Bukan Hanya Bupati Yang Terseret OTT KPK, Sederet Pejabat Lain Ikut Terlibat di Dalamnya 

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN, Dinamikanews.net – Peristiwa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT), diduga Sekretaris Daerah (Sekda) Mohammad Yulian Akbar, ikut juga terjaring operasi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Informasi ini mencuat seiring meningkatnya sorotan publik terhadap pejabat daerah yang tersangkut kasus korupsi.

Yulian Akbar bersama 10 orang lainnya diketahui tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa 3 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan data resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK pada 26 Maret 2025 untuk periode 2024, Yulian Akbar tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 3,89 miliar. Laporan tersebut berstatus verifikasi administratif lengkap. Dalam rincian LHKPN, harta terbesar Yulian berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan yang mencapai Rp 3,04 miliar. Aset tersebut tersebar di Kabupaten Pekalongan dan Kota Semarang.

Baca Juga :  150 Disabilitas di Brebes Terima Bansos

Di antaranya, tanah dan bangunan seluas 132 m2/50 m2 di Pekalongan senilai Rp 600 juta, serta tanah dan bangunan seluas 21 m2/21 m2 di Semarang senilai Rp 400 juta.

Kemudian, ada pula aset lain berupa tanah dan bangunan dengan nilai ratusan juta hingga Rp 750 juta.

Selain properti, Yulian juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp 90 juta. Ia tercatat memiliki satu unit mobil Honda Jazz tahun 2005 senilai Rp 40 juta, serta beberapa sepeda motor, termasuk Honda Supra Fit tahun 2004 senilai Rp 2 juta, motor Honda Solo tahun 2021 senilai Rp 23 juta dan motor Honda Solo keluaran 2022 sebesar Rp 25 juta.

Baca Juga :  Sinergi Polri dan Masyarakat, Polres Tegal Gelar Penanaman Jagung Serentak

Harta bergerak lainnya dilaporkan sebesar Rp 32 juta, sementara kas dan setara kas mencapai Rp 130,6 juta.

Menariknya, Yulian juga mencatat harta lain-lain senilai Rp 600 juta. Dalam laporan tersebut, tidak ada catatan utang. Dengan total kekayaan hampir Rp 3,9 miliar, publik kini menyoroti integritas pejabat daerah tersebut setelah muncul dugaan keterlibatan dalam OTT KPK.

Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait detail operasi maupun status hukum Yulian Akbar.

Kasus ini menambah daftar panjang pejabat daerah yang terseret operasi senyap KPK. Publik menunggu kejelasan lebih lanjut dari lembaga antirasuah mengenai dugaan keterlibatan Sekda Pekalongan dalam perkara korupsi yang tengah diusut.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

Pernyataan Keliru Bupati Pekalongan Saat di OTT KPK Sedang Bersamanya, Gubernur Jateng Angkat Bicara!
Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Harimau Raya Gelar Berbagi Takjil Di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M
Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan
Wanita Memiliki Peran Strategis Dalam Ekonomi Keluarga, Digaungkan Melalui Kolaborasi OJK dan TP PKK SICANTIKS 2026
Banjir di Ketangungan Brebes Akibat Luapan Sungai Babakan, Lalu Lintas Terhambat, Warga Terisolasi
Keramahan Petugas Medis Berpengaruh Pada Proses Penyembuhan, Meringankan Beban Psikologis Pasien
Viral Ketoprak Indomie Si Plontos, Di Kunjungi Anggota DPRD Kabupaten Dan Propinsi Banten
GANN DPC Tangsel Beserta BNN Tangsel Bersama-sama Mengantar Korban Penyalahgunaan Obat Golongan G ke Rehabilitasi BNN Lido

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:15 WIB

Pernyataan Keliru Bupati Pekalongan Saat di OTT KPK Sedang Bersamanya, Gubernur Jateng Angkat Bicara!

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:21 WIB

Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Harimau Raya Gelar Berbagi Takjil Di Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:03 WIB

Bukan Hanya Bupati Yang Terseret OTT KPK, Sederet Pejabat Lain Ikut Terlibat di Dalamnya 

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:07 WIB

Donor Darah bersama Kecamatan Panongan dan Komunitas Forbeta (Forum Ojek Online Kabupaten Tangerang) beserta Masyarakat Kecamatan Panongan

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:41 WIB

Banjir di Ketangungan Brebes Akibat Luapan Sungai Babakan, Lalu Lintas Terhambat, Warga Terisolasi

Berita Terbaru