MBG, Kabupaten Bandung Barat tetapkan status KLB

Kamis, 25 September 2025 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dinamikanews.net –  Dalam waktu dua hari Kabupaten Bandung Barat mengalami dua kali gelombang keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setelah kasus pertama pada Senin (22/9), keracunan kembali terjadi pada Rabu (24/9) dengan korban berasal dari sekolah berbeda.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan pemerintah kabupaten resmi menetapkan kasus dugaan keracunan massal MBG sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Jadi sekarang juga kita sudah menetapkannya sebagai statusnya KLB supaya penangannya lebih cepat dan juga lebih menyeluruh,” katanya dilansir Antara.

Pemkab bersama instansi terkait kini melakukan investigasi terhadap dapur yang menyajikan hidangan MBG, sekaligus menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cipongkor.

“Mulai dari perizinan hingga standarisasi pengelolaan makanan harus kita cek. Kalau memang belum layak, ya kita lakukan perbaikan. Khusus dapur di Cipongkor ini kita tutup dulu untuk investigasi,” tambah Jeje.

Baca Juga :  Tujuh Anggota Polres Tegal Kota, Terima Penghargaan dari Kapolres

Jeje menuturkan, pihaknya juga akan mengevaluasi seluruh 85 dapur MBG di Bandung Barat karena hingga saat ini belum ada satupun yang memiliki sertifikasi sehat. Evaluasi menyeluruh dianggap penting agar standar keamanan pangan benar-benar dipenuhi sebelum program dilanjutkan

Kepala Puskesmas Cipongkor Yuyun Sarihotimah mencatat, total korban keracunan MBG sejak Senin hingga Rabu pagi mencapai 411 pelajar mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK sederajat.

Dari jumlah itu, 364 orang menjalani rawat jalan, sementara 47 orang masih dirawat inap di RSUD Cililin, Puskesmas Cipongkor, GOR Kecamatan Cipongkor, dan RSIA Anugrah.

Baca Juga :  Polres Kendal Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Jelang HUT Bhayangkara ke-79

Keluhan yang dialami para siswa di antaranya pusing, mual, muntah, sesak napas, dan kejang-kejang.Bahkan, ada korban yang buang air besar hingga berdarah. Ada 411 orang terdampak keracunan MBG. 364 masih dirawat jalan dan 47 rawat inap,” jelas Yuyun.

Pelaksana Tugas Kadisdik KBB Dadang A. Sapardan menjelaskan bahwa keracunan gelombang kedua berasal dari dapur yang berbeda dengan kejadian sebelumnya.

“Ternyata ini dapur yang berbeda dengan lokus sekolah yang berbeda pula,” ujarnya.

Korban gelombang kedua berasal dari siswa SMK Karya Perjuangan Cipongkor dan MTS Manurul Huda. Menu MBG yang disantap pun berbeda dari hidangan pada kasus sebelumnya.

Adapun keracunan gelombang pertama menimpa siswa dari SMK Pembangunan Bandung Barat (PBB), MTS Darul Fiqri, dan SD Negeri Sirnagalih.

Berita Terkait

Putra Jaya Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya
Ketum LSM GARI Hendra Primitif Kawal Dan Soroti Kegiatan SAB Di Wilayah Desa Pete Tigaraksa,
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah!
Ribuan Warga Jatibarang Tumpah-ruah, Saksikan Karnaval HUT RI ke-81 Yang Meriah 
Libur HUT RI ke-81, Lebih dari 735 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Putra Jaya Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI Kabupaten Tangerang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Wakil Bupati Tangerang Ajak ASN Teladani Empat Sifat Rasulullah dalam Melayani Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Al Hijaiyyah Sindang Jaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Ketum LSM GARI Hendra Primitif Kawal Dan Soroti Kegiatan SAB Di Wilayah Desa Pete Tigaraksa,

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026

Berita Terbaru