadakan bersama seluruh bupati dan wali kota di seluruh wilayah Jawa Tengah. Melalui forum tersebut, berbagai arahan terkait integritas dan tata kelola yang baik terus disampaikan secara berkala.

“Kita tidak bisa membiarkan kasus seperti ini terus berulang. Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh pimpinan daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Penegak Aturan PERBUP Cuek Saja, Puluhan Ormas yang tergabung dalam ALMAST hadang truk yang melanggar

Prinsip Clear and good governance (tata kelola yang jelas dan baik) harus menjadi napas utama bagi setiap Bupati, Wali Kota, maupun setiap anggota ASN dalam menjalankan tugasnya,” tegasnya dengan nada tegas.

Penangkapan Bupati Cilacap menjadi tambahan nama dalam daftar panjang intervensi hukum yang dilakukan KPK di Provinsi Jawa Tengah sepanjang tahun 2026.

Sampai saat ini, pihak KPK masih tengah melakukan proses pendalaman penyelidikan terkait detail perkara yang terjadi, termasuk pemeriksaan terhadap barang bukti yang berhasil disita selama pelaksanaan operasi senyap pada hari Jumat kemarin.

Belum ada informasi resmi terkait jumlah barang bukti yang disita maupun rincian dugaan korupsi yang dilakukan oleh tersangka.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Demo Hari Buruh 2026 di Monas, KSPI Siapkan 7 Tuntutan dan Ribuan Massa
Gelar Warteksi, Bupati Maesyal Rasyid: Pemkab Tangerang Subsidi Harga Untuk Ringankan Beban Masyarakat
Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat
Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji
Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas
HUT Otda, Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
Chery rilis Tiggo X, SUV hybrid off-road mampu tempuh 1.500 km
PSHT Ranting Rajeg Gelar Bersholawat, Pererat Sinergi Pesilat, Pemerintah, dan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:45 WIB

Demo Hari Buruh 2026 di Monas, KSPI Siapkan 7 Tuntutan dan Ribuan Massa

Kamis, 30 April 2026 - 10:38 WIB

Gelar Warteksi, Bupati Maesyal Rasyid: Pemkab Tangerang Subsidi Harga Untuk Ringankan Beban Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 22:10 WIB

Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 16:17 WIB

Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji

Senin, 27 April 2026 - 12:39 WIB

HUT Otda, Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30

Berita Terbaru

Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik

Berita

Tak Responsif, Pelayanan Desa Tuai Kritik masyarakat

Rabu, 29 Apr 2026 - 22:10 WIB