Diduga Kualitas Proyek Pertanian Tidak Sesuai Bestek, Petani Sebagai Penerima Manfaat Jadi Korban!

Senin, 24 November 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Dinamikanews.net-Proyek rehabilitasi jaringan tersier di Desa Kaligangsa Wetan, Brebes, Jawa Tengah, dengan anggaran Rp. 334.113.000, menjadi skandal baru di Brebes. Material yang digunakan tidak sesuai standar, seperti batu, pasir lepa, dan semen berkualitas rendah. Ini bukan hanya masalah kualitas, tapi juga kepercayaan masyarakat yang diinjak-injak!

Darisman Ebet aktivis Brebes, menyatakan kekecewaannya. “Ini sangat disayangkan. Pelaksana proyek tidak serius, warga sangat kecewa dan kesannya pengawasan dari dinas terkait tidak maksimal,” katanya. Ia juga menunjukkan bukti material yang tidak sesuai standar. Heri, mandor proyek, menambahkan bahwa pihak pelaksana jarang datang, sehingga komunikasi saat butuh material menjadi sulit.

Baca Juga :  Hadiri Sedekah Bumi, Asrofi Nyatakan Siap Maju di Pilkada Brebes

Pertanyaan besarnya, akankah proyek ini menjadi contoh buruk ataukah ada tindakan nyata untuk memperbaiki kualitas dan kepercayaan? Masyarakat Brebes menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran. Ini bukan hanya tentang uang, tapi tentang masa depan pertanian Brebes!

Tuntutannya:

– Investigasi menyeluruh terhadap proyek ini

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Raih 3 Penghargaan pada Ajang Digiwara Award 2025

– Sanksi tegas bagi pelaksana proyek yang tidak bertanggung jawab

– Perbaikan kualitas proyek sesuai standar

– Transparansi penggunaan anggaran

Masyarakat Brebes tidak akan diam! Kita harus berani melawan korupsi dan memperjuangkan hak-hak kita!

Komentar Darisman Ebet:

“Pemerintah Brebes, jangan hanya pandai berbicara, tapi tidak ada aksi nyata! Rakyat Brebes menuntut keadilan dan transparansi. Jangan biarkan korupsi merajalela di Brebes, jelas ini tidak mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.” (D. Miranoor)

 

Berita Terkait

Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional
KRISIS AIR BERSIH MELANDA BREBES: WARGA KARANGJONGKENG BERJUANG DAPAT SETETES AIR
Pos Gizi Diperkuat, Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Stunting Berbasis Masyarakat
​Diduga Jual Beli Tanah Timbunan Proyek PT GEI Kemurang Wetan Disorot Warga, Disebut Tindak Pidana Tanpa Izin Quarry
Mayat Kru Kapal 5 Wartawan Liputan Krakatau Ditemukan di Pulau Enggano
Wushu Tambah Tiga Medali Perunggu Untuk Indonesia
91 Desa di Brebes Sudah Lunas PBB-P2, Pemkab Hapus Denda Hingga Akhir 2026
Presiden Panggil Menkeu Suahasil ke Istana Pasca Pergantian Gubernur BI; BI. Tegas: Uang Rupiah Lama Tetap Sah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

KRISIS AIR BERSIH MELANDA BREBES: WARGA KARANGJONGKENG BERJUANG DAPAT SETETES AIR

Kamis, 24 September 2026 - 18:04 WIB

Pos Gizi Diperkuat, Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Stunting Berbasis Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 10:49 WIB

​Diduga Jual Beli Tanah Timbunan Proyek PT GEI Kemurang Wetan Disorot Warga, Disebut Tindak Pidana Tanpa Izin Quarry

Rabu, 23 September 2026 - 21:34 WIB

Mayat Kru Kapal 5 Wartawan Liputan Krakatau Ditemukan di Pulau Enggano

Berita Terbaru