Sukabumi, Dinamikanews.net – Acara Diklat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Management organisasi dan Aswaja (Ahlusunnah Wal Jama’ah) yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi berlangsung sukses. Minggu (15/02/2026).
Acara yang dihadiri oleh Ezra Nur Afrilia, S.K.M. selaku Staf BNN, Lenny Nurliah, S.Pd., S.IP. selaku Sekretaris Camat Kecamatan Cikembar, Bambang Somantri, S.E., M.M., CFLS., yang merupakan narasumber dari acara Diklat P4GN di Kecamatan Cikembar.
Acara yang diadakan langsung oleh Garuda Perkasa Nasional (GPN) ini langsung dibuka oleh sambutan para petingginya yang ikut hadir dalam acara diklat P4GN tersebut yakni selaku Ketua Umum GPN Joy Tarmidi, S.Pd., Wakil ketua Umum GPN Erwin, Ketua DPW GPN Usep S.E., M.E., dan yang bertindak sebagai ketua panitia merangkap jabatan sebagai Sekretaris Jenderal GPN Bapak Tugas P., S.Pd., M.Pd., CFLS.
“Kita sebagai lembaga organisasi masyarakat yang salah satunya bergerak dalam bidang pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba hanya fokus pada pengawasan dan penyuluhan tentang sosialisasi anti-narkoba di masyarakat. Tugas kita membantu program pemerintah Indonesia dan BNN untuk menekan laju pertumbuhan narkoba di negeri ini”, tutur Joy Tarmidi, S.Pd selaku Ketua Umum GPN.
Acara yang berlangsung khidmat dan sukses ini berlangsung dari pukul 08.00 sampai jam 16.00 WIB. Dengan total jumlah peserta 40 orang yang berusia antara 18-66 tahun. Diantara peserta kader yang datang ada salah satu peserta yaitu Tamu kehormatan yang merupakan tokoh publik Hasyim Bakrie.
“Dengan diadakannya acara Diklat P4GN ini, sangat positip sekali pengaruhnya bagi masyarakat luas. Terutama bagi para peserta diklat p4gn ini yang bisa menyampaikan ilmu yang didapat dari diklat p4gn ini kepada masyarakat luas pada umumnya untuk melalukan penyuluhan dan sosialisasi Anti-Narkoba di masyarakat. Sehingga bisa memberikan wawasan pengetahuan tentang bahaya narkoba kepada generasi muda khususnya Gen Z dan masyarakat luas pada umumnya”, Ujar Hasyim Bakrie.

















