Demi Meraup Untung Besar, Telur Puyuh Busuk Penuh Belatung Disajikan Dalam Menu MBG SDN 03 Ketanggungan

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Dinamikanews.net – Kecerobohan Penyajian menu makanan busuk mengguncang SDN 03 Ketanggungan Brebes, setelah para walimurid menemukan telur puyuh yang tidak hanya busuk, tapi juga dikerubuti belatung dalam menu MBG (Makanan Bergizi) yang dibagikan pada Kamis (18/12/2025). Kejadian ini memicu kekhawatiran serius tentang kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Salah satu walimurid yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, bau busuk sudah tercium dari plastik kemasan telur puyuh sebelum makanan itu dimakan. “Ini menu hari ini. Telur puyuh busuk sampai keluar belatungnya,” ujarnya sambil menunjukkan foto yang diambil dengan HP. “Saya sangat shock dan tidak percaya bahwa makanan seperti ini bisa diberikan kepada kami.”

Kepala SPPG Dukuhturi, Hilda Nur Ifani Falah, mengakui adanya laporan tentang makanan busuk dan menyatakan bahwa pihaknya tidak menyangka akan ada belatung. “Memang tadi ada komplain ada bau busuk. Tapi saya tidak mengira sampai ada belatungnya,” katanya. “Kami sangat menyesali kejadian ini dan akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kualitas makanan yang lebih baik di masa depan.”

Baca Juga :  Kasus Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Oleh Ayah Sambung

Hilda menjelaskan bahwa menu hari itu termasuk telur puyuh, roti, tahu bakso, dan pisang, dan telur puyuh tersebut dibeli dari Kuningan oleh salah satu mitra SPPG, Haji Edi. “Tekur itu yang belanja Pa Edi, mitra. Tadi saya tanya, katanya beli di Kuningan. Pemasok telur langganan katanya tidak bisa karena mendadak pesannya,” tambahnya.

Korwil BGN Brebes, Arya Dewa Nugroho, menyatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan untuk menyelidiki kebenaran insiden ini dan telah menegur serta membina SPPG Dukuhturi. “Pihak SPPG segera menelusuri asal muasalnya. Kami juga sudah menegur dan membina SPPG,” katanya. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kualitas makanan yang lebih baik di masa depan.”

Insiden ini memicu reaksi keras dari para orang tua murid dan masyarakat sekitar. “Saya sangat khawatir dengan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak. Bagaimana bisa makanan seperti ini diberikan kepada mereka?”

Baca Juga :  Menaker Yassierli Tekankan Produktivitas Nasional Hadapi Masa Depan Kerja

Pihak sekolah SDN 3 Ketanggungan juga untuk membahas insiden ini. “Kami sangat menyesali kejadian ini dan akan bekerja sama dengan SPPG Dukuhturi untuk memastikan kualitas makanan yang lebih baik di masa depan,” “Kami juga akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap penyedia makanan di sekolah kami.”

Pihak SPPG Dukuhturi juga telah berjanji untuk menggantikan makanan yang busuk dan memberikan kompensasi kepada para murid yang terkena dampak. “Kami sangat menyesali kejadian ini dan akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kualitas makanan yang lebih baik di masa depan,” kata Hilda. “Kami juga akan melakukan investigasi internal untuk mengetahui penyebab kejadian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

(D. Miranoor)

Berita Terkait

DPP GANN Dukung Penuh Usulan Kepala BNN Dalam Pelaranggan VAPE Dengan Diperketatnya Dalam RUU Narkotika
Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus
Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April
DKI targetkan emisi turun 50 persen di 2030 lewat kendaraan listrik
Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran di Grogol Petamburan Jakbar
Berlokasi di Brebes, Bakal Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Seluas 710 Hektare dan 30.000 Ekor
Dandhy Dwi Laksono Soroti Deforestasi Papua Selatan Lewat Film ‘Pesta Babi’
Harga BBM April 2026 Tetap Stabil, Pemerintah Redam Gejolak Energi Global

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:45 WIB

Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Pasukan Khusus

Sabtu, 18 April 2026 - 18:47 WIB

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex naik per 18 April

Jumat, 17 April 2026 - 19:01 WIB

DKI targetkan emisi turun 50 persen di 2030 lewat kendaraan listrik

Jumat, 17 April 2026 - 11:05 WIB

Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran di Grogol Petamburan Jakbar

Jumat, 17 April 2026 - 06:09 WIB

Berlokasi di Brebes, Bakal Miliki Mega Farm Sapi Perah Terbesar di Indonesia, Seluas 710 Hektare dan 30.000 Ekor

Berita Terbaru

Berita

Papua Bersiap Sambut Kereta Api dan Konektivitas Modern

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:50 WIB