Tekad Tetap Bulat Senyawa Dengan PDIP, Mantan Ketua DPC Berpaling Ke PSI Hanya Gosip Belaka !

Senin, 2 Februari 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Berita santer perihal mantan Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Brebes, Indra Kusuma, yang akan berpaling ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pasca-masa jabatannya berakhir, akhirnya terbantahkan.

‎Salah satu orang terdekat Indra Kusuma, Muhamad Taufik, yang juga merupakan tokoh senior PDIP Brebes dan ketua DPRD Brebes secara tegas menampik isu liar tersebut dan menyatakannya sebagai berita bohong atau hoaks.

‎”Isu Indra Kusuma pindah ke PSI itu tidak benar atau hoax, Saya tegaskan,  Beliau tetap bagian dari PDI Perjuangan,” ujar Taufiq saat dikonfirmasi media, Selasa 2 Januari 2026.

‎”Tidak pernah ada pembicaraan soal itu. Saya cukup tahu posisi dan sikap politik beliau. Indra masih konsisten dengan jalur politik yang selama ini ditempuhnya,” lajut Taufiq.

‎Isu ini sebelumnya mencuat dan viral melalui sebuah potongan video di media sosial yang menarasikan bahwa Indra Kusuma tengah menjalin komunikasi intens dengan salah satu teman lamanya yang kini telah bergabung di PSI. Spekulasi makin menguat mengingat dinamika politik internal pasca-Konfercab PDIP Brebes beberapa waktu lalu, di mana Cahrudin secara resmi ditunjuk oleh DPD dan DPP PDIP sebagai Ketua DPC PDIP Brebes periode 2025-2030, menggeser posisi Indra Kusuma yang sebelumnya menjadi kandidat kuat.

Baca Juga :  Menteri Kehutanan dan Pertamina NRE Dorong Program Aren Nasional untuk Pengembangan Bioetanol Indonesia

‎Menanggapi hal tersebut, Mukhamad Taufiq, memberikan klarifikasi tegas untuk meredam kegaduhan di tingkat akar rumput.

‎”Tidak pernah ada pembicaraan soal itu. Saya cukup tahu posisi dan sikap politik beliau. Indra masih konsisten dengan jalur politik yang selama ini ditempuhnya,” tegasnya.

‎”Isu itu sepenuhnya hoaks dan tidak berdasar. Pak Indra Kusuma tetap loyal dan tegak lurus kepada partai. Beliau masih ‘PDIP’ dan tetap menjadi bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan,” ujarnya lagi.

‎Mukhamad Taufiq menilai, keberadaan keluarga Indra Kusuma di berbagai posisi strategis seharusnya dibaca sebagai bagian dari keberhasilan kaderisasi politik, bukan justru dipelintir menjadi isu perpindahan partai.

‎Taufiq menilai isu kepindahan Indra Kusuma ke PSI lebih tepat dipahami sebagai upaya menggiring opini publik di tengah dinamika politik daerah. Ia mengimbau masyarakat agar lebih kritis dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumber dan tujuannya.

Baca Juga :  Komite I DPD RI Minta Masukan Gubernur Sumbar dan Kepri Terkait UU Kabupaten/Kota

‎“Masyarakat perlu bijak memilah informasi politik. Jangan mudah percaya pada isu yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya.‎

‎Dengan klarifikasi tersebut, Taufiq berharap isu perpindahan Indra Kusuma ke PSI tidak lagi berkembang dan tidak mengganggu stabilitas politik lokal. Ia mengajak semua pihak untuk kembali fokus pada agenda pembangunan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Brebes.

‎Pihaknya juga meminta masyarakat dan para simpatisan untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang sengaja dibangun untuk memecah belah soliditas partai di Kabupaten Brebes. Meski tongkat estafet kepemimpinan DPC kini telah beralih ke tangan Cahrudin sesuai ketetapan DPP, Indra Kusuma ditegaskan tetap berkomitmen untuk mendukung pergerakan partai di bawah naungan banteng moncong putih. ‎

‎Di akhir pernyataannya, Taufiq kembali menegaskan bahwa Indra Kusuma tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar PDI Perjuangan di Brebes, baik secara historis maupun secara politik.

‎“Pak Indra adalah bagian dari perjalanan panjang PDIP di Brebes. Kontribusinya nyata dan tidak bisa dipisahkan. Jadi saya tegaskan sekali lagi, isu itu tidak benar,” pungkasnya.

‎(D. Miranoor)

Berita Terkait

DKI Jakarta Pelajari Strategi Kota Cannes Bangun Ekonomi kreatif Berbasis Event
Presiden Resmikan 1.061 KDKMP di Jateng–Jatim, Banjarnegara Siapkan 78 Titik Operasional
Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.
Prabowo: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global
Presiden RI Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Dorong Ekonomi Tumbuh dari Desa
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara, Didik Rachbini Soroti Motif Politik
Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan? Semakin Ditekan Semakin Penasaran
POKJA Wartawan Curug Gelar “Ngopi di Warkop 86 Cijengir”, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Anggota

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:22 WIB

DKI Jakarta Pelajari Strategi Kota Cannes Bangun Ekonomi kreatif Berbasis Event

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:19 WIB

Presiden Resmikan 1.061 KDKMP di Jateng–Jatim, Banjarnegara Siapkan 78 Titik Operasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:13 WIB

Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:48 WIB

Prabowo: Amankan Stok Pangan Dalam Negeri Hadapi Krisis Global

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:23 WIB

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara, Didik Rachbini Soroti Motif Politik

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: photo;
hw-remosaic: false;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: 8;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 307.55933;
aec_lux_index: 0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
albedo:  ;
confidence:  ;
motionLevel: -1;
weatherinfo: null;
temperature: 40;

Berita

Sebanyak 29 Pengurus PAC GP Ansor Resmi Dilantik.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:13 WIB