Kurangnya Pengawasan: Diduga Penyalahgunaan Program Indonesia Pintar (PIP) Didunia Pendidikan 

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurangnya Pengawasan: Diduga Penyalahgunaan Program Indonesia Pintar (PIP) Didunia Pendidikan 

Kurangnya Pengawasan: Diduga Penyalahgunaan Program Indonesia Pintar (PIP) Didunia Pendidikan 

Dinamikanews.net | Program Indonesia Pintar (PIP) adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa terus mengakses pendidikan. Program ini didasarkan pada data dari database Depdik Kementerian Pendidikan dan data peserta didik bantuan aspirasi DPR RI. PIP mencakup siswa di sekolah negeri dan swasta, mulai dari jenjang SD hingga SMA, Selasa (6/1/2026).

 

Namun, di lapangan, PIP sering menghadapi masalah serius. Banyak laporan dari siswa dan siswi menunjukkan bahwa dana bantuan sering dipotong hingga 25% atau bahkan 40%. Masyarakat kecil yang kurang paham tentang program ini juga menjadi korban. Dugaan penyalahgunaan melibatkan oknum guru dan kader di lingkungan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Baca Juga :  Memperingati Hari Santri Nasional. Lurah Tigaraksa Kunjungi Ponpes Assyifa Al-Falahiyah 

 

Beberapa bentuk penyimpangan yang sering terjadi meliputi Pemotongan dana bantuan Siswa hanya menerima sebagian dari jumlah yang seharusnya, Penahanan kartu atau buku tabungan, Oknum tertentu menahan akses siswa ke dana mereka, kurangnya transparan, dan proses pencairan dana tidak jelas, sehingga sulit diawasi.

 

Masalah ini jelas bertentangan dengan tujuan PIP, yaitu meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu.

 

Ketua DPW GMPK Banten, Mohamad Jembar Msi, menyoroti bahwa pengawasan yang lemah dan kurangnya pemahaman orang tua serta siswa tentang hak mereka menjadi penyebab utama penyimpangan. “Banyak penerima bantuan yang tidak tahu berapa dana yang seharusnya mereka terima atau bagaimana mekanisme pencairannya,” kata Jembar.

Baca Juga :  Kapolres Tegal Apresiasi Polsek Slawi, Hadiahkan Umroh untuk Pemenang Lomba Kebersihan

 

Jembar menegaskan bahwa PIP harus disalurkan tepat sasaran tanpa potongan apa pun. Ia juga menghimbau masyarakat untuk melaporkan indikasi penyalahgunaan ke sekolah, dinas pendidikan, atau kanal pengaduan resmi pemerintah.

 

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan partisipasi aktif masyarakat, Program Indonesia Pintar diharapkan bisa berjalan sesuai tujuan awalnya: menjamin hak pendidikan bagi semua anak Indonesia tanpa terkecuali. Mari bersama-sama jaga agar bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang tepat.

 

Red

Berita Terkait

Normalisasi Bendung Notog Tingkatkan Debit Air 2,8 Kali Lipat, 25.180 Hektare Sawah Tegal-Brebes Terbantu
Kapolsek Ciputat Timur Ajak Warga dan Tokoh Agama Perkuat Keamanan Lingkungan
Petugas Rutan Batam Borong 4 Medali di PORPROV Kepri 2026 Cabang Catur
Kejar Target Akhir Tahun, 1.545 Rumah Tidak Layak Huni di Brebes Dibedah, Dinperwaskim Diminta Tancap Gas
Polri-KPAI Perkuat Koordinasi Lindungi Anak Dari Tindak Kejahatan
Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Brebes Progres Capai 70 Persen, Harapan Besar Kesejahteraan Nelayan Bertumpu
Polres Brebes Tanam 2.005 Bibit Mangrove di Pantai Randusanga, Cegah Abrasi Lewat Green Policing

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 06:09 WIB

Normalisasi Bendung Notog Tingkatkan Debit Air 2,8 Kali Lipat, 25.180 Hektare Sawah Tegal-Brebes Terbantu

Minggu, 8 November 2026 - 14:19 WIB

Kapolsek Ciputat Timur Ajak Warga dan Tokoh Agama Perkuat Keamanan Lingkungan

Minggu, 8 November 2026 - 13:55 WIB

Petugas Rutan Batam Borong 4 Medali di PORPROV Kepri 2026 Cabang Catur

Minggu, 8 November 2026 - 05:43 WIB

Kejar Target Akhir Tahun, 1.545 Rumah Tidak Layak Huni di Brebes Dibedah, Dinperwaskim Diminta Tancap Gas

Sabtu, 7 November 2026 - 17:15 WIB

Universitas Tangerang Raya (UNTARA) MOU Dengan Sudirman Indra Selaku pengagas dan penggiat Bank Air.

Berita Terbaru