Mesin Meledak, Kapal Ikan Terbakar di Selatan Lombok — Tim SAR Bergerak Cepat

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Banyuwangi DinamikaNews.com,  – Tim SAR Muncar mengevakuasi 25 anak buah kapal (ABK) KM Anugrah Indah 18 yang terbakar di perairan selatan Lombok, Sabtu (11/10/2025) pagi. Operasi gabungan ini melibatkan Posal Muncar, Polairud, Syahbandar Muncar, serta tenaga medis dari Banyuwangi.

Tim SAR Muncar Bergerak Cepat di Laut

Pukul 10.00 WIB, tim berangkat menuju KM Viktori Makmur, kapal yang mengangkut para korban dari perairan Lombok NTB. Mereka memindahkan korban dengan cepat dan memastikan seluruh proses berjalan aman. Setelah itu, tim membawa seluruh korban ke dermaga UPT PPP Muncar untuk pemeriksaan medis.

Data Korban dan Kondisi

Dari 25 ABK, satu orang meninggal, tujuh luka berat, dan 17 lainnya sehat. Korban meninggal bernama Kasudi (47), nelayan asal Batang, Jawa Tengah.

Korban Luka Berat

Tujuh ABK yang mengalami luka berat meliputi Wawan, Misbahul, Riki, Jamal, Anto, Sumanto, dan Zeni. Tim medis membawa mereka ke RSUD Blambangan dengan empat ambulans dari Puskesmas Kedungrejo, Tembokrejo, Sumberberas, dan Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Waketum GANN Ke Wilayah Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang

Kronologi Evakuasi

Pada pukul 09.00 WIB, nelayan melapor ke Posal Muncar tentang kecelakaan kapal di selatan Lombok. Tim segera berangkat setengah jam kemudian. Pukul 10.45 WIB, mereka tiba di pelabuhan membawa korban. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim medis memindahkan korban ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Awal Terbakarnya Kapal

Kapten kapal Kaeran (57) menjelaskan bahwa mesin kapal bermasalah pada Rabu (8/10/2025) pukul 10.00 WITA. Kru kapal memperbaiki mesin, tetapi asap tebal muncul dan ledakan terjadi di ruang mesin. Api menjalar cepat. Kapten dan ABK segera mengevakuasi diri ke laut untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Baca Juga :  Menteri Dody Dukung Penuh Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat di Kuningan, Jawa Barat

Sehari kemudian, KM Viktori Makmur menemukan para ABK dan mengevakuasi mereka menuju Pelabuhan Muncar. Kapten melaporkan bahwa buritan kapal sudah tenggelam di lokasi kejadian.

Koordinasi Tim Gabungan

Evakuasi melibatkan Sertu Bek Paijo (Posal Muncar), Bripka I Wayan Wardhana dan Bripka Waluyo (Polairud), Ahmad Jaenuri (Syahbandar Muncar), serta nelayan lokal. Tim medis dan armada ambulans Banyuwangi turut mendukung operasi kemanusiaan ini.

Penanganan Lanjutan

RSUD Blambangan sudah menangani korban luka berat dan korban meninggal. Sementara itu, nakhoda bersama 16 ABK lain menempuh perjalanan ke Polairud Banyuwangi dengan bus EZRI Damai Sejahtera. Aparat kepolisian dan TNI AL melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Penulis : Wiji Haryanto PI-B16BAA

Editor : SISKOM-PN BWI

Sumber Berita : TNI AL

Berita Terkait

Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis Lewat Platform SIBI
DPR Dorong Pengusutan Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan Di Bandung
Indonesia Dorong Kemitraan Yang Lebih Seimbang Dengan China
Menkes: Ada Tiga Strategi Untuk Sukseskan Program Imunisasi Nasional
Listrik Jawa Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Sistem Makin Kuat
Ini 5 Faktanya, Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax
RI dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Di Sektor Ketahanan Energi
Mendag Tegaskan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:44 WIB

DPR Dorong Pengusutan Tuntas Kasus Penyekapan Perempuan Di Bandung

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:27 WIB

Indonesia Dorong Kemitraan Yang Lebih Seimbang Dengan China

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:47 WIB

Menkes: Ada Tiga Strategi Untuk Sukseskan Program Imunisasi Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Listrik Jawa Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Sistem Makin Kuat

Senin, 22 Juni 2026 - 05:59 WIB

Ini 5 Faktanya, Harga Asli Pertalite Rp18.040 per Liter Lebih Mahal dari Pertamax

Berita Terbaru